logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Sadis! Tergiur Situs Jual Beli Organ Tubuh, Dua Remaja Culik Bocah Lalu Dibunuh

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Wednesday, 11 January 2023
in Headline
0
Sadis! Tergiur Situs Jual Beli Organ Tubuh, Dua Remaja Culik Bocah Lalu Dibunuh

Lokasi penemuan mayat korban penculikan dan pembunuhan di Pam Timur Waduk Nipa-nipa, Moncongloe, Kabupaten Maros, Selasa dini hari (10/1).

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

MAKASSAR -GP –Sadis! Muhammad Fadli Sadewa, seorang bocah SD berusia 11 tahun, ditemukan tewas dengan kondisi terbungkus dan kaki terikat. Dewa menjadi korban penculikan, dan dibunuh secara keji. Pelakunya adalah dua remaja di Makassar, A (17) dan MF (14). Dua remaja ini membunuh Dewa di rumah A yang sepi untuk mengambil organ tubuhnya agar dijual, terobsesi dari situs jual beli organ tubuh di internet.

Awalnya, keduanya meminta Dewa untuk membantu membersihkan rumah. Iming-imingnya, bakal diberi upah Rp50 ribu. Dengan polosnya, Dewa yang kesehariannya hampir dihabiskan di depan Indomaret Batua Raya itu mengiyakan ajakan A dan MF. Dewa kemudian dibonceng di motor, dan terekam CCTV. Sejak saat itu, Dewa tak pulang ke rumah.

Tante Dewa, Erni (31) dikutip fajar.co.id, di rumah duka, kemarin, menceritakan kesaksian sepupu Dewa bernama Alif (12) yang melihat bagaimana pelaku mengintai Dewa dari jauh hari. “Sebelum kejadian waktu malam minggu, kata Alif mereka ke warnet di kantor Radar. Alif bilang sudah dari kemarin Dewa diikuti tersangka A,” cerita Erni kepada fajar.co.id, Selasa (10/1). “Dewa dipantau dari jauh, cuman Alif ji yang lihat. Katanya sudah dari lama Dewa dipantau sama tersangka A,” sambung Erni.

Dikatakan Erni, keponakannya diculik pada Sabtu Sore sekitar pukul 17.00 WITA. Ada pun Alif, yang pulang seorang diri mengatakan ke neneknya (Aminah/50) bahwa Dewa hilang. “Dipanggil membersihkan rumah dan dijanji uang Rp50 ribu. Terus saya juga nah panggil tapi saya tidak mau,” lanjut Erni mengikuti gaya bicara Alif.

Related Post

Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Garuda Indonesia – Lion Grup Batal Terbang, Penerbangan Gorontalo Ikut Terdampak

Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Rayakan HUT ke-6, ASTON Gorontalo Tebar Promo hingga Diskon 12 Persen

Jenazah Dewa ditemukan Waduk Nipa-nipa, Kecamatan Moncong Loe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dengan kondisi terbungkus dan kaki terikat. Kapolsek Panakkukang Kompol Azis, pelaku penculikan yang disertai pembunuhan tersebut yakni, A (17) dan MF (14) telah diringkus. “Para pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing dan mereka masih dibawa umur,” ujar Azis, Selasa (10/1).

Dijelaskan Azis, awalnya ibu korban melaporkan kejadian kehilangan anaknya pada Senin (9/1) malam. Kecurigaan sang ibu atas kehilangan anaknya, tambah Azis lantaran sejak Ahad (8/1), Dewa tidak kunjung pulang ke rumah. Sehingga membuat laporan ke pihak kepolisian. “Dari hasil rekaman CCTV tempat korban bermain, pelaku mengajak korban lalu mengiming-imingi uang Rp 50 ribu, setelah korban ikut dan pelaku membawa korban,” jelas Azis.

