logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Bali Lombok

Lukman Husain by Lukman Husain
Saturday, 10 October 2026
in Disway
0

Seaplane yang akan dihadirkan di Lombok.--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

oleh:
Dahlan Iskan

Tanggal 3 Oktober 2026, tidak hanya ada persiapan Grand Prix MotoGP di Lombok; ada juga media baru bernama Disway Lombok –bagian dari jaringan media Disway National Network (DNN).

Saat bertemu Gubernur NTB Lalu Mohamad Iqbal 26 September, saya laporkan kabar baik itu. Pun ketika bertemu Wali Kota Mataram Mohan Roliskana di kesempatan yang sama.

Hari itu saya memang di Mataram: jadi saksi pernikahan keluarga. Pengantin wanita adalah sepupu keponakan saya yang bertugas di Kejati NTB. Pengantin pria adalah staf wali kota Mataram. Gubernur dan Wali kota hadir. Kami ngobrol beberapa hal. Salah satunya soal terbitnya Disway Lombok.

Related Post

Weda Bay

Abuleke Bahlil

Rocky Gerung

Mitra Keracunan


—

Gubernur Mamiq –begitu rakyat NTB biasa memanggil Mohamad Iqbal– tidak kalah gesit. Begitu saya selesai ”mempromosikan” Disway, gubernur ganti promosi Lombok. “Sebentar lagi akan terbit jenis baru transportasi di Lombok,” ujar Gunernur Mamiq.

Jenis angkutan baru itu, katanya, akan bisa meningkatkan pariwisata di Lombok. Yakni seaplane. Atau biasa juga disebut float plane.

“Seaplane itu dari Kanada,” ujar gubernur. Itu jenis pesawat yang bisa mendarat di pantai atau di danau. Tidak harus mendarat di landasan bandara.

Saya, yang baru pulang dari keliling Kanada (bagian timur), langsung tahu apa yang dimaksud Gubernur NTB itu. Yakni pesawat jarak pendek yang di Kanada memang sangat populer.

Di Lombok pesawat seperti itu akan bisa mendarat di pantai Kuta, pantai indah di Lombok Selatan. Atau mendarat di pantai Senggigi dekat untaian pulau Gili Trawangan. Sedang di Bali pesawat itu bisa mendarat di teluk Benoa.

Maka tidak lama lagi turis dari Bali bisa ke Lombok dengan pesawat jenis itu: Benoa–Senggigi atau Benoa–Kuta. Tidak harus lewat bandara Ngurah Rai ke Bandara Lombok di dekat Mandalika.

Pemerintah pusat harusnya senang dengan rencana di Lombok itu. Selama ini angkutan udara Bali-Lombok menggunakan pesawat jenis baling-baling ATR –mondar-mandir Ngurah Rai–Mandalika. Akibatnya landasan pacu di Ngurah Rai sangat “terganggu”: terlalu banyak pesawat kecil naik turun di Ngurah Rai. Itu memakan slot landing dan take off yang kurang efisien. Padahal lebih baik slot itu diberikan ke pesawat-pesawat besar yang membawa turis lebih banyak.

Kalau seaplane benar-benar bisa mengambil alih hubungan turis Bali–Lombok slot di bandara Bali bisa diberikan lebih banyak ke pesawat dari luar negeri. Masih banyak maskapai dari negara lain yang minta slot mendarat di Bali –terpaksa ditolak. Padahal kalau diterima jumlah turis ke Bali akan meningkat –dan sebagiannya akan ke Lombok.

Anda juga sudah tahu: meski beda ukuran, pesawat besar dan kecil itu sama dalam hal penggunaan waktu take off dan landing. Maka, pada dasarnya, bandara super sibuk seperti Ngurah Rai tidak ingin melayani pesawat-pesawat kecil.

Beda dengan bandara Cengkareng Jakarta: punya dua landasan. Bahkan sudah ada ide membangun landasan ketiga. Pendek saja. Khusus untuk pesawat kecil.

Kalau pun Cengkareng penuh masih punya pilihan lain: bandara Halim Perdanakusuma. Bahkan pesawat-pesawat kecil bisa dialihkan ke bandara kecil di Pondok Cabe.

