logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Tambang Ilegal di Pohuwato Kembali Telan Korban, Satu Tewas, Satu Luka-luka

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Saturday, 11 December 2021
in Headline
0
Tambang Ilegal di Pohuwato Kembali Telan Korban, Satu Tewas, Satu Luka-luka

Dua Penambang, satu diantaranya tewas akibat tertimbun material longsor di Tambang Botudulanga dievakuasi menggunakan mobil pikap , Kamis (9/12/2021). (istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Gubernur Gusnar Ismail Temui Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan

Gedung PN Suwawa Ludes Terbakar

Gubernur Minta Klarifikasi Soal Demo ASN, Adhan: Saya Bukan Bawahannya

Kekerasan di SMAN 1 Gorontalo, 21 Siswa Terlibat, Pelaku Diskorsing, Korban Lapor Polisi

GORONTALO – GP- Baru terhitung tiga bulan lalu tiga orang penambang tewas tertimbun material longsor di kawasan tambang Botudulanga, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Tiga korban tertimbun longsor pada Agustus 2021 silam tersebut ialah Joni Pakaya (45), Mohamad Sopar (36), dan Riski Parapa (18).

Tambang emas ilegal di Kabupaten Pohuwato kembali menelan korban jiwa. Kali ini giliran Dua penambang asal Kabupaten Boalemo dilaporkan tertimbun longsor di lokasi tambang rakyat yang sama, Satu penambang tewas saat kejadian, Kamis (9/12/2021).

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, kedua penambang yang tertimbun di lokasi tambang Botudulanga yakni Idrus Laduma warga Desa Tangkobu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, dan Anton Giasi warga Tabulo, Kecamatan Mananggu, Boalemo. Peristiwa nahas yang dialami kedua penambang itu terjadi pada pukul 08.30 Wita.

Bermula ketika dua penambang bernama Idrus dan Anton sedang bekerja melakukan penggalian bersama. Mereka melakukan penggalian menggunakan air bertekanan tinggi. Saat sedang melakukan penggalian, tiba-tiba tanah yang ada di sekitar tempat mereka berdiri longsor. Praktis hal ini membuat kedua penambang itu tertimbun material tanah bercampur bebatuan. “Para korban sama sekali tidak mengira jika mereka sedang melakukan penggalian. Mereka kaget dan tak bisa menghindar dan akhirnya tertimbun material longsir,” ungkap Asrin Pakaya, keluarga Idrus Laduma di RS Bumi Panua, Pohuwato, Kamis (9/12/2021).

Beragam upaya dan cara dilakukan kedua penambang itu agar bisa lolos dari timbunan material. Dibantu warga sekitar dan para penambang lain. Kedua korban tersebut berhasil dievakuasi. Sayangnya nyawa Anton tak bisa tertolong. Ia meninggal saat tertimbun tanah. Sementara Idrus langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bumi Panua untuk menjalani perawatan medis.  “Saya mendengar suara gemuruh suara longsoran terdengar sayup. Kebetulan saya agak sedikit jauh sehingga hanya terkena sedikit material longsor,” kata Idrus salah satu korban selamat.

Sementara itu, Kapolres Pohuwato, AKBP, Joko Sulistiono,SH,S.IK,MH, saat dikonfirmasi menyebutkan, peristiwa yang merenggut nyawa warga Desa Tabulo itu, saat ini tengah dalam penyelidikan petugas. Hanya saja, dirinya memastikan peristiwa tersebut dialami warga penambang yang menggunakan alat tradisional. “Itu penambangan manual, gak ada alat berat. Untuk korban 1 orang meninggal dunia, dan saat ini tengah kita tangani,” ucap AKBP Joko.

Menanggapi kejadian yang terus berulang di wilayah pertambangan tanpa ijin, dirinya pun menjelaskan, pihak Polri bekerjasama dengan seluruh stakeholder yang ada di daerah telah melakukan berbagai upaya agar aktifitas pertambangan di Kabupaten Pohuwato dihentikan. Namun, upaya tersebut terkadang tidak diindahkan masyarakat penambang yang juga berasal dari luar daerah.

“Kita kan sudah sering menghimbau untuk masyarakat tidak melakukan pertambangan tapi kan yang menambang kan bukan hanya masyarakat lokal saja. Banyak masyarakat dari luar juga kan seperti itu. Kita himbaulah masyarakat jangan melakukan aktivitas pertambangan. Upaya kan semua sudah kita lakukan, dari tahap TMT, Preventif maupun represif. Ya setidaknya masyarakat itu mematuhi bahwa tidak melakukan penambang ilegal. Dihimbau sudah, kita patroli sudah juga, kita proses pun juga sudah,”tandasnya. (roy/ryn)

Tags: buntuliaDesa HulawaKementerian LHKKorban TewasPemda Pohuwato.petipolres pohuwatotambang ilegal pohuwato

Related Posts

Gubernur Gusnar Ismail Temui Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan

Gubernur Gusnar Ismail Temui Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan

Thursday, 22 October 2026
Gedung PN Suwawa Ludes Terbakar

Gedung PN Suwawa Ludes Terbakar

Thursday, 22 October 2026
Inovasi Pemkot dan BTN: Kartu AIR Belajar Pantau Kehadiran dan Dorong Budaya Menabung

Gubernur Minta Klarifikasi Soal Demo ASN, Adhan: Saya Bukan Bawahannya

Wednesday, 21 October 2026
Kekerasan di SMAN 1 Gorontalo, 21 Siswa Terlibat, Pelaku Diskorsing, Korban Lapor Polisi

Kekerasan di SMAN 1 Gorontalo, 21 Siswa Terlibat, Pelaku Diskorsing, Korban Lapor Polisi

Wednesday, 21 October 2026
Citilink Bidik Kembali Rute Gorontalo

Citilink Bidik Kembali Rute Gorontalo

Wednesday, 21 October 2026
Tim Task Force Panaskan Mesin Partai, Rio Capella: Hanura Harus Kembali ke Senayan

Tim Task Force Panaskan Mesin Partai, Rio Capella: Hanura Harus Kembali ke Senayan

Monday, 19 October 2026
Next Post
PPP ‘Cuci Gudang’, Syam-Azan Terdepak dari Ketua DPC

PPP 'Cuci Gudang', Syam-Azan Terdepak dari Ketua DPC

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

Wednesday, 21 October 2026
Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

Thursday, 22 October 2026
Mentan Tekan Biaya Pakan Ternak, Jagung Pakan jadi Rp5.500/Kg, 1.124 Ton Jatah Gorontalo

Mentan Tekan Biaya Pakan Ternak, Jagung Pakan jadi Rp5.500/Kg, 1.124 Ton Jatah Gorontalo

Wednesday, 21 October 2026
Gedung PN Suwawa Ludes Terbakar

Gedung PN Suwawa Ludes Terbakar

Thursday, 22 October 2026

Pos Populer

  • Hebat! dr. Khairunnisa Farina Ilato, Nou Gorontalo Tampil pada Forum Neuroradiologi Dunia

    Hebat! dr. Khairunnisa Farina Ilato, Nou Gorontalo Tampil pada Forum Neuroradiologi Dunia

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Meremehkan Pendidikan Dalam Kepemimpinan dan Matinya Nalar

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Kekerasan di SMAN 1 Gorontalo, 21 Siswa Terlibat, Pelaku Diskorsing, Korban Lapor Polisi

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Direktur Reskrimum Polda Gorontalo Diganti

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.