logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Menggagas Sulaman Karawo Go Internasional 

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Tuesday, 1 August 2023
in Persepsi
0
Menggagas Sulaman Karawo Go Internasional 

Iwan Yunanto

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Refleksi Menuju 60 Tahun Kohati: Menata Jalan Menuju Indonesia Digdaya

Desa Tak Harus Terus Menjual Bahan Mentah

NU di Persimpangan Kepentingan: Membaca Arah Nahdlatul Ulama dalam Muktamar ke-35 Tahun 2026

Menenun Kembali Jati Diri Gorontalo: Wastra Lama, Harapan Baru bagi UMKM Gorontalo

Oleh :
Iwan Yunanto

Kerajinan sulaman Karawo adalah salah satu seni budaya khas Gorontalo yang melibatkan proses penyulaman dengan cara menarik atau membuka benang-benang dari kain untuk membentuk pola tertentu (Anggraeni M.S Lagalo, 2018). Seperti yang dinyatakan oleh Sudana dan rekan-rekannya (2018:1), sulaman karawo adalah teknik untuk menciptakan ornamen pada tekstil dengan melalui tahap desain, pengirisan, dan pencabutan serat tertentu pada kain untuk menciptakan bidang dasar, yang kemudian serat tersebut disulam kembali untuk membentuk motif-motif yang indah.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Maryuni dan rekan-rekannya (2021:67), di luar Gorontalo, seni sulaman ini dikenal dengan sebutan Kerawang. Teknik pembentukan ornamen pada tekstil menggunakan teknik karawo disebut sebagai seni ornamen karawo, namun sering kali disingkat menjadi “seni karawo”. Seni karawo ini telah tumbuh dan berkembang di daerah Gorontalo, sehingga sering disebut sebagai seni karawo Gorontalo. Dengan menerapkan teknik karawo, beragam jenis ornamen pada tekstil dengan karakter yang unik dan estetik dapat dibentuk, sehingga seni karawo terus mengalami perkembangan yang pesat (Sudana, 2019). Dalam perkembangannya, sulaman karawo sering digunakan untuk menghiasi pakaian, selendang, sarung, dan aksesoris lainnya.

Sulaman karawo memiliki nilai seni dan kebudayaan yang sangat berharga dan telah diakui sebagai bagian dari warisan budaya tak benda Indonesia yang berpotensi untuk menjadi warisan dunia. Meskipun begitu, sulaman karawo masih belum sepenuhnya dikenal di luar negeri. Padahal, sulaman ini memiliki nilai estetika dan kreativitas yang luar biasa, sehingga berpotensi menjadi salah satu produk unggulan Indonesia di pasar internasional.

Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk memperkenalkan sulaman karawo secara internasional dengan cara mempromosikannya dan memasarkannya ke berbagai negara di seluruh dunia. Namun, dalam upaya menjadikan sulaman karawo terkenal di kancah internasional, akan dihadapkan pada beberapa tantangan, terutama persaingan dengan produk bordir mesin yang lebih murah dan dapat diproduksi dengan cepat. Oleh karena itu, strategi yang tepat diperlukan untuk mengatasi tantangan ini.

Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah dengan strategi blue ocean, dimana strategi blue ocean merupakan sebuah strategi untuk mengalahkan pesaing dengan menawarkan fitur produk yang inovatif dan unik, yang selama ini diabaikan oleh pesaing lainnya. Fitur produk ini biasanya juga berbeda secara keseluruhan dengan yang selama ini sudah ada di pasar. Dengan menerapkan strategi blue ocean ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan keberlanjutan usaha sulaman karawo.

Adapun beberapa langkah dalam menerapkan strategi blue ocean pada sulaman karawo yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Menentukan segmen pasar yang potensial dan sesuai dengan karakteristik sulaman karawo, misalnya kalangan menengah ke atas, pecinta seni dan budaya, atau komunitas Gorontalo di luar daerah.
  2. Membuat strategi kanvas dengan membandingkan faktor-faktor penentu nilai antara sulaman karawo dan produk bordir mesin, seperti harga, kualitas, keunikan, kecepatan produksi, dan aspek lain yang relevan.
  3. Menyusun tingkatan konsumen yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing, contohnya konsumen yang mencari sulaman karawo sebagai pakaian formal, pakaian kasual, atau sebagai souvenir.
  4. Untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas para pengrajin sulaman karawo, perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan yang tepat. Selain itu, membangun jejaring distribusi yang luas dan efektif serta strategi promosi yang efisien dapat membantu menjangkau lebih banyak pasar potensial. Penting juga untuk terus berinovasi dalam produk dan desain, menciptakan kreasi yang menarik dan relevan dengan kebutuhan pasar agar sulaman karawo tetap menarik dan diminati oleh konsumen.
  5. Memastikan kualitas dan keaslian sulaman karawo tetap terjaga dengan ketat, serta memberikan pelayanan yang ramah dan responsif kepada konsumen. Melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkala juga penting untuk memastikan bahwa sulaman karawo selalu memenuhi standar kualitas dan kepuasan pelanggan.