Sedang bandara Ngurah Rai? Itu satu-satunya di Bali. Landasannya pun hanya satu. Tidak mungkin lagi membangun landasan kedua. Tidak ada lahannya. Jarak landasan satu dan landasan kedua harus 1 km. Itu mustahil dibangun di Ngurah Rai. Dipaksakan pun tidak bisa. Bali bisa ”hancur”, terutama pantai Kutanya. Pokoknya mustahil membangun landasan kedua di Ngurah Rai.

Mengalihkan sebagian slot pesawat kecil ke seaplane adalah ide yang sangat baik. Tentu tidak bisa semuanya. Masih harus ada penerbangan pesawat kecil Bali-Bima. Atau Bali Sumbawa Besar.

Pemerintah sendiri punya program membangun bandara baru di sekitar Singaraja. Di Bali utara. Problemnya: itu terlalu jauh. Jalan dari dan menuju ke sana penuh dengan gunung dan perbukitan. Membangun bandara di Singaraja memang tidak sulit tapi menjadi mahal karena harus sekaligus membangun jalan tol ke arah Sanur, Kuta dan Nusa Dua.

Maka seaplane untuk menghubungkan Bali-Lombok adalah ide yang istimewa. Itu menjadi salah satu cara untuk mengurangi kepadatan landasan di Ngurah Rai.

Kalau seaplane yang dimaksud gubernur NTB itu dari Kanada saya bisa menebak: mungkin menggunakan seaplane Twin Otter. Di Kanada yang paling terkenal adalah de Havilland Canada DHC-6 Twin Otter. Bisa 19 penumpang. Dua baling-baling.

Atau jenis DHC-3 yang dua baling-baling. Bisa 12 penumpang. Ada juga jenis yang lebih kecil lagi: DHC-2. Untuk enam penumpang.

Disway Lombok memang baru di Lombok.

Ternyata ada yang lebih baru: program seaplane itu. Bagi Lombok, seaplane lebih penting dari Disway. Melahirkan seaplane di Lombok juga lebih sulit –terutama perizinan dari pemerintah pusat.

Selamat datang Disway Lombok. Selamat datang seaplane Lombok.(DIS)

Tags: catatan dahlan iskanDahlan IskanDiswayharian disway

Related Posts

Weda Bay

Weda Bay

Saturday, 10 October 2026
Abuleke Bahlil

Abuleke Bahlil

Friday, 9 October 2026
Rocky Gerung

Rocky Gerung

Thursday, 8 October 2026
Mitra Keracunan

Mitra Keracunan

Tuesday, 6 October 2026
Polsek Baru

Polsek Baru

Tuesday, 6 October 2026
Jumling Suyudi

Jumling Suyudi

Monday, 5 October 2026
Next Post
Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Mohamad Reza, Putra Gorontalo Terpilih Jabat Dewas RRI 

Mohamad Reza, Putra Gorontalo Terpilih Jabat Dewas RRI 

Thursday, 8 October 2026
Kunjungan Industri: Siswa SMKN 1 Boalemo Geruduk Gorontalo Post

Kunjungan Industri: Siswa SMKN 1 Boalemo Geruduk Gorontalo Post

Friday, 9 October 2026
Pemerintah Siapkan BSU Pekerja Rp 900 Ribu

Pemerintah Siapkan BSU Pekerja Rp 900 Ribu

Tuesday, 6 October 2026
Irjen Nurworo Resmi Kapolda Gorontalo, Tambang Ilegal, Penimbunan BBM Subsidi, dan Tipikor Butuh Keseriusan

Irjen Nurworo Resmi Kapolda Gorontalo, Tambang Ilegal, Penimbunan BBM Subsidi, dan Tipikor Butuh Keseriusan

Monday, 5 October 2026

Pos Populer

  • Mohamad Reza, Putra Gorontalo Terpilih Jabat Dewas RRI 

    Mohamad Reza, Putra Gorontalo Terpilih Jabat Dewas RRI 

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Warisan “Portugis” di Gorontalo

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Sehari Jadi Kapolri, Jenderal Suyudi Mutasi 19 Kapolda, Gorontalo Ikut Berganti

    152 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Usai Mopotilolo, Irjen Pol Nurworo Danang Disambut Pedang Pora di Mapolda Gorontalo 

    64 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Polda Gorontalo Sita Emas dan Merkuri di Lokasi PETI, Dua Orang Jadi Tersangka

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.