logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

Gereja AtThohir

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Friday, 16 July 2021
in Disway
0
Gereja AtThohir
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Amang Waron

Reflek Radjimin

Gagal Sukses

Jane Moses

Oleh:
Dahlan Iskan

—-

TERNYATA tidak ada motif rivalitas agama ketika ada gereja berubah menjadi masjid. Di Amerika Serikat. Pun yang berubah menjadi wihara.

“Dengan membeli gereja, kami tidak perlu lagi mengurus izin peruntukan bangunan,” ujar DwiranaSatyavat, ketua Masjid AtThohir, di Los Angeles, AS.

Di sana tidak dibedakan, izin bangunan untuk masjid, gereja, wihara, atau sinagoge. Kalau dalam izin sudah disebut untuk rumah ibadah keagamaan, tidak perlu menyebut untuk agama apa.

Masjid AtThohir itu –atau calon masjid itu– kini lagi direnovasi. Khususnya bagian dalamnya.Sekalian memanfaatkan waktu libur/tutup selama pandemi Covid.

Bagian luar bangunan lama itu dibiarkan tetap sama. Seperti ciri khas gereja.Hanya tanda salibnya yang ditiadakan. Selebihnya tidak diadakan perubahan apa pun. Gedung itu memang masuk cagar budaya.Dianggap gedung bersejarah.Harus dilestarikan.

Gereja itu dibangun pada 1920.Milik masyarakat Amerika keturunan Samoa.Komunitas imigran Samoa banyak meninggalkan wilayah tersebut.Imigran baru datang lebih banyak.Terutama dari Asia.Lalu, gereja itu kosong. Lama sekali. Dijual.Lama juga tidak ada yang membeli.

Tiga tahun lalu, masyarakat Islam Los Angeles ingin membelinya.Mereka berasal dari Indonesia. Mereka menerima bantuan dari pengusaha Indonesia yang dulu kuliah di Los Angeles: Boy Thohir. Ia memperoleh gelar MBA dari Northrop University. Sepulang dari Amerika, Boy menjadi bos besar grup Adaro.PT Adaro adalah produsen batu bara terbesar ke-4 di dunia. Kakak Menteri BUMN Erick Thohir.

Karena itu, masjid baru tersebut diberi nama At Thohir. Artinya: suci. Boy Thohir juga yang membantu biaya pelaksanaan renovasi bagian dalamnya.

“Kalau dalamnya boleh diubah total,” ujar Avat, nama panggilan DwiranaSatyavat.

Meski sering ke Los Angeles, saya tidak tahu semua itu.Saya baru tahu pekan lalu.Tidak sengaja.Saya lagi menelepon Boy Thohir.Tidak diangkat.Lalu, saya WA.Tidak segera dijawab.Tumben.

Ternyata ia lagi di Los Angeles. Saat saya telepon itu, ternyata sedang tengah malam di sana. “Ini lagi lihat pembangunan masjid,” kata Boy Thohir sembilan jam kemudian.

“Masjid apa?” tanya saya.

“Sejak saya kuliah di sini kan kita tidak punya masjid.Kasihan orang-orang Indonesia di Los Angeles,” katanya.

Luas tanah yang dibeli itu 8.346 m2. Ada dua bangunan di situ: gereja dan bangunan rumah dua lantai. Sudah lama sekali kosong.

Lokasi masjid itu, tepatnya, di Korean Town, sekitar 2 km dari Konsulat RI di Los Angeles.

Perubahan interior gereja itu cukup besar. Plafonnya dibuat seolah ada dome di atas sana. Padahal, itu hanya desain di interiornya.Perancang interior itu adalah TariqAbelhadi Architect.

Avat lahir di Surabaya, 62 tahun lalu.Ia besar di Jakarta. Pendidikannya di SMP Katolik Kanisius, Jakarta.SMA-nya di Pangudi Luhur.Lalu, kuliah di akademi sekretariat dan manajerial di fakultas komputer.

Ayahnya laksamana TNI-AL bintang tiga. Campuran Makassar-Jawa. Sudah almarhum.”Pernah menjabat Pangkowilhan,” ujar Avat.

Tahun 1982,Avat ke Los Angeles.Ia melanjutkan kuliah sampai mendapat associate of arts degree (AA) dari Pasadena City College. Bachelor of science degree(BS) dari California State University, Los Angeles. Dan master of business administration degree (MBA) dari West Coast University.

Di AS, ia bekerja, antara lain, di UCLA Health System. Di bagian keuangan.