Dengan menerapkan strategi blue ocean seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pelaku sulaman karawo mendorong diri mereka untuk memasuki pasar baru yang memiliki potensi, dan sebelumnya belum diperhatikan oleh pesaing (Lis Sintha, 2013). Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengikutsertakan sulaman karawo pada Indonesia Fashion Week (IFW) 2023 yang diadakan di Jakarta Convention Center beberapa waktu yang lalu. Bahkan, saat pembukaan IFW 2023, sulaman karawo menjadi pusat perhatian dan menjadi bukti konkret bahwa sulaman karawo telah berhasil go internasional. (*)

Penulis merupakan Kepala Seksi Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo

Tags: bank indonesiaBIBI Gorontalokain karawoKarawo GorontaloKarawo Kerenkarawo menduniaSulaman Karawo

Related Posts

Refleksi Menuju 60 Tahun Kohati: Menata Jalan Menuju Indonesia Digdaya

Refleksi Menuju 60 Tahun Kohati: Menata Jalan Menuju Indonesia Digdaya

Sunday, 6 September 2026
Desa Tak Harus Terus Menjual Bahan Mentah

Desa Tak Harus Terus Menjual Bahan Mentah

Friday, 4 September 2026
NU di Persimpangan Kepentingan: Membaca Arah Nahdlatul Ulama dalam Muktamar ke-35 Tahun 2026

NU di Persimpangan Kepentingan: Membaca Arah Nahdlatul Ulama dalam Muktamar ke-35 Tahun 2026

Thursday, 3 September 2026
Ramadan, Embarkasi Haji Gorontalo, dan Ikhtiar Kepemimpinan

Ramadan, Embarkasi Haji Gorontalo, dan Ikhtiar Kepemimpinan

Thursday, 3 September 2026
Menenun Kembali Jati Diri Gorontalo: Wastra Lama, Harapan Baru bagi UMKM Gorontalo

Menenun Kembali Jati Diri Gorontalo: Wastra Lama, Harapan Baru bagi UMKM Gorontalo

Wednesday, 2 September 2026
Muh. Amier Arham

Data Gambaran Fakta dan Dasar Perumusan Kebijakan

Tuesday, 1 September 2026
Next Post
Bulan Bakti Pramuka, Kwarda Gorontalo Kerahkan ‘Pramuka GAUL’ dan Bagi-bagi Bendera

Bulan Bakti Pramuka, Kwarda Gorontalo Kerahkan 'Pramuka GAUL' dan Bagi-bagi Bendera

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Refleksi Menuju 60 Tahun Kohati: Menata Jalan Menuju Indonesia Digdaya

Refleksi Menuju 60 Tahun Kohati: Menata Jalan Menuju Indonesia Digdaya

Sunday, 6 September 2026
Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Monday, 7 September 2026
Pemberdayaan Masyarakat Desa Ombulo: Integrated Smart Aquaponic Berbasis Green Technology Dukung Program MBG

Pemberdayaan Masyarakat Desa Ombulo: Integrated Smart Aquaponic Berbasis Green Technology Dukung Program MBG

Sunday, 6 September 2026
Karya Perkara

Karya Perkara

Saturday, 5 September 2026

Pos Populer

  • Pengadaan MacBook Aleg Deprov, Femmy: Dengan Tegas Saya Menolak 

    4 Kursi DPR RI untuk Gorontalo, Femmy: Dari Aspirasi Menjadi Agenda Kelembagaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Rp 68,2 M Dana Asrama Haji Gorontalo Ditolak, Kemenhaj: Mepet Waktu, Beresiko

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Menenun Kembali Jati Diri Gorontalo: Wastra Lama, Harapan Baru bagi UMKM Gorontalo

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Refleksi Menuju 60 Tahun Kohati: Menata Jalan Menuju Indonesia Digdaya

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Rayakan HUT ke-6, ASTON Gorontalo Tebar Promo hingga Diskon 12 Persen

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.