logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Jumling Suyudi

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 5 October 2026
in Disway
0
Jumling Suyudi

Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengganti seluruh kapolda di Pulau Jawa.-Disway/Anisha Aprilia -

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

Ini seperti sambaran petir tanpa mendung dan hujan. Baik pelantikannya sebagai kapolri, maupun apa yang dilakukannya setelah jadi kapolri yang baru: Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto –mungkin hari ini ia sudah naik pangkat dari Komjen bintang tiga ke Jenderal Polisi bintang empat.

Tidak sampai 24 jam menduduki jabatan orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Suyudi sudah melakukan mutasi sebanyak 88 perwira tinggi dan menengah –termasuk 17 kapolda se-Indonesia. Rasanya belum pernah ada petir yang sekilat ini sebelumnya.

Related Post

Polsek Baru

Kebatinan Joao

Bahlil Bahlil

Moral Pusbatara

Pelantikannya sebagai Kapolri sendiri tidak kalah kilatnya: Kamis 1 Oktober menjelang siang Suyudi menjalani fit and proper test di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Siang itu juga dilantik sebagai kapolri di Istana. Tidak sempat beredar gunjingan. Kurang dari lima jam setelah itu Presiden Prabowo Subiyanto melantiknya sebagai kapolri.

Fit and proper test-nya pun tidak sampai satu jam. Bahkan tidak sampai setengah jam. DPR langsung setuju dengan usulan Presiden Prabowo. Di hal-hal tertentu proses yang kilat memang ada baiknya: tidak sempat ”masuk angin”.

Tidak pernah ada akselerasi proses sekilat itu. Seolah semuanya dipersiapkan secara rahasia tingkat langit: mulai dari pengiriman surat presiden berisi calon tunggal kapolri ke DPR, undangan pimpinan DPR ke anggota Komisi III, proses sidang fit and proper test calon kapolri di Komisi III, kesimpulan hasil tes, pengiriman hasil tes DPR ke Presiden, terbitnya putusan Presiden, sampai pelantikannya.

Pun apa yang dilakukan kapolri baru Suyudi. Tidak kalah kilatnya. Satu-satunya berita di luar kedinasan setelah pelantikannya hanyalah: Jenderal Suyudi sungkem ke ibunya. Tidak ada berita pesta kegembiraan karena menjadi kapolri.

Rupanya setelah sungkem ke ibunya itu Suyudi langsung ”mengarantina diri” mengutak-atik penggantian 88 pejabat teras di Mabes Polri –sampai ke 17 kapolda: siapa diberhentikan, siapa diganti, siapa mengganti, siapa digeser, siapa yang menggeser. Begitu cepatnya.

Sepertinya Jenderal Polisi Suyudi ingin segera melaksanakan apa yang sudah lama ia inginkan secepatnya lewat tim baru yang kompak dan tegak lurus.

Jangan-jangan para kapolda baru itu harus langsung bertugas tanpa menunggu pelantikan –karena pelantikan hanyalah upacara: yang inti adalah surat tugasnya. Atau tetap melakukan pelantikan tapi serentak: efisien dan tidak makan waktu. Bayangkan kalau harus melantik satu per satu 17 kapolda di provinsi masing-masing. Seolah melantik menjadi pekerjaan pokok.

Publik terlihat menaruh harapan yang sangat besar pada kapolri yang baru. Orang memang sudah tidak percaya pada pidato tapi pidato Suyudi saat jadi kapolri sangat menarik. Juga sangat memberi harapan bahwa Polri akan berubah –tanpa menunggu reformasi Polri yang heboh-heboh. Reformasi terbaik adalah dari dalam dirinya sendiri.

Saya pun mengontak tim Disway di Banten. Saya ingin dapat gambaran seperti apa kiprah Suyudi saat menjadi Kapolda Banten (Juni 2024-Agustus 2025). Ternyata teman-teman Disway Radar Banten sangat terkesan pada Suyudi. Sampai mereka memberi ”gelar” Suyudi sebagai Jenderal Jumling.

“Jumling singkatan Jumat Keliling,” ujar Mashudi, wartawan Radar Banten yang sekarang sudah menjabat direktur di media itu. Jumling itu, kata Mashudi, karena sejak jadi kapolda, Suyudi langsung mengadakan program Jumat Keliling. Seluruh kapolres sampai kapolsek harus salat Jumat berpindah-pindah dari satu masjid ke masjid lainnya di daerah masing-masing.

Suyudi sendiri melakukan hal yang sama. Tiap Jumat ke daerah yang berbeda di Banten. Maka meski Suyudi orang asli Banten rasanya ketika jadi kapolda itulah ia mengenal Banten lebih sampai ke pelosoknya. Setelah remaja Suyudi memang lebih banyak berada di luar Banten.

Mashudi sendiri bekerja pertama sebagai wartawan di Radar Banten. Mulai dari calon reporter, redaktur, pemred, sampai sekarang menjadi direktur. Ia sendiri lahir dan sekolah di Lampung Selatan –kini disebut Kabupaten Pesawaran– dan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Lampung. Ayahnya petani di sana. Kakeknya asal Pandeglang, Banten, yang secara mandiri bertransmigrasi ke Lampung.

“Dengan Jumling itu polisi bisa lebih dekat ke masyarakat,” ujar Suyudi saat itu seperti diingat Mashudi.

“Yang juga menonjol dari Pak Suyudi adalah ketegasannya menghadapi premanisme di Banten,” ujar Mashudi. Wartawan banyak mendapat berita dari Polda soal pemberantasan preman itu. “Preman yang ditangkap sampai 492 orang,” ujar Mashudi –namanya memang satu kata: Mashudi. “Ketua Kadin Cilegon pun ditangkap,” tambahnya.

