Gorontalopost.co.id GORONTALO — Persaingan untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo memasuki tahapan penting. Lima pejabat dinyatakan mengikuti proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi tersebut.
Saat ini, kelima peserta tengah menjalani assessment kompetensi manajerial serta kompetensi sosial kultural yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Provinsi Gorontalo. Tahapan tersebut menjadi bagian dari rangkaian seleksi sebelum peserta masuk pada tahapan penilaian oleh Panitia Seleksi (Pansel).
Kepala BKPSDM Kota Gorontalo, Mulki Datau, melalui Kepala Bidang Mutasi, Pensiun, Status dan Informasi Administrasi ASN, Yulianti Katili, mengatakan proses seleksi akan berlanjut pada tahapan Pansel. “Insyaallah pelaksanaannya mulai tanggal 28 hingga 29 September,” kata Yulianti.
Lima peserta yang mengikuti seleksi tersebut berasal dari lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Mereka yakni Iskandar Moerad, yang saat ini menjabat Asisten I Setda Kota Gorontalo; Meydi N. Silangen, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR); serta Norman Monoarfa, Sekretaris DPRD Kota Gorontalo.
Dua nama lainnya adalah Andris Amir, staf ahli Setda Kota Gorontalo, dan Yusuf Huntuwa yang berasal dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.
Dengan lima peserta tersebut, proses pengisian jabatan Sekda Kota Gorontalo kini memasuki rangkaian seleksi kompetensi. Hasil dari seluruh tahapan nantinya menjadi dasar dalam proses penetapan calon Sekda sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Jabatan Sekda memiliki posisi strategis dalam birokrasi pemerintah daerah karena berperan membantu kepala daerah dalam mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan kebijakan daerah.(adv)














Discussion about this post