Gorontalopost.co.id, POPOYATO – Dua perusahaan energi terkemuka asal Jepang, Tokyo Gas Co., Ltd. dan Hanwa Co., Ltd., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Senin (2/3/2026). Kunjungan tersebut berkaitan dengan kerja sama pembelian produk wood pellet dari PT Biomasa Jaya Abadi (PT BJA), salah satu investor yang beroperasi di wilayah tersebut.
Agenda utama kunjungan adalah menggelar audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato guna memperoleh informasi langsung mengenai aspek legalitas, operasional perusahaan, serta dampak investasi terhadap masyarakat dan lingkungan daerah.
Rombongan buyer diterima langsung oleh Bupati Pohuwato, Syaipul A. Mbuinga, didampingi Sekretaris Daerah dan sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah terkait. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan sejumlah pertanyaan strategis yang diajukan pihak investor.
Legalitas dan Kepatuhan Regulasi Jadi Sorotan
Dalam audiensi tersebut, perwakilan investor Jepang secara khusus menanyakan status perizinan dan kepatuhan hukum PT BJA. Pemerintah Kabupaten Pohuwato menegaskan bahwa perusahaan tersebut merupakan investor resmi yang telah memenuhi seluruh persyaratan administratif dan teknis sesuai sistem perizinan berusaha yang berlaku di Indonesia.
Bupati menyampaikan bahwa seluruh tahapan perizinan telah melalui proses evaluasi sesuai regulasi, sehingga operasional perusahaan berjalan dalam koridor hukum yang jelas. Pemerintah daerah memastikan bahwa PT BJA menjalankan kegiatan usahanya dengan mematuhi ketentuan yang berlaku.
Serapan Tenaga Kerja dan Dampak Ekonomi
Selain aspek legalitas, dampak sosial dan ekonomi turut menjadi perhatian buyer. Pemerintah daerah memaparkan bahwa kehadiran PT BJA memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja.
Hingga saat ini, perusahaan tersebut tercatat telah menyerap lebih dari 1.500 tenaga kerja. Angka ini dinilai signifikan dalam membantu menekan tingkat pengangguran serta meningkatkan daya beli masyarakat di Kabupaten Pohuwato.
Bupati Syaipul A. Mbuinga juga menjelaskan bahwa investasi yang masuk, termasuk dari sektor biomasa, turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang saat ini mencapai sekitar 9 persen. Pertumbuhan tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi yang produktif serta dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.
Komitmen Lingkungan dan Pola Pengelolaan Lahan
Isu keberlanjutan lingkungan menjadi salah satu topik penting dalam dialog tersebut. Pemerintah Kabupaten Pohuwato menjelaskan bahwa kegiatan pembukaan lahan oleh PT BJA dilakukan secara bertahap berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT).
Sistem yang diterapkan menggunakan pola petak tebang terencana. Setelah pembukaan lahan, perusahaan melakukan penanaman kembali dengan tanaman gamal sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan keberlanjutan.
Selain itu, pemerintah memastikan bahwa area yang termasuk dalam zona konservasi, seperti sempadan sungai dan buffer zone, tidak masuk dalam wilayah pembukaan lahan. Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepatuhan terhadap prinsip perlindungan lingkungan.
Mekanisme Aspirasi Masyarakat
Dalam pertemuan tersebut, investor juga menanyakan bagaimana mekanisme penyampaian aspirasi masyarakat terhadap pemerintah daerah. Pemkab Pohuwato menjelaskan bahwa masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung dengan mendatangi Kantor Bupati, Kantor DPRD, maupun dinas terkait.
Aspirasi yang disampaikan akan diterima langsung oleh pejabat yang bertugas saat itu. Pemerintah daerah menegaskan bahwa mekanisme tersebut lebih mengedepankan komunikasi tatap muka dibandingkan penyampaian melalui surat elektronik.
Penegasan Kewajiban Pajak dan Dukungan Investasi Sehat
Di akhir audiensi, Bupati Pohuwato menekankan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban perpajakan dan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ia mengingatkan agar seluruh kewajiban kepada negara dan daerah dipenuhi sesuai ketentuan.
Pemerintah Kabupaten Pohuwato, lanjutnya, berkomitmen mendukung investasi yang legal, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun demikian, dukungan tersebut tetap disertai penegakan aturan, kepatuhan regulasi, dan perlindungan terhadap lingkungan hidup.
Kunjungan investor asal Jepang ini menjadi bagian dari upaya memastikan rantai pasok biomasa berjalan transparan, akuntabel, dan sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang menjadi perhatian pasar global.(tha/*)













Discussion about this post