logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Dua Mata

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 28 February 2022
in Disway
0
Dua Mata
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh : Dahlan Iskan

 

 


EROPA kian kompak di belakang Ukraina. Anda juga sudah tahu: Amerika-Eropa sudah kian menyatu. Kiev, ibu kota Ukraina, belum juga jatuh. Kemarin sore. Entah tadi malam waktu sana. Saat Anda membaca Disway jam 04.00 pagi ini di sana masih jam 11.00 malam. Serangan frontal biasanya menjelang subuh.

Related Post

Kabawa Hente

Eksklusif Mati

Target Selawat

Resto Kuburan

Sudah empat hari perang. Kiev belum jatuh. Menurut Rusia, itu untuk menghindari jatuhnya korban dari pihak sipil. Sedang menurut Barat, itu sebagai bukti bahwa tentara Ukraina memberi perlawanan yang serius.

Yang terlihat gemes justru tokoh satu ini: Ramzan Akhmadovich Kadyrov.

Ia terus mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin: untuk diizinkan memberangkatkan tentara dalam jumlah besar dari daerahnya: Chechnya.

Ramzan tidak sabar Ukraina tidak segera jatuh. Sejak lama Ramzan berpendapat Ukraina harus direbut. Sejak dulu: Ukraina membahayakan Rusia.

Ramzan itu seperti Putin: bongol. Jagoan. Ia memang nge-fans berat ke Putin. Di antara seluruh pimpinan negara bagian di federasi Rusia, Ramzan-lah yang paling loyal ke Putin.

Ramzan putra seorang ulama besar Chechnya: Ahmad Khadzhi Abdulkhamidovich Kadyrov. Sang ayah bergelar mufti besar Islam Chechnya. Akhmad lulusan pesantren Bukhara, Uzbekistan, dekat makam Imam Bukhari, perawi hadis paling dipercaya.

Ahmad meninggal tahun 2004: bom meledak di dekat tempatnya duduk di acara besar di Chechnya.

Waktu itu Kadyrov baru berumur 28 tahun. Ia bertugas menjadi ajudan dan sopir sang ayah. Ia bersumpah akan menumpas seluruh jaringan pembunuh ayahnya. “Akan saya tumpas sampai sel yang paling akhir. Sampai saya mati atau masuk penjara,” sumpahnya. Ia pimpin gerakan pemuda anak negeri. Ia buktikan ucapannya itu.

Setahun kemudian adik perempuannya diculik. Ia kerahkan ratusan anak-buahnya untuk mengepung tempat penculikan. Sang adik dibebaskan disertai pesta ledakan senjata api ke udara.

Kalau saja umurnya sudah 30 tahun, Kayirov akan dilantik langsung menggantikan ayahnya: sebagai Presiden Chechnya. Sambil menunggu cukup umur, ia diangkat menjadi wakil perdana menteri pertama. Tapi kekuasaan negara praktis ada di tangannya.

Begitu Kadyrov berumur 30 tahun, Presiden Chechnya mengundurkan diri. Kadyrov menjadi Presiden Chechnya, tanpa gelar mufti.

Tindakan pertama yang ia lakukan adalah: membangun masjid baru. Yang harus terbesar. Yang harus di pusat kota Grozny, ibu kota Chechnya, yang paling pusat. Bangunan lama yang strategis di situ harus diruntuhkan untuk masjid. Luas tanahnya harus mencapai 14 hektare, sekalian untuk sekolah tinggi Islam.

Dalam waktu singkat masjid itu jadi: bermenara empat, setinggi 160 meter. Desainnya dimiripkan dengan Blue Mosque Istanbul. Yang diminta meresmikan: Imam masjid Konya, dari kota kelahiran Maulana Rumi, Turki.

Langkah keduanya sebagai presiden Chechnya: minta agar jabatan presiden itu dihapus. Diganti saja dengan jabatan ”ketua”.

“Tidak boleh banyak presiden di Rusia. Presiden harus hanya satu: Putin,” katanya.

Pemerintah pusat pun setuju. Semua jabatan presiden di negara bagian dihapus. Banyak presiden yang sewot dengan usul Kadyrov ini, tapi apa boleh buat.

Kadyrov secara resmi mengumumkan bahwa istrinya tiga: Medni Musaevna Kadyrova, Fatima Khazuyeva, dan Aminat Akhmadova.

Dua anak lelaki Kadyrov hafal Quran. Demikian juga dua anak perempuannya. Yang perempuan itu bahkan ikut lomba pelajar paling cerdas se-Rusia.

Putin sangat sayang pada keluarga ini. Ketika sang ayah tewas, Putin melayat secara pribadi. Sampai ke makam Akhmad.

