logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Hari Patriotik 23 Januari 1942 dan Komitmen Kemanusiaan Kita  

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Wednesday, 20 January 2021
in Persepsi
0
Guru, Insan Cendekia  dan Panggilan Pengabdian

Fory A Naway

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Batas-Batas Pengobatan

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Dana Abadi Rakyat Gorontalo: Menghidupkan Kembali Semangat Serambi Madinah Melalui Wakaf Produktif

Profesi-Profesi Hebat

Oleh :
Forry Amrin Naway

Peringatan Hari Patriotik 23 Januari 1942 tahun 2021 kali ini, nampaknya sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Disebut demikian, karena tahun ini, peringatan Hari Patriotik, yang juga dapat disebut sebagai Hari Proklamasi kemerdekaan Gorontalo yang dipelopori oleh Pahlawan Nasional Nani Wartabone, diwarnai oleh berbagai peristiwa, mulai dari Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Gorontalo sejak Maret 2020 lalu,  ditambah dengan musibah gempa bumi yang melanda Provinsi Sulawesi Barat, Banjir bandang yang melanda daerah tetangga Kota Manado Sulawesi Utara dan berbagai kejadian lainnya yang melanda daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Yang lebih memprihatinkan lagi, berbagai peristiwa dan kejadian tersebut, tidak hanya mengakibatkan kerugian materi semata, tapi  juga korban jiwa. Awal tahun 2021, Indonesia memang diliputi duka dan nestapa, termasuk di dalamnya kecelakaan pesawat Sriwijaya Air yang menelan korban puluhan nyawa melayang di perairan Banten Jawa Barat.  Di Gorontalo sendiri, pada awal tahun 2021, beberapa wilayah di Gorontalo, di antaranya di Kec. Sumalata dan Biawu juga diterjang banjir bandang yang sempat meresahkan warga.

Sebagai bagian dari warga bangsa, masyarakat Gorontalo tentu prihatin, menaruh simpati dan duka yang mendalam atas musibah yang terjadi di awal tahun ini, baik secara nasional maupun dalam tataran lokal Gorontalo. Seraya bermunajat di keharibaan Sang Maha Pencipta Allah SWT agar Indonesia dijauhkan dari bencana, musibah dan cepat terbebas dari Pandemi Covid-19, kita juga tengah diuji rasa kesetiakawanan sosial kita, solidaritas dan rasa kemanusiaan kita sebagai sesama warga bangsa dan sesama makhluk Allah.

Itulah sebabnya, pada peringatan Hari Patriotik 23 Januari 1942 kali ini, menjadi momentum penting bagi masyarakat Gorontalo, dalam menunjukkan rasa kemanusiaan kita untuk bersama-sama mengulurkan tangan  membantu mereka yang dilanda musibah banjir di Manado dan musibah gempa bumi di Sulawesi Barat serta musibah lainnya yang melanda negeri ini.

Masyarakat Gorontalo sebagai bagian dari warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang sejak dulu memiliki dan menghayati nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme,  tentu tidak elegan hanya berpangku tangan melihat dan menyaksikan warga lainnya di negeri ini yang menderita akibat bencana alam serta musibah lainnya.

Berbagai gerakan dan inisiatif yang dilakukan oleh berbagai organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, seperti Karang Taruna, Gerakan Pramuka, organisasi kemahasiswaan seperti HMI, PMII dan mahasiswa dari  Perguruan Tinggi di Gorontalo,  dapat dijadikan wahana oleh  seluruh elemen masyarakat untuk mengulurkan bantuan, menunjukkan solidaritas dan tergerak  untuk menyisihkan sedikit bantuan yang dapat meringankan beban bagi saudara-saudara kita yang tengah dilanda duka dan nestapa, terutama di Sulawesi Barat dan Manado Sulawesi Utara.

Inisiatif dari para mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang terpanggil turun ke jalan-jalan untuk menghimpun dana dari masyarakat, tidak hanya layak diapresiasi, tapi juga patut kita dukung dengan menyisihkan bantuan sesuai kemampuan dan keikhlasan kita masing-masing.