Akan tetapi, korban dibunuh lalu mayatnya diikat tali kemudian dimasukkan ke plastik dan dibuang ke bawah kolong jembatan di Kabupaten Maros, tepatnya di Pam Timur Waduk Nipa-nipa, Moncongloe. Dari hasil interogasi, pelaku AD mengakui telah melakukan penculikan anak di bawah umur yang disertai pembunuhan berencana. “Penculikan anak di bawah umur disertai pembunuhan berencana dikarenakan terobsesi di google searching. Website tersebut bertransaksi jual beli organ sell tubuh manusia dengan nilai jutaan dollar,” papar Azis.

Hal yang sama disampaikan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto, saat rilis tersangka di kantornya, Kapolres menyebut motif dari pembunuhan tersebut, terkait dengan ekonomi. Para tersangka masih di bawah umur ini tergiur tawaran di situs internet untuk menjual organ tubuh manusia agar mendapatkan uang banyak. “Ini tentang jual beli organ tubuh. Dari situ, tersangka terpengaruh. Ingin menjadi kaya. Ingin memiliki harta sehingga muncullah niatnya tersangka melakukan pembunuhan. Rencananya, organ dari anak yang dibunuh ini akan dia jual,” ujar dia. Setelah korban meninggal, kedua pelaku kebingungan, kedunya lalu memasukan korban ke dalam kantong plastik, lalu dibuang ke Waduk Nipa-nipa. (tro/fajar)

Tags: Bocah diculikFadli SadewagolaMakassarPembunuhan berencanaremaja culik bocah

Related Posts

Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Monday, 7 September 2026
Garuda Indonesia – Lion Grup Batal Terbang, Penerbangan Gorontalo Ikut Terdampak

Garuda Indonesia – Lion Grup Batal Terbang, Penerbangan Gorontalo Ikut Terdampak

Monday, 7 September 2026
Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Monday, 7 September 2026
Rayakan HUT ke-6, ASTON Gorontalo Tebar Promo hingga Diskon 12 Persen

Rayakan HUT ke-6, ASTON Gorontalo Tebar Promo hingga Diskon 12 Persen

Saturday, 5 September 2026
Pengadaan MacBook Aleg Deprov, Femmy: Dengan Tegas Saya Menolak 

4 Kursi DPR RI untuk Gorontalo, Femmy: Dari Aspirasi Menjadi Agenda Kelembagaan

Thursday, 3 September 2026
Gebernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah RH Gerak Cepat Tangani Kekeringan

Gebernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah RH Gerak Cepat Tangani Kekeringan

Thursday, 3 September 2026
Next Post
New CBR150R Semakin Agresif

New CBR150R Semakin Agresif

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Bocah 12 Tahun Disuruh Mencuri, Tertangkap di Pasar Eks Terminal 42, Diancam Jika Menolak Perintah

Bocah 12 Tahun Disuruh Mencuri, Tertangkap di Pasar Eks Terminal 42, Diancam Jika Menolak Perintah

Monday, 7 September 2026
Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Monday, 7 September 2026
Polres Pohuwato Bongkar Lokasi Judi di Paguat

Polres Pohuwato Bongkar Lokasi Judi di Paguat

Monday, 7 September 2026
Miras Masih Merajalela di Gorontalo

Miras Masih Merajalela di Gorontalo

Monday, 7 September 2026

Pos Populer

  • Pengadaan MacBook Aleg Deprov, Femmy: Dengan Tegas Saya Menolak 

    4 Kursi DPR RI untuk Gorontalo, Femmy: Dari Aspirasi Menjadi Agenda Kelembagaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Rp 68,2 M Dana Asrama Haji Gorontalo Ditolak, Kemenhaj: Mepet Waktu, Beresiko

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Menenun Kembali Jati Diri Gorontalo: Wastra Lama, Harapan Baru bagi UMKM Gorontalo

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Bocah 12 Tahun Disuruh Mencuri, Tertangkap di Pasar Eks Terminal 42, Diancam Jika Menolak Perintah

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.