logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Kabawa Hente

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 14 September 2026
in Disway
0
Kabawa Hente

--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

SAYA berlinang membaca WA-WA kekhawatiran Evi yang tidak dibalas suami. Evi, hari Senin malam itu, tidak tidur semalam suntuk: menunggu suami pulang. Jam 4 pagi pun Evi masih mengirim WA ke suami: “ayah nginep?”

Tidak juga ada jawaban.

Related Post

Sejarah Pertanda

Penyadapan Beneficial

Kerikil Subhan

Ya Tidak

Lihatlah foto screenshot WA antara Evi dan suaminyi: Heriyanto, pemandu lima wartawan yang meliput erupsi Anak Krakatau dari dekat Senin lalu.

Pukul 18.13 sang suami tiba-tiba kirim foto Anak Krakatau yang menyemburkan abu di tiga atau empat titik yang agak berjauhan. Tidak ada teks di WA ke istri itu. Hanya foto. Satu foto.

Evi langsung melihat WA yang berisi foto itu. Agak lama dia menatap foto kiriman suaminyi itu. Foto yang bagus (Lihat Disway kemarin).

Tujuh menit kemudian Evi membalas kiriman foto dramatis itu: “Wow” respons Evi pada karya sang suami yang bisa memotret erupsi dari dekat.

Evi menunggu WA susulan dari sang suami. Tidak ada. Tunggu lagi. Tidak ada. Dia pantengi layar HP suami. Lho kok tiba-tiba tidak ada sinyal. Setiap dikontak hanya tut pendek. Padahal selama ini sinyal di sekitar Krakatau selalu bagus.

Atau sang suami lowbat? Tidak mungkin. Setiap mengantar turis ke Krakatau tidak pernah kehabisan baterai. Suami selalu membawa power bank yang dalam keadaan penuh.

Pukul 23.00 lebih, Evi kirim WA lagi ke suami. Dia curiga long boat suami meneruskan perjalanan ke Lampung. Atau perahunya terdampar di sana. “Bisi kabawa ka Lampung hente yah,” tulis Evi dalam bahasa Sunda. Artinya Anda sudah tahu: Barangkali terbawa ke Lampung tidak ya…

Evi tidak bisa tidur. Lewat tengah malam dia masih mencoba kontak. Gagal. Jam 04.00 dia WA lagi. Tidak dijawab. WA lagi. Sama saja.

Pukul 08.00 keesokan harinya Evi mengajak anaknyi ke dermaga Carita. Dia temui orang-orang speed dan long boat di dermaga pemberangkatan kapal ke Krakatau. Termasuk yang kemarinnya juga membawa turis ke Anak Krakatau. Tidak satu pun yang punya kabar tentang suaminyi.

Anak Evi masih SD. Itulah anak satu-satunya bersama Heriyanto. Dia masih punya satu anak lagi: anak Heriyanto dari istri terdahulu. Anak itu kini sudah berumah tangga. Sudah memberi Evi satu cucu. Meski itu anak Heriyanto bersama istri terdahulu tapi sudah seperti anak Evi sendiri.

Pulang dari dermaga Evi merasa hampa. Dia disarankan lapor ke RT, lurah, dan polisi. Sampai kemarin sore, enam hari kemudian, tidak juga ada kabar berita.

Evi kini berumur 30 tahun. Suaminyi 49 tahun. Mereka menikah tujuh tahun lalu. Sampai sekarang masih tinggal di rumah kontrakan.

Menurut Evi suaminyi seorang pekerja keras. Juga seorang humoris. Sangat baik hati. Kini Evi tidak tahu harus bagaimana. Setiap malam para tetangga Evi kumpul di rumahnyi: berdoa untuk keselamatan Heriyanto dan semua penumpang long boat Arupadhatu 1: lima wartawan, dua kru kapal, dan satu Heriyanto.

Lima wartawan itu agak mendadak mencarter long boat milik kades Sukajadi, Sandi Wyasa. Heriyanto pun secara mendadak pamit ke istri. Pukul 14.16, ketika suami mulai melepas tali kapal, Evi kirim WA kepadanya: “Hati-hati ya ayah…”.

Ketika suami sudah lebih satu jam berada di laut Evi kirim WA: Ibu nonton bola ewes geh tinggalen yah (15.34). Rupanya Evi penggemar bola. Kalau di Surabaya dia disebut Bonita. Sore itu pertandingan sepak bola tarkam –antar kampung. Evi ingin melihat tim desanya berlaga.

WA Evi itu rupanya tidak segera terbaca oleh Heriyanto. Mungkin sedang sibuk melayani lima wartawan. Baru pukul 16.30 suami membalas. Intinya ia melarang Evi nonton bola. “Udh di rumah aja,” tulisnya.

Kebetulan Evi telat berkumpul sesama ”Bonita” Sukajadi. Dia ditinggal. Evi balik ke rumah. Tidak jadi nonton bola.

Setiba di rumah, Evi buka HP. Dia baca pesan suami yang melarang nonton bola. Maka Evi langsung jawab: ”iya, ini di rumah”.

WA itu adalah kontak terakhir Heriyanto ke Evi. Dilihat dari jamnya berarti Heriyanto sudah sampai di tujuan: lokasi terdekat dengan erupsi Anak Krakatau.

Setelah itu Heriyanto memang masih kirim satu WA ke istri tapi tanpa kata-kata. Hanya kirim foto erupsi Anak Krakatau. Satu foto. Hanya satu foto. Tanpa apa-apa. (

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Sejarah Pertanda

Sejarah Pertanda

Friday, 6 November 2026
Penyadapan Beneficial

Penyadapan Beneficial

Friday, 6 November 2026
Kerikil Subhan

Kerikil Subhan

Friday, 6 November 2026
Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Iris Istri

Iris Istri

Saturday, 17 October 2026
Next Post
HARFEST x GKK 2026, Catat Transaksi Rp5,6 Miliar

HARFEST x GKK 2026, Catat Transaksi Rp5,6 Miliar

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

Thursday, 5 November 2026
Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Thursday, 5 November 2026
Oknum Pengusaha Diduga Jadi Mafia Tanah, Dilapor ke Polda Atas Dugaan Penggelapan Tanah Warga

Oknum Pengusaha Diduga Jadi Mafia Tanah, Dilapor ke Polda Atas Dugaan Penggelapan Tanah Warga

Friday, 30 October 2026
Basri Amin

Kalender “Literasi” Gorontalo 

Monday, 2 November 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Kalender “Literasi” Gorontalo 

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Enam Bulan Buron, Oknum Notaris Ditangkap di Jakarta

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.