Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Politeknik Kesehatan Gorontalo terus mendorong tumbuhnya minat kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan alumni. Upaya tersebut dilakukan dengan membekali peserta keterampilan mengolah pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai jual.
Langkah itu diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Pengembangan Kewirausahaan dengan mengangkat pemanfaatan biji sambiki atau biji labu kuning sebagai bahan baku produk pangan.
Kegiatan yang berlangsung Juni hingga Agustus 2026 tersebut diikuti 20 mahasiswa dan alumni Jurusan Gizi. Program ini diketuai Ayu Bulan Febry K D, SKM, MM, bersama tiga dosen lainnya, yakni Fitri Yani Arbie, S.ST, M.Kes, Anna Y. Pomalingo, S.Gz., M.Kes, dan Deddy Alif Utama, SKM., M.Kes.
Ketua Tim, Ayu Bulan Febry K D mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada keterampilan membuat produk, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan bagi mahasiswa dan alumni.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mahasiswa dan alumni tidak hanya berpikir untuk mencari pekerjaan setelah lulus, tetapi juga mampu melihat peluang usaha dari potensi pangan lokal yang ada di Gorontalo,” ujar Feby. Menurutnya, peserta juga mendapatkan pendampingan terkait pengembangan usaha, mulai dari pengolahan produk, pengemasan, desain label, hingga pemasaran.
Pendampingan dilaksanakan di UMKM Dahlia dengan melibatkan Leni Haras. Peserta diberikan motivasi kewirausahaan sekaligus wawasan mengenai pengurusan perizinan produk makanan.
Dari pelatihan tersebut, peserta berhasil menghasilkan sejumlah produk olahan yang menarik dan beragam. Di antaranya Piska (Pia Kacang Ijo), Crispy Brownies, Pumkin Stik, Cookies Labu Chips, serta Pumkies (Mini Cookies Biji Labu Kuning).
Feby berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal lahirnya wirausaha muda dari lingkungan Poltekkes Gorontalo yang mampu mengembangkan produk pangan lokal dengan nilai ekonomi sekaligus kandungan gizi.
“Harapannya akan muncul wirausaha muda yang andal dan mampu menjadikan pangan lokal Gorontalo sebagai produk unggulan yang memiliki nilai jual,” tandasnya. (Tr-76/Adv)











Discussion about this post