Gorontalopost.co.id, POHUWATO -– Kurang lebih ada 10 orang karyawan perusahaan di daerah Pohuwato yang dinyatakan positif menggunakan narkoba. Hal ini sebagaimana hasil test urine yang dilaksanakan oleh pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pohuwato (BNNK Pohuwato).
Kepala BNNK Pohuwato, Alfred Anwar,S.H.,M.H. melalui Kasubag Umum BNNK Pohuwato, Yuyun Patuna,S.E. ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (2/3) menjelaskan, sebagai bentuk komitmen pihak Perusahaan PT Loka Indah Lestari (LIL) dan PT Sawit Tiara Nusa (STN), untuk mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), maka dilakukan test urine terhadap para karyawan. Di mana dalam pelaksanaan kali ini, ada kurang lebih 300 orang yang dilakukan test urine. Mulai dari unsure pimpinan hingga karyawan.
“Dari banyaknya perusahaan yang ada di Pohuwato, hanya PT LIL dan PT STN yang berkomitmen untuk mendukung program P4GN ini. Oleh karena itu, kami dari pihak BNNK Pohuwato terjun langsung untuk melakukan test urine terhadap seluruh karyawan perusahaan,” jelasnya.
Lanjut kata Yuyun, dari hasil test urine terhadap 300 karyawan perusahaan, ditemukan ada sepuluh orang yang positif menggunakan narkotika. Delapan diantaranya menggunakan narkotika jenis sabu-sabu, satu orang menggunakan narkotika jenis ganja dan satu orang lainnya positif menggunakan narkotika jenis morfin.
“Hasil temuan ini telah kami serahkan kepada pihak perusahaan untuk ditindaklanjuti. Dan terkait dengan hal ini, kami pun akan turut memaksimalkan pelaksanaan sosialisasi dan pengawasan terhadap para tenaga kerja yang ada di Pohuwato,” ungkapnya.
Ditambahkan pula, sudah sangat jelas tertuang dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, nomor 11 tahun 2005 tentang pencegahan dan penanggulan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya di tempat kerja.
Oleh karena itu, sangat diharapkan agar perusahaan lain di daerah Pohuwato bisa seperti perusahaan LIL dan STN. Di mana mereka berani berkomitmen untuk mendukung program P4GN.
“Ada banyak perusahaan di daerah Pohuwato. Namun hanya dua perusahaan ini yang berani berkomitmen dengan kami dalam hal pemberantasan penyalahgunaan narkotika,” pungkas Yuyun Patuna didampingi Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Hasan Poiyo,S.Pd.
Sementara itu, informasi lain yang didapatkan Gorontalo Post, sepuluh karyawan yang dinyatakan positif oleh pihak BNNK Pohuwato, saat ini telah diberhentikan oleh pihak perusahaan. Hal ini pula sebagai komitmen perusahaan dalam mendukung program pemberantasan dan penyalahgunaan narkotika. (kif)













Discussion about this post