Anda masih ingat: itu terkait dengan permintaan sang ketua Kadin ke Candra Asri agar memberinya proyek senilai Rp5 triliun. Candra Asri, perusahaan milik Prayogo Pangestu, memang akan membangun proyek petrochemical di Cilegon yang bernilai lebih Rp50 triliun.

Jenderal Suyudi juga punya program yang disebut Poliran –Polisi Peduli Pengangguran. Rupanya Suyudi melihat pengangguran adalah akar terjadinya kriminalitas, premanisme, dan ketidakstabilan keamanan. Wartawan di Banten mencatat Polda banyak melakukan pelatihan ketrampilan dan magang. Mereka yang sudah ikut pelatihan disalurkan ke perusahaan-perusahaan untuk magang kerja. Setelah punya pengalaman kerja para pengangguran bisa punya pilihan lebih banyak.

Yang menonjol lainnya dari Suyudi: penegakan disiplin di internal polisi di Polda sendiri. Terutama kalau ada polisi yang main-main dengan narkoba. Suyudi sangat menonjol soal narkoba ini –tak ayal kalau setelah menjadi kapolda ia menjabat kepala BNN –Badan Narkotika Nasional. Dari BNN ia langsung jadi kapolri.

“Kalau ada polisi yang tidak disiplin atau main-main narkoba dikirim ke pesantren, hidup di pesantren selama dua minggu,” ujar Mashudi.

“Apa kesukaan makanan daerah Suyudi?”

“Jejorong,” ujar Mashudi.

Sebagai orang asli Pandeglang Suyudi makan jejorong sejak kecil. Itu kue khas Pandeglang sampai Lebak. Anda sudah tahu apa itu jejorong: kue kukus dibungkus daun pisang. Bagian bawahnya gula aren, tengahnya tepung, atasnya santan. Gula arennya tidak dicairkan sehingga setelah dikukus bisa menyatu dengan tepung bagian bawah –tidak sampai meleleh. Gurih. Enak. Apalagi saat dimakan waktu masih hangat.

Di lingkungan keluarga, Suyudi sangat rendah hati. Jauh dari kesan arogan. Setiap berkunjung ke keluarga di Pandeglang maupun Rangkasbitung Suyudi tidak pernah berpakaian dinas. Ketika ditanya soal itu ia mengatakan agar hubungan bisa lebih kekeluargaan.

Dari semua itu saya terkesan dengan keberaniannya memberantas premanisme di sekitar perusahaan. Kini dengan jabatan Kapolri Suyudi pasti tahu salah satu gangguan terbesar iklim investasi bukanlah perizinan tapi premanisme dengan segala bentuknya. Atau itu menjadi salah satu instruksi utamanya kepada semua Kapolda baru.

Wajar dari kapolri baru muncul banyak harapan baru –sampai harapan itu ternyata tinggal harapan. (DIS)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayharian diswayJumling Suyudi

Related Posts

Polsek Baru

Polsek Baru

Tuesday, 6 October 2026
Kebatinan Joao

Kebatinan Joao

Saturday, 3 October 2026
Bahlil Bahlil

Bahlil Bahlil

Friday, 2 October 2026
Moral Pusbatara

Moral Pusbatara

Friday, 2 October 2026
Komunikasi Xi

Komunikasi Xi

Wednesday, 30 September 2026
Gus Kikin

Gus Kikin

Tuesday, 29 September 2026
Next Post
Gubernur Gusnar Bagikan 153 Alsintan untuk Petani di Kabupaten Gorontalo, Akses Sentra Juga Pertanian Diperkuat

Gubernur Gusnar Bagikan 153 Alsintan untuk Petani di Kabupaten Gorontalo, Akses Sentra Juga Pertanian Diperkuat

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Basri Amin

Warisan “Portugis” di Gorontalo

Monday, 5 October 2026
Sehari Jadi Kapolri, Jenderal Suyudi Mutasi 19 Kapolda, Gorontalo Ikut Berganti

Sehari Jadi Kapolri, Jenderal Suyudi Mutasi 19 Kapolda, Gorontalo Ikut Berganti

Saturday, 3 October 2026
Irjen Nurworo Resmi Kapolda Gorontalo, Tambang Ilegal, Penimbunan BBM Subsidi, dan Tipikor Butuh Keseriusan

Irjen Nurworo Resmi Kapolda Gorontalo, Tambang Ilegal, Penimbunan BBM Subsidi, dan Tipikor Butuh Keseriusan

Monday, 5 October 2026
Kapolri Tunjuk Eks Kasatgas MBG Polri Irjen Pol Nurworo Danang Jadi Kapolda Gorontalo

Kapolri Tunjuk Eks Kasatgas MBG Polri Irjen Pol Nurworo Danang Jadi Kapolda Gorontalo

Saturday, 3 October 2026

Pos Populer

  • BREAKING NEWS: KPK Geledah Rumah Mewah  di Liluwo Gorontalo, Diduga Milik Seorang Pengusaha

    BREAKING NEWS: KPK Geledah Rumah Mewah di Liluwo Gorontalo, Diduga Milik Seorang Pengusaha

    352 shares
    Share 141 Tweet 88
  • Sehari Jadi Kapolri, Jenderal Suyudi Mutasi 19 Kapolda, Gorontalo Ikut Berganti

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Direktur RS Ainun Turun Pangkat, BKD Ajukan Pemberhentian Jabatan ke BKN

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Lima Jam KPK Geledah Rumah Haji Pulu di Liluwo, Diduga Terkait Korupsi Bupati Bolmut

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Otak Tanaman dan Jiwa Kehidupan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.