logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Nasional

Terkuak! Kronologi Kasus Penyanderaan Pilot Susi Air

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 1 March 2023
in Nasional
0
Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id, JAKARTA – Pilot Susi Air dan lima penumpang Susi Air, yaitu Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan Wetina W terhitung sudah 21 hari disandera oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), di bawah pimpinan Egianus Koyoga, sejak Selasa, 7 Februari 2023 lalu.

Dilansir dari JPNN.COM, Bos Susi Air, Susi Pudjiastuti mengungkapkan banyak pilotnya yang mengalami ketakutan atau kurang percaya diri untuk melakukan penerbangan. Hal itu terjadi seusai penyanderaan Pilot Kapten Philips Mehrtens oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Egianus Kogoya, Selasa (7/2) lalu.

“Yang kedua juga Confident (percaya diri) di antara pilot-pilot kami tidak mengungkinkan adanya penerbangan lagi di wilayah (Papua) pegunungan. Dan ini akan sangat sulit.” kata Susi saat konferensi pers di Jakarta Timur, Rabu (1/ 3).

Berikut Kronologi Penyanderaan Pilot Susi Air

Related Post

Ridwan Monoarfa: Dakwah Harus Bikin Umat Mandiri

Kongres SI ke-42 Digelar, Gorontalo Ditantang Wujudkan Dakwah Ekonomi

SERUNI Bangun Rumah Keluarga Rentan di Kabupaten Gorontalo

Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

1. Pesawat hilang kontak dan dibakar

Penyanderaan bermula dari disabotasenya pesawat Susi Air pada 7 Februari. Melansir Antara, pesawat dengan nomor penerbangan SI 9368 itu dilaporkan hilang kontak. Pesawat yang dipiloti Phillip Marthens itu seharusnya kembali lagi ke Timika pukul 07.40 WIT. Dua jam berselang, Susi Air memunculkan pemancar sinyal darurat atau emergency locator transmitter (ELT) dengan posisi aktif pukul 09.12 WIB.

Perusahaan langsung menanggapi sinyal darurat tersebut dengan pengiriman pesawat lain untuk memeriksa posisi. Namun pesawat ditemukan dalam kondisi terbakar di landasan Lapangan Terbang Distrik Paro. Pesawat PK-BVY rute penerbangan perintis Timika – Paro dirusak oleh kelompok separatis TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya. Perusakan dilakukan setelah landing di Lapangan Terbang Apro, Selasa 7 Februari 2023 pukul 06.17 WIT.

2. Pernyataan pihak TPNPB-OPM

Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom, dalam pernyataan tertulisnya mengaku bertanggung jawab atas sabotase pesawat Susi Air. Pihaknya juga mengaku telah menyandera pilot berkebangsaan Selandia Baru itu. Sebby mengatakan tidak akan melepaskan sang pilot sampai Selandia Baru dan negara-negara lain bertanggung jawab.

Ia menyebut Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Eropa, harus bertanggung jawab karena telah mengirim senjata dan melatih TNI-Polri melawan warga Papua. Dengan dasar itu, kata dia, maka pilot akan menjadi jaminan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa, Eropa, Amerika dan Australia untuk bicara karena mereka yang mengirim peralatan perang kepada Indonesia, melatih mereka untuk bunuh kami selama 60 tahun.

Sehari usai kejadian, pada 8 Februari, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan lima penumpang pesawat Susi Air berhasil dievakuasi. Hanya saja sang pilot belum diketahui keberadaannya.

Hal serupa juga disampaikan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Pihaknya membantah kabar pilot asal Selandia Baru tersebut disandera oleh TPNPB-OPM. Dia mengatakan, Captain Philips menyelamatkan diri setelah pesawatnya diduga dibakar oleh kelompok separatis tersebut.

4. TPNPB-OPM kirim bukti sandera

Menanggapi bantahan TNI-Polri, TPNPB-OPM merilis foto Phillip Marthens. Sebby Sambom menyebut foto itu dirilis untuk membantah klaim Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang menyebut pilot Susi Air bukan disandera oleh OPM, melainkan menyelamatkan diri.

Sebby mengirimkan sejumlah bukti tentang penyanderaan Philips berupa foto dan video. Dalam salah satu foto yang dikirim Sebby, tampak pria yang diduga Philips menggunakan topi rimba, jaket jeans dan celana pendek hitam. Pilot itu difoto bersama sejumlah anggota OPM yang memegang senjata.

Dalam video yang dikirim, Philips memberikan pernyataan bahwa dirinya disandera oleh OPM. Dia mengatakan penyanderaan dirinya sebagai jaminan untuk tuntutan Papua Merdeka.

5. TNI-Polri lakukan pencarian terhadap pilot Susi Air

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menyebut pihaknya bersama Polri mengerahkan berbagai upaya untuk mencari pilot Susi Air Kapten Philip Marten yang disandera TPNPB-OPM. Baik melalui pesawat udara, helikopter maupun melalui jalur darat.

6. Operasi pembebasan pilot Susi Air

Muhammad Saleh Mustafa akhirnya menunjuk Brigjen TNI JO Sembiring sebagai Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolaksops) TNI untuk memimpin pelaksanaan operasi pembebasan Kapten Philips Max Mehrtens. Dankolaksops akan berkolaborasi dengan Satuan Tugas Damai Cartenz pimpinan Komisaris Besar Polisi Faizal Rahmadani.

7. Tim operasi penyelamatan Pilot Susi Air amankan Bandara Nuga

Operasi penyelamatan pilot Susi Air masih terus berlanjut. Komandan Resor Militer 172/PWY Brigadir Jenderal TNI Juinta Omboh Sembiring mengatakan pasukan Satgas Damai Cartenz dan Kopasgat TNI Angkatan Udara telah mengamankan Bandara Paro, Kabupaten Nduga, Papua. Juinta mengatakan situasi di Paro, Nduga, sudah tak ada masyarakat. Namun Bandara Paro aman dan bisa digunakan kembali.

