logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

Pos Pengaduan Herrera

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Sunday, 14 February 2021
in Disway
0
Pos Pengaduan Herrera
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Point 100

Rambo Batman

Omon Kenyataan

Amang Waron

Oleh:
Dahlan Iskan

WAKTU hamil dia harus menjalani suntik obat salina. Hanya itu yang harus dilakukan agar bayi di dalam kandungannyi bisa tumbuh dan selamat.

Bayi itu diketahui tidak punya ginjal. Tidak mungkin bisa lahir hidup. Wanita itu menderita sakit Potter’s Syndrome di saat hamil. Yakni kekurangan cairan yang berfungsi membesarkan janin. Termasuk yang menyerap makanan dan kimia untuk sang janin.

Itu penyakit langka. Tapi karena wanita itu anggota DPR, sakitnyi itu menjadi berita besar. Khususnya di dapilnyi sendiri: negara bagian Washington di pantai barat Amerika.

Tahun 2013, Jaime Herrera, wanita DPR itu, sudah lima tahun kawin dengan Daniel Beutler. Ingin punya anak. Tidak menyangka kalau bayi pertama mereka bermasalah. Sulit pula mengatasinya.

Ide suntik salina itu datang dari pembaca media. Herrera lantas menghubungi banyak rumah sakit di mana-mana. “Tidak ada yang tahu. Bahkan banyak yang menjawab pun tidak,” katanyi.

Nama Herrera minggu ini ngetop lagi. Herrera sudah 9 tahun menjadi anggota DPR pusat.

Herrera kemarin mengajak siapa saja untuk menjadi patriot. Dengan cara: kirimkan padanyi fakta apa saja tentang keburukan Donald Trump. Agar anggota Senat dari Partai Republik tidak lagi mendukung Trump. Terutama saat pemungutan suara –mungkin Senin besok.

Herrera sendiri anggota DPR dari Partai Republik. Tahun lalu dia tidak setuju Trump di-impeach. Sekarang ini dia mendukung keinginan Demokrat untuk meng-impeach Trump.

Bayinyi sendiri lahir dengan selamat. Tetap tanpa memiliki dua ginjal. Ini sangat-sangat langka. Akhirnya, saat hamil itu, Herrera memang berhasil menemukan rumah sakit yang bisa memberi suntikan salina. Yakni John Hopkins Hospital. Lokasi RS di kota Baltimore. Sekitar satu jam dari gedung DPR di Washington DC.

Selama satu bulan, tiap pagi, Herrera diantar suami suntik di John Hopkins. Yang universitasnya, John Hopkins University, kini menjadi pusat data Covid-19. Lewat situs Worldometers-nya.

Rumah sakit sendiri sudah menegaskan bahwa suntikan salina itu sifatnya masih ujicoba. Untuk sebuah penelitian. Tapi siapa tahu berhasil. Herrera tidak keberatan.

Ternyata berhasil. Bayi pun lahir. Diberi nama Abigail. Ketika Abigail berumur dua tahun sang ayah rela menyerahkan satu ginjalnya. Untuk ditransplankan ke Abigail.

Sekarang Abigail sudah punya dua adik. Hanya Herrera yang melahirkan tiga bayi dalam status sebagai anggota DPR.

Sang suami kini memilih bekerja sebagai ”bapak rumah tangga”. Mengasuh tiga anaknya.

Herrera kini sibuk mengurus impeachment terhadap Trump. Dia tidak takut berseberangan dengan partai. Tapi dia perlu paling tidak 16 anggota Senat dari Republik yang mau membelot.

Sidang Senat yang mengadili Trump sendiri ternyata belum selesai. Demokrat ternyata memerlukan waktu 8 jam untuk membeberkan kenapa Trump harus di-impeach. Lima tokoh DPR dari Demokrat bergantian menyampaikannya. Didahului oleh Prof Jamie Raskin (Disway12 Februari).

Yang dari Republik, sebagai pembela Trump, seperti mau cepat-cepat selesai. Waktu 16 jam yang diberikan kepada pengacara Trump hanya dipakai 4 jam.

Kata-kata kunci yang dipakai menyalahkan Trump adalah ini: “kalian harus melawan habis-habisan.” Dalam bahasa Inggris itu lebih terasa insinuative: you have to fight like hell. Itu diucapkan Trump dalam pidato sebelum para pendukungnya menyerbu gedung Capitol 6 Januari lalu.

Oleh Demokrat kalimat itu dianggap hasutan untuk memberontak. Melanggar konstitusi.

Oleh Republik kalimat seperti itu dianggap biasa dalam pidato politik. Banyak politisi, termasuk dari Demokrat, menggunakan kalimat bombastis seperti itu.

Tapi bagi Raskin, Trump adalah seorang presiden. Bukan orang biasa. “Politisi biasa tidak masalah mengucapkan itu. Tapi seorang presiden tidak boleh”.

Republik kelihatannya tidak akan bisa diyakinkan dengan alasan apa pun. Mereka akan tetap di belakang Trump. Ini sudah menyangkut keselamatan partai.

Kecuali, usaha terakhir Herrera, yang membuka pos pengaduan itu, berhasil. Misalnya, Herrera sendiri sudah menemukan fakta baru: ketua fraksi Partai Republik, ternyata sudah pernah menghubungi Trump. Agar Trump mau menenangkan pengikutnya. Tapi Trump menolak.

“Hayo, siapa lagi yang punya fakta baru seperti itu,” ujar Herrera. Dia pun membuka ”pos” ke mana fakta baru itu harus dikirim.

Herrera masih energetik. Umurnyi kini masih 42 tahun. Ayahnyi keturunan Meksiko. Ibunyi keturunan Inggris-Jerman.

Begitu menonjol para wanita di DPR Amerika itu. (*)

Tags: Dahlan IskanDiswayPos Pengaduan Herrera

Related Posts

--

Point 100

Tuesday, 20 January 2026
Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York.--

Omon Kenyataan

Monday, 19 January 2026
--

Rambo Batman

Monday, 19 January 2026
--

Amang Waron

Tuesday, 13 January 2026
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--

Reflek Radjimin

Monday, 12 January 2026
Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-

Gagal Sukses

Tuesday, 6 January 2026
Next Post
Huawei HSBC

Huawei HSBC

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Ridwan Monoarfa

Pilkada Langsung dan Makna Kedaulatan Rakyat

Monday, 19 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026

Pos Populer

  • Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

    Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.