logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Sejarah Kesaktian Pancasila, Hari Mengenang Jasa Para Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S/PKI

Aslan by Aslan
Friday, 30 September 2022
in Headline
0
Sejarah Kesaktian Pancasila, Hari Mengenang Jasa Para Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S/PKI

Sejarah Singkat Hari Kesaktian Pancasila-cagarbudaya.kemdikbud.go.id-Website

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

GORONTALO POST, JAKARTA– Hari Kesaktian Pancasila setiap tahunnya akan diperingati setiap tanggal 1 Oktober.

Pada dasarnya Hari Kesaktian Pancasila diperingati dengan maksud untuk mengenang kembali bagaimana para pahlawan mempertahankan ideologi bangsa.

Perjuangan harus dikenang dan dihormati jasa para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa gerakan 30 September (G30S/PKI).

Mau tahu lebih dalam soal sejarah perjalanan terbntuknya Hari Kesaktian Pancasila? Mari simak artikel ini sampai selesai.

Related Post

Hari Pertama Ramadan, Center Point Dipadati Pemburu Takjil

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Apel Ikrar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone ilegal

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo , Fisik dan Keuangan Lampaui Target, Lima OPD Realisasi Tertinggi

SEJARAH SINGKAT HARI KESAKTIAN PANCASILA

Pada saat itu, terjadi insiden pembantaian yang terjadi pada tanggal 30 September dan setelahnya, pada tanggal 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila resmi ditetapkan.

Sejak saat itu, Pancasila punya kesaktian yang hingga detik ini tidak boleh tergusur dengan paham apapun.

Jenderal Soeharto yang telah meresmikan Hari Kesaktian Pancasila.

Sedangkan Presiden Soekarno menginisiasikan Pancasila lahir pada tanggal 1 Juni 1945.

Pada saat itu Pancasila tidak bisa menjadi pusaka yang begitu sakti sehingga keadaannya sangat objektif.

Kemudian dalam proses perkembangan masa pemerintahan Soekarno, Pancasila lalu mampu diterima bangsa Indonesia sebagai dasar berbangsa dan bernegara.

Akan tetapi ada pihak lain yang melakukan pemberontakan dari kaum reaksioner DI/TII, PRRI/Permesta serta tindakan pembentukan Dewan Gajah, Dewan Banteng dan lain sebagainya.

Namun keseluruhan dari pihak itu kemudian dengan sukses dihancurkan oleh seluruh dukungan masyarakat.

Setelahnya, tepat pada masa pemerintahan Soeharto (Orde Baru), tampil sebuah film G30S/PKI yang biasa muncul di media televisi nasional.

Tujuan ditampilkannya film itu adalah untuk mengenang kejadian G30S/PKI.

Terlebih setiap tanggal 30 September juga masih dilaksanakan upacara bendera di Monumen Pancasila Sakti yang berlokasi di Lubang Buaya sampai sekarang.

Diketahui gerakan dari peristiwa G30S/PKI menjadi insiden berdarah yang membuat enam perwira tinggi dengan pangkat Jenderal, seorang Kapten dan beberapa orang lainnya gugur.

Berikut ini merupakan keenam perwira tinggi dengan pangkat Jenderal, seorang Kapten, dan beberapa orang lainnya yang menjadi korbannya:

– Letjen TNI Ahmad Yani (Menteri/ Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi/ Panglima Angkatan Darat)

– Mayjen TNI Raden Suprapto (Panglima AD Bidang Administrasi/ Deputi II Menteri)

– Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Panglima AD Bidang Perencanaan dan Pembinaan/ Deputi III Menteri)

– Mayjen TNI Siswondo Parman (Panglima AD Bidang Intelijen/ Asisten I Menteri)

– Brigjen TNI Donald Isaac Panjaitan (Panglima AD Bidang Logistik/ Asisten IV Menteri)

– Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo (Oditur Jenderal Angkatan Darat/ Inspektur Kehakiman)

DISWAY.ID

Tags: 1 oktoberkelpmpok g30spkikesaktian pancasilapahlawan revolusisejarah singkat

Related Posts

Hari Pertama Ramadan, Center Point Dipadati Pemburu Takjil

Monday, 20 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Pelaksanaan Apel Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone yang dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh pegawai dilingkungan Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo, Jum'at (17/4/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Apel Ikrar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone ilegal

Friday, 17 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memimpin Rapim secara virtual melalui Zoom Meeting dari rumah jabatan gubernur, Rabu (15/4/2026). (Foto : Mila/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo , Fisik dan Keuangan Lampaui Target, Lima OPD Realisasi Tertinggi

Friday, 17 April 2026
Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Thursday, 16 April 2026
PIPAS LPP Gorontalo saat mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Kanwil Ditjenpas Gorontalo, Kamis (16/4/2026). (F. Istimewa)

Semarak HBP ke-62, PIPAS LPP Gorontalo Ikut Donor Darah

Thursday, 16 April 2026
Next Post
Pasien Membludak, Bed RSAS Nyaris Penuh

Pasien Membludak, Bed RSAS Nyaris Penuh

Discussion about this post

Rekomendasi

Aulia Lahiya (19) bersama rekannya menampilkan atraksi ekstrim pada wahana tong setan, pasar malam hoya-hoya di taman Isimu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (14/4) malam. (foto: aviva /mg/ gorontalo post)

Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

Friday, 17 April 2026
Imran Rahman

Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

Thursday, 16 April 2026
Tersangka dugaan penganiayaan ibu kadung diborgol polisi.

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

Friday, 17 April 2026
Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.