logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Bone Bolango

PDAM Bonebol Terancam Bangkrut, Jusni Bakal Potong Gaji Karyawan

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 9 June 2022
in Bone Bolango, Metropolis
0
PDAM Bonebol Terancam Bangkrut, Jusni Bakal Potong Gaji Karyawan

Jusni Bolilio

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Dampak Kemarau, Kepolisian Rutin Salurkan Air Bersih

Lagi, Dua Excavator Diamankan

Kerusakan Lingkungan di Saripi Makin Parah, Buntut Aktivitas PETI, Polisi Lakukan Penertiban

Tim URC Berhasil Bekuk Residivis Kejahatan

Gorontalopost.id – Mundurnya Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bone Bolango Yusar Laya menyisakan banyak masalah yang cukup kompleks. Bahkan, Perumda Tirta Bone Bone Bolango ini terancam bangkrut. Hal ini tentu menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dituntaskan oleh Pelaksana Tugas (plt) Dirut PDAM Bone Bolango Jusni Bolilio selama masa transisi.

Saat diwawancarai Gorontalo Post secara ekslusif, Plt. Dirut PDAM Bone Bolango Jusni Bolilio mengungka
pkan, sebagai Plt dirinya memiliki tugas yang sangat berat yakni selain memfsilitasi dan mempercepat rekrutmen atau pemilihan direktur utama, juga dimasa transisi ini akan berupaya maksimal dalam menyehatkan kembali keuangan PDAM. Pasalnya diakui Jusni,

saat ini kondisi keuangan PDAM Bone Bolango sungguh memprihatinkan. Dimana, hutang miliaran rupiah yang membelit PDAM ini ternyata dipengaruhi oleh penerimaan dan pengeluaran PDAM tidak seimbang. “Siapapun dia, ahli darimanapun yang memanej satu perusahaan, kalau penerimaan dan pengeluaran tidak seimbang pasti akan koleps. Nah ini yang dirasakan oleh PDAM saat ini,”ungkap Jusni Bolilio.

Lebih lanjut mantan Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) itu mengatakan, yang menjadi salah penyebab utama kerugian yang dialami pihak PDAM adalah harga air terlalu murah sekali, yakni Rp 3 Ribu perkubik, setra dengan harga air mineral 600 ml. Sementara biaya operasional yang dikeluarkan untuk mengelola Instalasi Pengelolaan Air (IPA) tidak sedikit.

“Air bersih ini adalah kebutuhan dasar masyarakat, sehingga pemerintah wajib untuk menghadirkan air bersih ke masyarakat, nah jika masyarakat miskin dinaikkan harganya tentu kasian mereka tidak bisa menjangkau, sehingga saya sarankan ke DPR, harus disubsidi, naikan harga air Rp 7 Ribu, dan Rp 4 Ribu disubsidi oleh APBD, artinya rakyat bisa menggunakan air bersih dan PDAM juga bisa hidup,”jelas Jusni.

Selajutnya dari hasil audit kinerja oleh pihak BPKP yang rekomendasinya mengurangi karyawan PDAM, Jusni kurang setuju dengan itu. Alasannya, hal ini justru lebih menyusahkan para karyawan tersebut terlebih bagi yang sudah berkeluarga. Olehnya langkah-langkah yang akan lakukan kedepan yakni tidak merumahkan para karyawan tetapi mengurangi gajinya sedikit yakni sekitar 30 persen.

Hal ini guna mengurangi biaya perusahaan untuk membayar gaji pegawai. Jusni mengakui gaji pegawai PDAM diatas rata-rata dibandingkan dengan tenaga kontrak yang hanya Rp 1 jutaan, namun karyawan PDAM hingga mencapai Rp 7 jutaan.

“Kalau saya lihat Pengawas internal yang mengawasi keuangan PDAM gajinya Rp 7 Juta, setara dengan gaji saya yang sudah 37 tahun masa dinas sebagao ASN. Jadi itu yang akan kami lakukan untuk menyehatkan kembali keuangan PDAM, sebab jika tidak, jutru lebih besar pasak daripada tiang,”ungkap Jusni.

