logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Visa Emas

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Wednesday, 6 September 2023
in Disway
0
Visa Emas
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Perjudian Besar

Kanan Dalam

Neo Pop

Lewat Pasrah

Oleh:
Dahlan Iskan

 

TELAH LAHIR: golden visa. Di Indonesia. Bayi pertamanya: Sam Altman. Orang Amerika Serikat. Genius. Kaya. Baik hati. Yahudi. LGBT.

Samuel adalah pendiri aplikasi yang sering Anda pakai itu, Chat GPT. Dengan golden visa ia bisa datang ke Indonesia kapan saja. Tidak perlu antre di imigrasi. Karpet merah telah digelar untuk anak muda itu: umur 38 tahun. Juga untuk siapa saja yang akan mendapat golden visa berikutnya.

Sudah banyak negara lain yang memberikan golden visa serupa pada orang asing. Yakni negara-negara yang ingin orang kaya mau membawa modal ke negeri mereka.

Untuk Indonesia syaratnya sederhana: mau berinvestasi sebesar USD 5 juta. Atau setara dengan Rp 75 miliar. Itu untuk golden visa selama 10 tahun. Atau cukup separonya. Dengan golden visa 5 tahun.

Di Singapura, di puncak lock down Covid-19 lalu tidak hanya golden visa. Singapura saat itu memberi izin khusus kepada 250 orang kaya Indonesia. Mereka bisa datang ke Singapura di tengah lock down. Disediakan prosedur khusus di kedatangan mereka.

Indonesia tidak hanya mengharapkan uang dari Samuel Altman. Juga otaknya. Ia adalah genius. Ia cerdas dalam membuat  kecerdasan buatan (artificial intelligent). Indonesia harus menyiapkan diri memasuki zaman baru. Memang belum ada penjelasan apa saja yang akan dilakukan Samuel di sini. Toh waktu untuk Indonesia tidak akan banyak.

Jabatan terakhir Samuel adalah CEO OpenAI. Yakni sebuah perusahaan riset AI di Amerika. OpenAI punya misi khusus di bidang pengembangan kecerdasan buatan. OpenAI lebih fokus pada pengembangan ”kecerdasan buatan umum”. Yakni terbentuknya kecerdasan buatan yang lebih cerdas dari manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Salah satu produk awal dari OpenAI adalah GPT-1. Angka 1 mengindikasikan akan lahir GPT-2 dan seterusnya. GPT adalah  singkatan dari generative pre-trained transformer. Yakni untuk meningkatkan kecerdasan umum tahap awal: di bidang bahasa. Jangan sampai ada orang yang tidak bisa berbahasa Inggris mengalami kesulitan memahami penjelasan dalam bahasa Inggris. Atau bahasa apa saja. Termasuk bahasa lokal yang sangat sulit diterjemahkan seperti bahasa Swahili yang dipakai penduduk Tanzania.

Sampai sekarang sudah lahir GPT-2, GPT-3, GPT 3,5, dan GPT-4. Lalu ChatGPT. Yang terakhir itu begitu diluncurkan, Desember 2022, lebih 1 juta orang menggunakannya:  hanya dalam waktu 5 menit pertama.

Harusnya saya termasuk yang perlu menggunakan ChatGPT. Tapi belum. Dengan ChatGPT saya bisa menjawab banyak pertanyaan perusuh Disway sambil makan durian. ChatGPT bisa menjawab pertanyaan apa saja yang isinya seperti jawaban manusia. Bukan hanya pertanyaan. Juga interaksi lainnya dalam bentuk chat. Memang terkadang masih ada informasi yang salah. Sistem AI-nya masih belum sempurna.

Misalnya soal mengapa kadang tidak ada komentar pilihan di Disway. Saya tidak bisa membayangkan seperti apa jawabannya bila yang menjawab ChatGPT. Padahal jawaban saya sederhana: sudah memilih, lupa mengirim. Atau sudah dikirim terselip di redaksi.

Masih banyak lagi yang dihasilkan OpenAI dan si pemegang pertama visa emas Indonesia. Semuanya bisa membuat manusia tidak perlu mikir keras untuk bisa memahami dan mengomunikasikan sesuatu.

Di masa kecil Samuel mendapat komputer pertama saat berumur 8 tahun. Dari ibunya: seorang dokter ahli penyakit kulit. Samuel sendiri dilahirkan di Chicago tapi dibawa pindah ke arah selatan ke St Louis, Missouri.

Melihat kemampuannya di bidang komputer Samuel dimasukkan universitas terkemuka di California: Stanford. Ia kuliah di prodi ilmu komputer. Drop out.

