Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Tak hanya menikmati, Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Aldhaheri langsung mempromosikan wisata Hiu Paus Botubarani kepada wisatawan yang datang ke Indonesia. Ia menyebut pengalaman berinteraksi dengan hiu paus di perairan Botubarani sebagai sesuatu yang menyenangkan dan layak menjadi tujuan wisata.
Abdulla menikmati langsung wisata Hiu Paus Botubarani di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (12/8/2026), di sela kunjungannya ke Gorontalo untuk menjajaki peluang kerja sama antara UEA dan pemerintah daerah.
Tiba sekitar pukul 07.00 WITA, Abdulla langsung menuju perairan Botubarani. Ia didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Bone Bolango, Sultan Kalupe.
Dubes Abdulla kemudian menaiki perahu nelayan untuk mendekati hiu paus yang menjadi ikon wisata Botubarani. Ia bahkan berkesempatan menggunakan perahu transparan untuk melihat lebih dekat ikan raksasa tersebut, sebelum momen itu diabadikan menggunakan drone. Pengalaman tersebut rupanya meninggalkan kesan kuat bagi Abdulla.
“Terima kasih banyak sudah melayani kami pagi ini. Ini merupakan pengalaman yang menyenangkan, pemandangan yang luar biasa. Sherly adalah ikan yang cantik dan kita bisa mendekatinya tanpa rasa khawatir,” kata Abdulla.
Bukan sekadar pujian, Abdulla bahkan secara terbuka merekomendasikan Hiu Paus Botubarani kepada wisatawan, termasuk warga UEA yang berkunjung ke Indonesia. “Saya merekomendasikan kepada yang mengunjungi Indonesia dan khususnya Gorontalo untuk datang dan berkunjung ke pantai yang indah ini untuk melihat dari dekat hewan yang akrab disapa Sherly ini,” ujarnya.
Promosi spontan dari seorang diplomat asing itu menjadi nilai tambah bagi destinasi wisata Hiu Paus Botubarani. Apalagi, UEA merupakan salah satu negara yang memiliki potensi pasar wisatawan mancanegara. Bagi Abdulla, kunjungannya ke Gorontalo bukan sekadar agenda diplomatik.
Ia berharap kunjungan tersebut menjadi pintu masuk bagi hubungan yang lebih konkret antara UEA dan Gorontalo di berbagai bidang. Kunjungan Abdulla merupakan bagian dari rangkaian penjajakan kerja sama dengan pemerintah daerah. Sebelumnya, ia bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengunjungi pabrik pengolahan kelapa di Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.
Agenda Abdulla di Gorontalo juga berlanjut dengan mendengarkan paparan mengenai peluang investasi daerah dan meninjau lokasi pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Centre. Ia juga dijadwalkan mengunjungi pameran UMKM, meninjau proyek pembangunan Bendungan Bulango Ulu serta menikmati objek wisata Danau Perintis.
Dengan demikian, kunjungan Abdulla ke Botubarani tidak berhenti pada pengalaman menikmati wisata. Sherly kini ikut mendapat “promosi diplomatik” untuk dikenalkan lebih luas kepada wisatawan yang datang ke Indonesia. (tro)














Discussion about this post