Begitu lama Avat menetap di Amerika.Ia pun kini sudah sepenuhnya menjadi warga negara Amerika. Demikian juga istrinya yang dari Jakarta.Dan dua anaknya.

Sebelum menjadi ketua MasjidAtThohir,Avat sudah lama aktif di berbagai kegiatan masyarakat. Karena itu,ia berhubungan baik dengan tokoh Tionghoa asal Indonesia di Los Angeles. Ia bersahabat dengan drgIrawan, putra pejuang kemerdekaan, yang menerbitkan media cetak Indonesia Media. Juga, berteman dengan youtuber asal Biak di sana: Butce. Keduanya juga sudah menjadi warga negara Amerika.Sekarang Avat menjadi ketua Indonesia Muslim Foundation (Imfo).Organisasi itu sudah terdaftar di US Federal dan California State. Avat juga menjabat ketua Indonesian Diaspora Network of Southern California (IDN SoCal).

Tidak sulit mencari gereja yang dijual di Amerika.Umumnya gereja lama.Di California saja pernah diiklankan 82 gereja yang dijual.Lihatlah harga di iklan itu.

Apalagi di wilayah yang banyak ditinggalkan imigran generasi pertama. Misalnya, di Buffalo, di utara New York. Dekat air terjun Niagara.Di situ ada dua yang sudah berubah menjadi masjid.Lalu, satu lagi menjadi wiharaBuddha.

Imigran yang datang ke wilayah itu umumnya dari Norwegia dan sekitarnya.Itu tahun 1800-an. Mereka membangun perkampungan sekaligus rumah ibadah.

Sejak 1970-an kian banyak yang meninggalkan Buffalo. Keturunan imigran itu pindah ke daerah yang ekonominya lebih berkembang.

Harga properti di situ pun turun.Imigran dari Asia datang.Dengan berbagai agama mereka.

Mengalir pula ke daerah itu penduduk kulit hitam dari wilayah selatan.Yang punya gereja sendiri –atau pilih tidak ke gereja yang sudah ada.

Di Amerika kelembagaan pemilik aset gereja juga sangat privat.Amerika sangat melindungi wilayah privat.Termasuk pun kalau pemilik gereja itu mau menjualnya.

Tentu banyak juga yang karena orang modern di Amerika tidak rajin lagi ke gereja.

Kekhawatiran menjadi seperti itulah sebagian sinode di Indonesia mulai mengurus kepemilikan aset gereja menjadi aset sinode.Agar tidak lagi menjadi aset pribadi.

Di lingkungan NU, aset lembaga pendidikan juga banyak dimiliki pribadi kiai NU.Bukan dimiliki NU.Tapi, sulit membayangkan ada kiai NU yang menjual aset untuk mal atau gereja.

Sedangkan di lingkungan Muhammadiyah, semua aset lembaga pendidikan dan rumah sakit resmi milik organisasi Muhammadiyah.

Meski banyak gereja yang dijual di Amerika, banyak juga gereja baru.Yang arsitekturnya juga baru. Tidak sama lagi dengan gereja zaman dulu. Lihatlah foto arsitektur gereja modern itu.Lalu, bandingkan dengan masjid baru di Los Angeles yang asalnya gereja.

Zaman berubah. Pun di arsitektur tempat ibadah: masjid maupun gereja. (*)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayGereja AtThohir

Related Posts

--

Amang Waron

Tuesday, 13 January 2026
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--

Reflek Radjimin

Monday, 12 January 2026
Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-

Gagal Sukses

Tuesday, 6 January 2026
Ilustrasi Robert Moses dan Jane Jacobs--Savingplaces

Jane Moses

Monday, 5 January 2026
Jumaane Williams (kiri) Zohran Mamdani dan Mark D. Levine.--

Tiga Serangkai

Sunday, 4 January 2026
--

Bintang 2025

Wednesday, 31 December 2025
Next Post
Kuliah Kades di Gorontalo Ditanggung APBD

Kuliah Kades di Gorontalo Ditanggung APBD

Discussion about this post

Rekomendasi

Tiga pelaku kekerasan seksual di amankan Polres Bone Bolango, Kamis (15/1/2026) Foto: Natharahman/ Gorontalo Post.

Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

Friday, 16 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Lodrik Dantene Kepala Desa Londoun, Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato. Saat di wawancarai

Ekonomi Masyarakat Desa Londoun Meningkat, Tenaga Kerja Banyak Diserap PT BJA

Wednesday, 21 February 2024

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

    590 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.