Patriotisme yang sesungguhnya, dapat dimaknai sebagai sifat kepahlawanan, cinta tanah air, sikap yang teguh, gagah berani, pantang menyerah serta rela berkorban, baik jiwa, raga juga harta untuk kemanusiaan dan kejayaan serta kemakmuran bangsa. Jika berbicara tentang bangsa, berarti  berbicara tentang warga negara dan bangsa. Dengan demikian, membantu dan mengulurkan tangan, menaruh simpati dan bantuan bagi kemanusiaan untuk  sesama warga bangsa, merupakan bagian dari nilai-nilai patriotisme yang kita peringati setiap tahunnya. Bahkan lebih dari itu, dengan membantu dan menyisihkan sedikit harta untuk mereka yang membutuhkan di daerah-daerah lain di Indonesia, merupakan manifestasi dari rasa nasionalisme sebagai warga bangsa.

Dengan begitu, maka nilai-nilai dan semangat patriotik 23 Januari 1942 yang diwariskan oleh para pahlawan Gorontalo, tidak hanya terlihat dan semarak dalam kegiatan seremonial belaka setiap tahunnya, tapi mengkristal dan membumi dalam relung-relung jiwa masyarakat Gorontalo yang senantiasa merasa terpanggil dan rela berkorban bagi kemanusiaan, apalagi bagi sesama warga bangsa.

Peringatan hari patriotik 23 Januari 1942 kali ini dengan begitu, dapat dimaknai sebagai momentum untuk menelaah spirit  patriotisme masyarakat Gorontalo dalam konteks yang lebih konkrit dan bersifat kekinian yang sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan. Patriotisme dalam perspektif kekinian, tidak identik dengan mengangkat senjata mengusir penjajah, tapi lebih dari itu, mengusir dan mengeliminir ke-egoan, materialisme dan individualisme sehingga nilai-nilai kemanusiaan tetap merasuk ke dalan jiwa dan semangat masyarakat Gorontalo.

Peringatan Hari Patriotik 23 Januari 1942 tahun ini di Gorontalo, semoga membawa hikmah tersendiri, paling tidak dapat membangkitkan naluri kemanusiaan, naluri kepedulian, kegotongroyongan, patriotisme, nasionalisme seluruh elemen masyarakat Gorontalo yang tidak hanya menjadi modal dasar dalam membangun fondasi kemajuan yang hakiki, tapi juga dapat membekas menajdi sebuah nilai yang terus terpatri dari generasi ke generasi. Semoga. (***)

Dosen FIP Universitas Negeri Gorontalo
dan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kab. Gorontalo

Tags: forry nawayhari patriotikpersepsi

Related Posts

Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Ridwan Monoarfa

Dana Abadi Rakyat Gorontalo: Menghidupkan Kembali Semangat Serambi Madinah Melalui Wakaf Produktif

Friday, 17 April 2026
Basri Amin

Profesi-Profesi Hebat

Monday, 13 April 2026
Ridwan Monoarfa

Dari Desa Andaleh ke Gorontalo: Mengakhiri Ilusi Peternakan Berbasis Bantuan

Saturday, 11 April 2026
Basri Amin

Kota Gorontalo, ‘298’ Tahun? (Catatan Terbuka kepada Wali Kota)  

Monday, 6 April 2026
Next Post
Peti Taluditi Makan Korban, Dua Penambang Tewas Terseret Material

Peti Taluditi Makan Korban, Dua Penambang Tewas Terseret Material

Discussion about this post

Rekomendasi

Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Pendataan kuburan oleh Lurah Tapa Wirna S Pakaya yang disaksikan langsung oleh para ahli waris atau keluarga dari yang meninggal dunia. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Ahli Waris Protes Pekuburan Keluarga di Terminal 42 Dipindah ke TPU

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Batas-Batas Pengobatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.