gorontalopost.co.id – Unit pelaksana teknis dinas (UPTD) Puskesmas Ilangata, terus menunjukkan komitmennya dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui pelaksanaan Program Menu Sehat Balita Cegah Stunting. Program yang dimulai sejak 24 Juni 2026 ini telah berlangsung selama 28 hari, dan terlaksana dengan baik serta mendapat sambutan positif dari masyarakat di seluruh wilayah kerja UPTD Puskesmas Ilangata.
Progam ini menyasar 54 balita dengan berat badan tidak naik, 25 balita berat badan kurang, dan 11 balita gizi kurang, mereka menerima Manfaat Menu Sehat Balita Cegah Stunting.
Selama pelaksanaan program, petugas gizi bersama tenaga kesehatan melakukan penyiapan dan pendistribusian menu sehat kepada balita sasaran secara rutin. Menu yang diberikan terdiri dari makanan bergizi seimbang yang mengandung sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, serta buah sebagai pelengkap kebutuhan vitamin dan mineral. Seluruh menu disusun sesuai prinsip gizi seimbang untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi balita pada masa pertumbuhan.

Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pola makan sehat, kebersihan makanan, serta pemantauan pertumbuhan balita secara berkala.
Apa Itu Menu Sehat Balita Cegah Stunting?
Menu Sehat Balita Cegah Stunting merupakan salah satu bentuk intervensi gizi spesifik berupa pemberian makanan bergizi yang dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan zat gizi balita, terutama bagi balita yang berisiko mengalami gangguan pertumbuhan atau stunting.
Melalui menu yang bervariasi dan memenuhi kebutuhan energi, protein, vitamin, dan mineral, diharapkan status gizi balita dapat meningkat sehingga pertumbuhan tinggi badan dan perkembangan anak berlangsung secara optimal.
Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam waktu lama. Pencegahannya memerlukan perhatian sejak dini melalui pemenuhan gizi yang cukup, pelayanan kesehatan yang baik, sanitasi yang layak, serta pola asuh yang tepat.

Dukungan Lintas Sektor Sangat Menentukan Keberhasilan
Keberhasilan pelaksanaan Program Menu Sehat Balita Cegah Stunting tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Pemerintah desa, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, aparat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh tenaga kesehatan berkolaborasi dalam mendata sasaran, menyiapkan distribusi makanan, melakukan kunjungan rumah, hingga memantau perkembangan balita penerima manfaat.
Sinergi lintas sektor menjadi kekuatan utama agar seluruh balita sasaran dapat memperoleh pelayanan secara tepat waktu dan tepat sasaran. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Peran Orang Tua Menjadi Kunci Utama
Selain dukungan tenaga kesehatan dan pemerintah, keberhasilan program juga sangat dipengaruhi oleh peran aktif orang tua. Orang tua diharapkan selalu memberikan menu yang telah diterima kepada anak sesuai anjuran, menjaga kebersihan makanan, serta membiasakan anak mengonsumsi makanan bergizi setiap hari. (tro)











Discussion about this post