Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Dari 53 makam di area eks Terminal 42 Andalas Kota Gorontalo. Sembilan diantarannya telah dibongkar dan dipindahkan ke makam baru yang berlokasi di belakang kantor Camat Sipatana, Kota Gorontalo, Rabu, (3/6/2026).
Pembongkaran sembilan makan itu dimulai sekitar pukul 7.30 Wita. Turut hadir dalam pembongkaran makan itu yakni Sekda Kota Gorontalo Ismail Majid, Qodhi Kota Gorontalo, Kabag Kesra, Kadis Perkim, Camat Sipatana, Lurah Tapa serta sejumlah kadis lain.
Satu persatu makam digali, setelah sampai di liang lahat, tulang belulang dari Jenazah tersebut dikumpul dan dimasukan ke dalam kain kafan yang sudah disediakan diatas makam.
Dari sembilan Jenazah itu, tiga diantarannya jasadnya masih utuh, jenazah yang sebelumnya sudah puluhan tahun terkubur tersebut selanjutnya dibungkus kain kafan layaknya jenazah masih baru.
Prosesi pemindahan jenazah itu didoakan langsung oleh Qodhi Kota Gorontalo yang bertindak sebagai Imam. Jenazah tersebut dibawa menggunakan tiga unit mobil Jenazah.
Camat Sipatana Kasim Pilobu saat dikonfirmasi mengatakan, jenazah yang sudah dipindahkan itu yakni dari makam yang sudah tidak diketahui identitasnya serta tidak diketahui lagi ahli warisnya.
Namun sebelum sembilan makam tersebut dipindahkan, terlebih dahulu sudah diumumkan di sejumlah media masa bagi yang merasa atau mengklaim sebagai ahli waris untuk segera menghubungi Pemerintah Kota Gorontalo atau pemerintah kelurahan setempat.
Namun, hingga hari H pemindahan makam, tidak ada informasi mengenai keberadaan ahli waris. “Jadi jenazah itu dipindahkan ke makam baru di Belakang kantor Camat Sipatana,”kata Kasim.
Sebelumnya bulan lalu, satu makam sudah dpindahkan pihak ahli waris atau keluargannya ke daerah Buol. Sehingga total makan yang sudah dipindahkan sebanyak sepuluh makam.
Saat ini terisa 43 makam lagi yang akan dipindahkan. Langkah ini menjadi bagian dari penataan kawasan yang akan dialihfungsikan sebagai pusat perkantoran pemerintah daerah Kota Gorontalo. (roy)












Discussion about this post