logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Metropolis

Keberadaan Tiga Nelayan Gorut Masih Misterius 

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 26 July 2021
in Metropolis
0
Keberadaan Tiga Nelayan Gorut Masih Misterius 

Petugas gabungan Basarnas,Polairud dan TNI Lanal Gorontalo saat melakukan pencarian di hari ketujuh terhadap tiga nelayan yang hilang di perairan Gorontalo Utara. (foto : dok-timsar)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

GORONTALO – GP- Setelah melakukan pencarian selama kuruang lebih sepekan. Pencarian terhadap Tiga Anak Buah Kapal (ABK) penangkap ikan Mina Maritim 138 asal Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) akhirnya dihentikan. Pasalnya, tiga nelayan bernama Wandy, Zul, dan Dade itu hingga kini keberadaanya masih misterius.

Kepala Basarnas Provinsi Gorontalo, I Made Junetra mengatakan, hingga saat ini tim gabungan masih terus berusaha melakukan pemantauan semua laporan yang masuk dari berbagai sumber informasi. “Saya sudah kerahkan semaksimal mungkin personel yang kita punya, karena di Medsos begitu ramai masyarakat banyak yang ngomong mempertanyakan keberadaan korban. Saya sudah kerahkan kapal sebanyak dua kali rim tujuh kali, tetapi hasilnya nihil,”ujar I Made Junetra kepada wartawan koran ini, kemarin.

Lebih lanjut I Made Junetra menjelaskan, pihaknya juga sudah ke Gentuma melakukan interogasi terhadap nahkoda. Namun, sampai hari ke tujuh belum ada tanda-tanda korban ditemukan. I Made Junetra mengakui bahwa di perairan Palu banyak nelayan, kalaupun korban sudah meninggal pasti mengapung diatas air dan pasti akan ditemukan oleh nelayan yang lalu lalang saat mencari ikan. “Hanya dalam hitungan detik informasinya masuk ke kami. Ini barusan merapat kapal kami sekira pukul 19.30 wita, dan saya sudah laporkan ke pusat, walaupun keadaan terbatas kami tetap all out semaksimal mungkin melakukan pencarian, karena tuntuan masyarakat,”tegas I Made Junetra.

Pihaknya juga sudah intens berkoordinasi dengan Basarnas Palu. Pasalnya, korban diperkirakan mengarah ke perairan Sulteng. “Saya terus komunikasi dengan Kakan Sar Palu, sampai sekarang belum ada informasi korban ditemukan. Kami selalu intensi komunikasi juga dengan keluarga korban karena ada kesan Basarnas hanya tidur, mereka nggak tau bagaimana susahnya kami di lapangan,”ungkap I Made Junetra.

Related Post

Tenda Pasar Senggol Sudah Dipasang

Satpol PP Bongkar Gudang Miras di Tibawa

Kasus Ayah Penganiaya Anak Diserahkan ke Kejaksaan

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Telaga Disidak, Cegah Penimbunan Gas Hingga Permainan Harga

Sesuai ketentuan yang berlaku, batas waktu pencarian hanya tujuh hari. Namun demikian, saat ini pihaknya tidak serta merta menghentikan pencarian, melainkan masih terus berupaya melakukan pemantauan dulu dan koordinasi dengan kantor SAR Palu serta nelayan-nelayan melewati jalur tersebut. Jika ada tanda-tanda korban ditemukan, maka tentu pihaknya pasti akan turun lagi untuk melakukan evakuasi korban. “Kami mohon masyarakat jangan berpikir negatif kepada kita. Sebab kami bekerja bukan hanya tidur. Semoga korban segera ditemukan,”tandas I Made Junetra.

Sebelumnya, satu dari keempat ABK yang hilang saat pergi melaut bernama Eby, telah ditemukan dalam keadaan sehat, di kawasan perairan laut Palele, oleh pihak Kapal Landeng Tongkang pada hari Senin, (19/07/2021). Korban ditemukan di kawasan perairan laut Palele, oleh pihak Kapal Landeng Tongkang yang pada saat itu, melintas tidak jauh dari tempat mengapungnya korban. Saat ditemukan korban berenang sambil memegang pelampung berwarna orange. (roy)

Tags: basarnasBasarnas Gorontalonelayan gorutnelayan hilangPolair Polda Gorontalopolairudtim sar

Related Posts

Tenda yang akan digunakan sebagai lapak jualan saat pasar senggol nampak sudah dipasang di salah satu kawasan pertokoan yang ada di Jalan Imam Bonjol, Kota Gorontalo. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Tenda Pasar Senggol Sudah Dipasang

Friday, 6 March 2026
RAZIA--Suasana razia yang dilakukan oleh satpol PP

Satpol PP Bongkar Gudang Miras di Tibawa

Friday, 6 March 2026
Penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Gorontalo melaksanakan Tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Tinggi Gorontalo dalam perkara dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap anak, Senin (2/03/26).

Kasus Ayah Penganiaya Anak Diserahkan ke Kejaksaan

Friday, 6 March 2026
Telaga melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pangkalan resmi yang berada di wilayah Kecamatan Telaga Jaya, Senin (2/03/26).

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Telaga Disidak, Cegah Penimbunan Gas Hingga Permainan Harga

Friday, 6 March 2026
Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Thursday, 5 March 2026
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Next Post
Residivis Curanmor Dibekuk

Residivis Curanmor Dibekuk

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.