Ia pilih mendirikan usaha: mendirikan Loopt. Yakni aplikasi handphone untuk berbagi lokasi dan alamat. Umurnya 19 tahun. Begitu bermanfaat aplikasi itu sampai membuat Samuel bisa mengumpulkan modal lebih Rp 100 miliar dalam sekejap.

Begitu banyak aplikasi yang ia lahirkan. Ia menjadi muda yang kaya raya. Ia vegetarian. Juga dikenal sebagai jemaat prepper. Ini istilah baru bagi saya. Ternyata ada juga orang yang meyakini bahwa bencana bisa terjadi kapan saja. Dari alam maupun dari manusia. Penganut prepper harus selalu siap menghadapi bencana apa saja. Harus bisa selamat.

Karena itu orang seperti Samuel selalu punya cadangan makanan, air, gas, obat antibiotik, masker anti gas beracun, dan senjata api. Ia mendapatkan sebagian peralatan itu langsung dari Kementerian Pertahanan Israel.

Satu visa emas sudah lahir. Tentu untuk kelahiran-kelahiran berikutnya akan lebih lancar. Pun bila sekalian kembar 2,3 atau 12. (*)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayVisa Emas

Related Posts

Ilustrasi pertaruhan masa depan ekonomi Indonesia di antara berbagai sistem ekonomi.--

Perjudian Besar

Wednesday, 10 June 2026
Saya pikir itu rumor lama yang di-posting ulang di medsos: Chatib Basri akan jadi menteri keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Ternyata beda. Di rumor lama hanya berhenti sampai Chatib Basri jadi menkeu. Yang beredar sekarang ini ada lanjutannya: Purbaya dapat tugas baru sebagai gubernur Bank Indonesia. Tentu saya tahu Chatib Basri: Ia pernah jadi menteri keuangan di akhir masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saya juga mengikuti banyak karya tulisnya. Ia ekonom tulen. Ia hampir sama dengan Sri Mulyani tapi ada bedanya. Mereka sama-sama ekonom Universitas Indonesia tapi punya jalan berbeda setelah itu. Sri Mulyani produk Amerika. Chatib Basri ekonom lulusan Australia (the Australian National University, sebuah kampus riset di Canberra). Tulisan yang paling menyentak dari Chatib Basri diterbitkan di Kompas di akhir masa jabatan Presiden Jokowi. Sebenarnya cara Chatib menulis sudah sangat hati-hati tapi kejujuran yang muncul dari tulisan itu sangat menyentak: selama 10 tahun terakhir jumlah kelas menengah Indonesia mengalami penurunan sebanyak delapan juta orang. Itulah kali pertama ada ekonom yang melihat bahwa gemerlap ekonomi selama pemerintahan Jokowi ternyata menyimpan kenyataan pahit seperti itu. Pertumbuhan lima persen per tahun ternyata tidak membuat pendapatan per kapita rakyat Indonesia bisa mencapai angka USD5.000. Merosotnya jumlah kelas menengah itu sekaligus mengungkapkan sisi gelap pertumbuhan: siapa yang tumbuh. Kalau benar Chatib Basri akan menjadi menteri keuangan, sebenarnya seirama saja dengan misi Presiden Prabowo yang tampak sekarang. Sebenarnya banyak juga yang bimbang: biar pun pertumbuhan pendapatan per kapita kita amat-amat lambat, ekonomi Indonesia masih tergolong baik. Setidaknya lumayan. Lalu mengapa Presiden Prabowo berani mengubah yang sudah lumayan itu sampai membuat ekonomi terguncang begini berat –khususnya di kurs rupiah dan bursa saham? Salah satu jawabannya adalah tulisan Chatib Basri itu tadi: jumlah kelas menengah tidak boleh turun. Justru harus naik. Pendapatan per kapita tidak boleh berhenti di USD5.000. Itu bisa membuat Indonesia terjebak seperti diuraikan dalam teori "jebakan kelas menengah". Hanya saja sudah sangat jelas bahwa Chatib Basri adalah ekonom pro-pasar bebas. Ia belajar mendalam teori ekonomi seperti Keynesian, Monetarist, maupun Austrian School. Tapi ia bukan 100 persen pengikut aliran itu. Chatib masih percaya bahwa negara harus ikut campur dan mengarahkan. Maka kalau pun Chatib Basri itu tergolong aliran kanan, ia seorang pemain kanan dalam –bukan kanan luar murni seperti David Beckham atau Luis Vigo. Chatib itu seperti Johan Cruyff di tim juara dunia Belanda entah tahun berapa itu. Masalahnya: apakah Chatib Basri mau seandainya ditawari jabatan itu. Sebagai ekonom kanan, Chatib pastilah penganut disiplin fiskal yang ketat. Harus disiplin anggaran. Apakah Chatib bisa berada di bawah Presiden Prabowo yang begitu banyak punya keinginan dan semua keinginannya itu memakan biaya sangat besar. Sebelum ia mau menerima jabatan, apakah orang kampus murni seperti Chatib berani minta waktu bertemu Presiden Prabowo. Bukan sekadar bertemu tapi berdiskusi. Sebenarnya saya ingin orang seperti Chatib tampil di pemerintahan. Terutama kalau Purbaya punya hambatan fisik –yang diberitakan kian kurus badannya. Chatib sudah punya pengalaman menjabat menteri keuangan. Ia tidak bisa lagi disebut orang kampus murni. Ilmunya pernah diterapkan di kebijakan. Ia ikut mengatasi krisis keuangan yang berat di tahun 2008-2009. Juga saat Amerika melakukan pengetatan moneter. Tapi memang harus terjadi diskusi dulu dengan Presiden Prabowo: apa saja yang akan ia lakukan, dan apakah itu bisa diterima oleh Presiden. Rasanya Presiden akan bisa menerima pemikiran baru karena beliau seorang intelektual --salah satu ciri intelektual adalah menjunjung tinggi kebenaran sejak dari berpikirnya. Apalagi kenyataan ekonomi yang dihadapi Presiden Prabowo sekarang sudah lebih buruk dari saat beliau menerima jabatan itu. Tentu dalam diskusi itu tidak harus ada yang kalah dan yang menang. Chatib Basri juga harus mendengar dasar-dasar pemikiran ekonomi presiden. Keduanya punya asumsi yang sama: sama-sama ingin ada perubahan agar Indonesia terhindar dari jebakan kelas menengah. Siapa tahu muncul ''kemenangan baru'': keinginan Presiden Prabowo tetap bisa terealisasikan tanpa harus terjadi keguncangan. Guncangan sudah telanjur terjadi. Tapi masih bisa diselamatkan. Saya termasuk yang ingin perubahan itu terjadi tapi juga tidak ingin terjadi guncangan yang berat. Dalam istilah saya di depan ribuan pengusaha di Batu, Malang, beberapa bulan lalu: Silakan pengusaha besar tidak perlu lagi dibantu tapi jangan diganggu. Saya berharap Chatib Basri mau menerima tawaran itu. Secara pribadi mungkin ia rugi. Terutama keluarganya. Apalagi risiko jadi pejabat publik di zaman ini amat berat. Clean saja tidak cukup. Harus clean and clear. Jabatan ini bisa membuat badan kurus, tidur sangat kurang, apalagi perhatian kepada keluarga. Tapi keluarga besar Indonesia menunggunya. Hanya jiwa pengabdian yang tinggi yang membuatnya mau –seperti seseorang dulu yang mati-matian tidak mau jadi dirut PLN sampai ada yang bilang: kelistrikan negara harus diselamatkan. Sekarang bukan hanya kelistrikan yang perlu diselamatkan. Tapi ekonomi seluruh negara.(