Putin juga menggelontorkan dana pusat sangat besar ke Chechnya. Itu karena Kadyrov memiliki program membangun kembali Chechnya dari keruntuhan ekonomi akibat perang.

Kadyrov juga mendeklarasikan Chechnya harus menjadi negara termakmur dan teraman di dunia.

Ia tumpas habis gerakan bersenjata di Chechnya. “Sekarang ini tinggal ada 150-an bandit di seluruh Chechnya,” katanya. “Selebihnya sudah kami tumpas,” tambahnya.

Ia biasa memberi gelar bandit kepada lawan-lawannya. Sedang yang disebut ”bandit” itu sering menyebut diri mereka jihadist atau pejuang Islam.

Ayah-anak Akhmad-Kadyrov ini lambang pemeluk Islam aliran Sunni. Sedang yang disebut ”bandit” tadi umumnya dari aliran Wahabi –banyak datang dari luar Chechnya.

Mereka itu awalnya menjadi satu barisan: sama-sama melawan pemerintah pusat Rusia yang lagi runtuh. Gerakan minta merdeka memang terjadi di mana-mana, seiring dengan rontoknya Uni Soviet. Termasuk di Chechnya.

Presiden Rusia –sebelum Putin– Boris Yeltsin menggempur Chechnya habis-habisan. Tidak boleh merdeka. Perlawanan dari Chechnya juga habis-habisan. Ini dianggap perang Islam lawan komunis.

Setelah itu terjadi keretakan. Golongan Wahabi dianggap semakin mendominasi Chechnya. Budaya Chechnya yang Sunni terasa kian tersisih.

Maka Akhmad memutuskan untuk berbalik arah: memihak Rusia. Saat itu di pusat Rusia sudah berubah: Yeltsin sudah diganti Putin.

Maka pertempuran Chechnya yang kedua (1999) hanya berlangsung singkat: tahun 2000 Rusia menguasai sepenuhnya Chechnya. Lalu memberikan otonomi khusus yang sangat luas. Termasuk dalam hal agama.

Kadyrov selalu terpilih kembali sebagai ketua Chechnya. Ia pernah berniat mundur. Tapi didaulat maju lagi untuk periode ketiga: menang 87 persen. Kelihatannya Kadyrov akan seumur hidup memimpin Chechnya. Sambil menunggu anaknya –barangkali.

Kadyrov tidak hanya geram dalam hal Ukraina. Ia juga pernah minta izin ke Putin: untuk menggempur ISIS di Syria. “Dalam beberapa minggu ISIS akan habis,” katanya menjamin.

Kadyrov kini baru berumur 45 tahun. Ia mencita-citakan Chechnya jadi negara Islam moderat dan modern. Ia menyerukan mereka yang dulu lari ke Eropa untuk pulang membangun negeri. “Chechnya sekarang ini paling tenang dan aman di dunia,” katanya.

Keberhasilan Kadyrov memimpin perang di dalam negeri itu mendapat penghargaan militer dari pusat: mayor jenderal.

Rusia kini seperti manusia jagoan yang sempurna: punya dua mata. Putin di Utara dan Kadyrov di Selatan. (Dis)

Related Posts

Kabawa Hente

Kabawa Hente

Monday, 14 September 2026
Eksklusif Mati

Eksklusif Mati

Saturday, 12 September 2026
Target Selawat

Target Selawat

Saturday, 12 September 2026
Resto Kuburan

Resto Kuburan

Friday, 11 September 2026
Secukupnya Selamanya

Secukupnya Selamanya

Thursday, 10 September 2026
Serius Nonsense

Serius Nonsense

Wednesday, 9 September 2026
Next Post
Upacara Melasti di Pohuwato, Idah :  Bukti Keragaman Masyarakat Gorontalo

Upacara Melasti di Pohuwato, Idah :  Bukti Keragaman Masyarakat Gorontalo

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan

Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan

Monday, 14 September 2026
Masyarakat Diminta Waspada Pohon Tumbang

Masyarakat Diminta Waspada Pohon Tumbang

Monday, 14 September 2026
HARVEST 2026 Dorong UMKM Gorontalo Naik Kelas, Identitas Lokal Mutlak Dipertahankan

HARVEST 2026 Dorong UMKM Gorontalo Naik Kelas, Identitas Lokal Mutlak Dipertahankan

Monday, 14 September 2026
Karya Perajin jangan Berhenti di Festival, Bupati Sofyan: Harus Masuk Pasar Lebih Luas

Karya Perajin jangan Berhenti di Festival, Bupati Sofyan: Harus Masuk Pasar Lebih Luas

Monday, 14 September 2026

Pos Populer

  • Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

    Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • 300 Siswa Ikuti Mokarawo Kolosal di HARFEST 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.