logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Ganti Kurikulum Lagi, Tak Ada Penjurusan, IPA, IPS, dan Bahasa

Aslan by Aslan
Wednesday, 5 January 2022
in Headline, Nasional
0
Ganti Kurikulum Lagi, Tak Ada Penjurusan, IPA, IPS, dan Bahasa

(grafis : kias/gorontalopost.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Memasuki tahun ajaran baru, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bakal memberlakukan kurikulum baru. Kurikum ala Menteri Nadiem Makarim ini baru sebatas diuji cobakan, artinya tidak semua sekolah wajib menerapkanya.

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan kurikulum tersebut akan diuji terlebih dahulu kepada Sekolah Penggerak. Setelah itu, baru diberikan kepada sekolah lainnya.

“Jadinya dengan Sekolah Penggerak itu, kami transparan, ini adalah proses prototype. Ini dilaksanakan dalam sekolah penggerak dan akan mendapat umpan balik baru kita menawarkan ke sekolah lain yang mungkin ingin bergabung,” ungkapnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, baru-baru ini.

Ia pun mengatakan tidak ada yang dirahasiakan dari kurikulum baru yang menurutnya disederhanakan dan disempurnakan tersebut. Yang pasti untuk menjalankan kurikulum baru, ini perlu dilakukan ujicoba.

Related Post

Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

300 Siswa Ikuti Mokarawo Kolosal di HARFEST 2026

Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

“Jadi itu yang kita dapat di lapangan, mencoba mendapat masukan dari sekolah penggerak kita, apa feedback dari mereka, pengalaman mereka dari penyempurnaan kurikulum itu,” imbuhnya.

Kata dia, penerapan di Sekolah Penggerak menjadi modal awal transformasi pendidikan dari segi kurikulum. Pemberian kurikulum yang disederhanakan dan disempurnakan bagian dari strategi peningkatan kualitas pendidikan.

“Itu cara kita mengetes dan umpan balik dari penggunanya. Tidak ada rahasia bahwa prototype kurikulum yang kita tes. Kurikulum tidak akan dilihat, diamati, dievaluasi yang terpenting bukan dari kami Kemendikbud dari Komisi X, evaluasi terpenting datang dari guru dan kepala sekolah,” ucap Nadiem.

Dalam kurikulum baru ini, memungkinkan siswa lebih merdeka. Sebab, penjuran seperti yang selama ini berlaku di sekolah menengah atas (SMA), seperti jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dam Bahasa, akan dihapus.

Siswa lebih bebas memilih matapelajaran apa yang diminati. Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Anindito, seperti dikutip Gorontalo Post dari tempo.co.id, menuturkan, kurikulum prototipe bakal mengedepankan pengembangan karakter dan kompetensi siswa.

Guna mewujudkan itu, kurikulum baru ini tidak ada lagi kotak jurusan ilmu sosial, alam, dan bahasa di jenjang SMA. Di kelas XI dan XII, menurutnya, siswa bebas memilih kombinasi mata pelajaran yang diminati, dan/atau yang mendukung cita-citanya.

“Siswa yang bercita-cita menjadi arsitek, misalnya, tak perlu ikut kelas biologi. Dalam hal ini, siswa punya kesempatan yang lebih luas guna mengembangkan minat dan bakatnya masing-masing,” kata Anindito.

Aturan mengenai kebebasan dalam memilih mata pelajaran ini lebih lanjut tertuang dalam Keputusan Mendikbud Ristek Nomor 162/M/2021 tentang Sekolah Penggerak. Di situ dijelaskan, khusus dalam kurikulum SMA, siswa yang duduk di kelas X akan mengikuti mata pelajaran seperti yang ada di SMP (mata pelajaran umum).

Namun, sekolah dapat juga menentukan pembagian muatan pelajaran IPA dan IPS pada kelas X tersebut. Ketika menginjak kelas XI, barulah siswa dapat menentukan mata pelajaran pilihannya sendiri, sesuai dengan minat dan bakatnya.

Dilansir dari kemdikbud.go.id, kurikulum prototipe merupakan lanjutan dari kurikulum masa khusus pandemi Covid-19 atau kurikulum darurat pada Agustus 2020. Sehingga kurikulum prototipe ini dirancang sebagai opsi kebijakan kurikulum dalam merespons pemulihan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19.

Dengan begitu, sekolah dipersilahkan untuk menggunakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan sekolah. Alias kurikulum prototipe dalam pelaksanaannya masih bersifat opsional.

“Kurikulum prototipe hanyalah sebagai tambahan aksi. Bagi satuan pendidikan yang tetap menerapkan kurikulum 2013, silakan. Sekolah yang sudah menggunakan kurikulum darurat juga silakan memilih, apakah akan tetap menerapkan kurikulum darurat atau kurikulum prototipe,” katanya.

Seperti diketahui kurikulum pendidikan di Indonesia telah berulang kali berubah, sejak kurikulum pertama pada 1947 yang masih meneruskan kurikulum Belanda dan kemudian diorientasikan pada kurikulum berasas Pancaila.

Selanjutnya, kurikulum tahun 1968 atau dikenal dengan kurikulum sekolah dasar, kurikulum ini menekankan pendekatan organisasi materi pelajaran seperti kelompok pembinaan pancasila, pengetahuan dasar, dan kecakapan khusus.

Pada tahun 1984 diberlakukan kurikulum 1984 yang mengusung konsep cara belajar siswa aktif (CBSA). Selanjutnya pada 1994 kurikulum berlakukan konsep pengajaran satu arah dari guru ke murid. Pada tahun 2004 kurikulum berubah lagi, yang fokus pada kompetensi dan hasil belajar siswa.

Pemerintah kembali mengubah kurikulum pada 2006, dimana guru diberi kebebasan merencanakan pembelajaran sesuai lingkungan, kondisi siswa, dan sekolah. Terakhir, pada 2013, pemerintah membelarkakukan kurikulum 2013 dimana siswa dituntut kreatif dan inovatif. (tro/rb/t)

Tags: ganti kurikulumkurikulum

Related Posts

Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

Sunday, 13 September 2026
300 Siswa Ikuti Mokarawo Kolosal di HARFEST 2026

300 Siswa Ikuti Mokarawo Kolosal di HARFEST 2026

Saturday, 12 September 2026
Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

Saturday, 12 September 2026
Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Saturday, 12 September 2026
Kemenaker Suntik Rp75 Miliar untuk BLK Gorontalo, Gubernur Gusnar Kejar Realisasi Pembangunan

Kemenaker Suntik Rp75 Miliar untuk BLK Gorontalo, Gubernur Gusnar Kejar Realisasi Pembangunan

Friday, 11 September 2026
Brutal, Teroris KKB Tembak Mati Tiga ASN di Papua

Brutal, Teroris KKB Tembak Mati Tiga ASN di Papua

Friday, 11 September 2026
Next Post
Bultim Suguhkan Wisata Kolam di Atas Bukit

Bultim Suguhkan Wisata Kolam di Atas Bukit

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

Sunday, 13 September 2026
300 Siswa Ikuti Mokarawo Kolosal di HARFEST 2026

300 Siswa Ikuti Mokarawo Kolosal di HARFEST 2026

Saturday, 12 September 2026
Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

Saturday, 12 September 2026
Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Saturday, 12 September 2026

Pos Populer

  • Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.