8. Lakukan pendekatan persuasif

Hingga Jumat, 17 Januari, upaya pembebasan Philip masih berjalan. Kapolda Papua Inspektur Jenderal Mathius Fakhiri menyebut pasukan gabungan bakal mengutamakan keselamatan Philip. Menurut dia, TNI-Polri akan bertindak secara persuasif alias pendekatan lunak terhadap kelompok Egianus Kogoydi. Di antaranya, kata Mathius, mengirimkan tim yang terdiri atas tokoh masyarakat dan agama yang sebelumnya dibentuk Pejabat Pelaksana Bupati Nduga Namia Gwijangge.

9. Ratusan warga Distrik Paro, Nduga diungsikan

Sebanyak 144 warga di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, tercatat masih mengungsi di ibu kota kabupaten di Distrik Kenyam akibat teror oleh TPNPB-OPM. Dari jumlah itu, 40 di antaranya adalah anak-anak. Kapolres Nduga, Ajun Komisaris Besar Rio Aleksander Penelewan menyatakan bahwa ratusan warga meninggalkan rumah mereka usai TPNPB-OPM melakukan teror sejak 7/2. Teror itu dilakukan berbarengan dengan penyanderaan terhadap pilot Susi Air, Philip Max Mehrtens.

10. Tim gabungan TNI-Polri akan lakukan penegakan hukum sebagai tindakan akhir

Tim gabungan TNI-Polri akan melakukan penegakan hukum sebagai tindakan terakhir untuk membebaskan pilot Susi Air apabila negosiasi berakhir buntu. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan Pangdam XVII/Cenderawasih, Komandan Korem 172/PWY, dan Kapolda Papua masih mengedepankan pendekatan lunak melalui tokoh agama, tokoh gereja, dan bupati dengan pihak KKB. Bila pendekatan gagal, maka Satgas Damai Cartenz TNI-Polri akan melakukan operasi pembebasan.

11. Tim gabungan TNI-Polri sita barang bukti diduga milik TPNPB-OPM

Tim gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz 2023 menyita puluhan barang bukti yang diduga milik TPNPB-OPM wilayah Nduga. Serangkaian peralatan ini ditemukan di tengah upaya penyelamatan pilot Susi Air yang masih disandera oleh TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya.

12. TPNPB-OPM minta barter Pilot Susi Air dengan senjata dan uang

TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya sempat meminta senjata dan uang sebagai syarat membebaskan pilot Susi Air Kapten Philips Max Mehrtens yang mereka sandera. Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan syarat itu sempat mereka sampaikan, namun dengan tegas ditolak oleh tim gabungan TNI-Polri.

13. Tim Operasi Damai Cartenz berhasil lacak lokasi TPNPB-OPM

Tim gabungan TNI-Polri sudah melacak lokasi kelompok TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri mengatakan Polri dan TNI hingga saat ini terus melakukan evaluasi dan monitoring setiap pergerakan KKB dalam upaya pembebasan Kapten Philips. Dia mengatakan saat ini tim Operasi Damai Cartenz telah mengetahui lokasi kelompok tersebut, namun memerlukan waktu untuk melakukan penegakkan hukum terhadap mereka.

14. Kedubes Selandia Baru ke Papua pantau penyelamatan Pilot Susi Air

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengkonfirmasi pemerintah dan Selandia Baru sudah mengirimkan perwakilan ke Timika, Papua, untuk memantau penyelamatan pilot Susi Air Philip Mehrtens.

15. Kabar terbaru Pilot Susi Air

Sebby Sambom memberi kabar terkini mengenai kondisi pilot pesawat Susi Air. Kapten Philips sudah ditahan selama 3 minggu disebut masih dalam kondisi baik hingga saat ini. Sebby mengatakan, soal keamanan pilot, pihaknya menyampaikan bahwa akan tetap menjaganya.

Tags: papuapenyanderaanpilotsanderaSusi Air

Related Posts

Ridwan Monoarfa: Dakwah Harus Bikin Umat Mandiri

Ridwan Monoarfa: Dakwah Harus Bikin Umat Mandiri

Monday, 19 October 2026
Kongres SI ke-42 Digelar, Gorontalo Ditantang Wujudkan Dakwah Ekonomi

Kongres SI ke-42 Digelar, Gorontalo Ditantang Wujudkan Dakwah Ekonomi

Sunday, 18 October 2026
SERUNI Bangun Rumah Keluarga Rentan di Kabupaten Gorontalo

SERUNI Bangun Rumah Keluarga Rentan di Kabupaten Gorontalo

Tuesday, 13 October 2026
Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

Saturday, 10 October 2026
Pembebasan Indra Kenz Terancam Dicabut, Itjen Kemenimipas Temukan Fasilitas Mewah di Lapas

Pembebasan Indra Kenz Terancam Dicabut, Itjen Kemenimipas Temukan Fasilitas Mewah di Lapas

Monday, 5 October 2026
Perkemahan Pramuka Santri Nusantara, Menag: Santri Harus Jadi Generasi Proaktif

Perkemahan Pramuka Santri Nusantara, Menag: Santri Harus Jadi Generasi Proaktif

Friday, 2 October 2026
Next Post
Kajati Pantau Proyek Putus Kontrak, Joko : Rampok Uang Negara, Kami Turun Tangan

Kajati Pantau Proyek Putus Kontrak, Joko : Rampok Uang Negara, Kami Turun Tangan

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Tuesday, 27 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.