Disisi lain jelas Asisten II Setda Bone Bolango ini, PDAM harus memperbaiki jaringan yang rusak akibat banjir beberpa waktu lalu. Kedepan pihaknya akan perbaiki pipa sepanjang 6 kilometer ke atas Longalo yang sudah putus, kemudian bangunan air yang sudah tertutup lumpur. Semua itu diakui Jusni tentu berkonsekwensi terhadap biaya operasional.

Disisi lain PDAM harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kalauipun menaikkan harga air, tentu kata Jusni harus diimbangi dengan kualitas air yang baik.

“Bagaimana kualitas air bagus, untuk menggaji pegawai saja tidak cukup yang hampir Rp 300 Juta, sementara penerimaan sudah paling top Rp 400 Juta, nah jika pendapatan hanya Rp 350 Juta tentu selisih profitnya hanya Rp 50 Juta, sedangkan sisa selisuh tersebut digunakan untuk membayar biaya operasional yang lain-lain,”jelas Jusni.

Ketika disinggung soal upaya PDAM disaat masih dipimpin Yusar, sempat gadaikan mobil operasional Dirut PDAM dan SK Pegawai untuk talangi hutang-hutang PDAM, Jusni tidak menampik hal itu. “Ya, terkait hutang ke pihak ketiga ada sejumlah kontraktor sudah ambil barangnya seperti material untuk pengadaan pipa, asesoris dan lain-lain. (roy)

Tags: BKPDPDAM Bone Bolango

Related Posts

Dampak Kemarau, Kepolisian Rutin Salurkan Air Bersih

Dampak Kemarau, Kepolisian Rutin Salurkan Air Bersih

Wednesday, 9 September 2026
Lagi, Dua Excavator Diamankan

Lagi, Dua Excavator Diamankan

Wednesday, 9 September 2026
Kerusakan Lingkungan di Saripi Makin Parah, Buntut Aktivitas PETI, Polisi Lakukan Penertiban

Kerusakan Lingkungan di Saripi Makin Parah, Buntut Aktivitas PETI, Polisi Lakukan Penertiban

Wednesday, 9 September 2026
Tim URC Berhasil Bekuk Residivis Kejahatan

Tim URC Berhasil Bekuk Residivis Kejahatan

Tuesday, 8 September 2026
Polres Boalemo Salurkan Air Bersih di Tinelo

Polres Boalemo Salurkan Air Bersih di Tinelo

Tuesday, 8 September 2026
Kebakaran Semakin Tidak Terkendali, Dua Hari 11 Titik Lahan, Hutan hingga Rumah Warga Hangus

Kebakaran Semakin Tidak Terkendali, Dua Hari 11 Titik Lahan, Hutan hingga Rumah Warga Hangus

Tuesday, 8 September 2026
Next Post
Pria Asal Medan Ditemukan Tewas di Marisa

Pria Asal Medan Ditemukan Tewas di Marisa

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Polemik Eks Rumah Jawatan, Adhan Ungkap Kejanggalan

Polemik Eks Rumah Jawatan, Adhan Ungkap Kejanggalan

Wednesday, 9 September 2026
Yusran Lapananda

Mens Rea dalam Doktrin & Norma

Tuesday, 8 September 2026
Polres Boalemo Salurkan Air Bersih di Tinelo

Polres Boalemo Salurkan Air Bersih di Tinelo

Tuesday, 8 September 2026
Kebakaran Semakin Tidak Terkendali, Dua Hari 11 Titik Lahan, Hutan hingga Rumah Warga Hangus

Kebakaran Semakin Tidak Terkendali, Dua Hari 11 Titik Lahan, Hutan hingga Rumah Warga Hangus

Tuesday, 8 September 2026

Pos Populer

  • Pengadaan MacBook Aleg Deprov, Femmy: Dengan Tegas Saya Menolak 

    4 Kursi DPR RI untuk Gorontalo, Femmy: Dari Aspirasi Menjadi Agenda Kelembagaan

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Polemik Eks Rumah Jawatan, Adhan Ungkap Kejanggalan

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Mens Rea dalam Doktrin & Norma

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Polres Boalemo Salurkan Air Bersih di Tinelo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kebakaran Semakin Tidak Terkendali, Dua Hari 11 Titik Lahan, Hutan hingga Rumah Warga Hangus

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.