Kanan Dalam

Tuesday, 9 June 2026
--

Neo Pop

Monday, 8 June 2026
Lewat Pasrah

Lewat Pasrah

Saturday, 6 June 2026
--

Agus Deyang

Thursday, 4 June 2026
Bambang, tengah, usai makan malam.--

Jago Cimory

Thursday, 4 June 2026
Next Post
Hidup Sebatang Kara, Seorang Nenek Terbakar Jadi Arang

Hidup Sebatang Kara, Seorang Nenek Terbakar Jadi Arang

Discussion about this post

Rekomendasi

Hebat! Brilli Kids Leadership Wakili Gorontalo ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas 2026

Hebat! Brilli Kids Leadership Wakili Gorontalo ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas 2026

Saturday, 13 June 2026
Ridwan Monoarfa

Berpikir Strategis di Tengah Dunia yang Bergejolak: Refleksi Pembangunan Gorontalo

Saturday, 13 June 2026
Program MBG Bukan Implikasi Nilai-nilai Pancasila?

Program MBG Bukan Implikasi Nilai-nilai Pancasila?

Friday, 12 June 2026
Hendri Cahyo Dwi Safitri

Kebangkitan Ekonomi Gorontalo

Friday, 12 June 2026

Pos Populer

  • PENAS XVII: Dikbudprov Libatkan Masyarakat Siapkan Ribuan Polopalo, Aleg Deprov Femmy Udoki Beri Apresiasi

    PENAS XVII: Dikbudprov Libatkan Masyarakat Siapkan Ribuan Polopalo, Aleg Deprov Femmy Udoki Beri Apresiasi

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Hebat! Brilli Kids Leadership Wakili Gorontalo ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas 2026

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Program MBG Bukan Implikasi Nilai-nilai Pancasila?

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Antusias Ikut PENAS XVII Gorontalo, Kontingen Jambi Tempuh Jalur Darat dan Laut

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Harga Pertamax Naik

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.