Gorontalopost.co.id, BONE BOLANGO — Kemarau panjang mulai menyulitkan warga di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Persediaan air bersih yang semakin terbatas membuat puluhan keluarga di Desa Tamboo dan Desa Lonuo membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut direspons dengan penyaluran 11.500 liter air bersih oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango bersama Palang Merah Indonesia (PMI), Selasa (15/9/2026).
Bantuan itu menyasar dua wilayah yang terdampak kekurangan air. Di Dusun III Upomela, Desa Tamboo, air bersih diberikan kepada 17 kepala keluarga atau 54 jiwa. Sedangkan di Dusun I, Desa Lonuo, distribusi diperuntukkan bagi 31 kepala keluarga atau 101 jiwa.
Proses penyaluran turut didampingi Bhabinkamtibmas Desa Tamboo dan Desa Lonuo, AIPDA Muhammad Indra Wahyudi Kamasa, personel Polsek Tilongkabila, Polres Bone Bolango.
Kehadiran petugas kepolisian di lokasi bukan sekadar memastikan distribusi berjalan tertib. Bhabinkamtibmas juga membantu menghubungkan kebutuhan warga dengan unsur terkait, terutama ketika persoalan air bersih mulai dirasakan langsung masyarakat akibat kondisi kemarau.
Bagi warga yang terdampak, pasokan air tersebut menjadi bantuan penting di tengah terbatasnya sumber air yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Penyaluran berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 WITA.
BPBD dan PMI bersama aparat kepolisian memastikan distribusi air dapat diterima warga di dua desa tersebut. Kondisi ini sekaligus menunjukkan dampak kemarau yang mulai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Jika musim kering berkepanjangan, kebutuhan pasokan air bersih berpotensi terus meningkat sehingga penanganan tidak cukup hanya dilakukan sesaat, tetapi perlu disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
Kapolsek Tilongkabila IPTU Nailla Zahra Maharani, S.Tr.K. turut mengawasi kegiatan tersebut. Penyaluran air bersih berlangsung aman dan lancar. Kolaborasi BPBD, PMI, pemerintah desa dan kepolisian diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air warga selama sumber air masih terdampak kemarau. (roy)













Discussion about this post