gorontalopost.co.id – Sebanyak 46 peserta terbaik Kafilah Kota Gorontalo resmi dilepas untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026. Pelepasan yang dipimpin Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, mewakili Wali Kota Adhan Dambea, berlangsung di Bandhayo Lo Yiladia, Kamis (2/7/2026).
Keberangkatan kafilah tersebut menjadi langkah awal Kota Gorontalo dalam upaya mempertahankan tradisi prestasi pada ajang MTQ tingkat provinsi yang akan digelar pada 3–7 Juli 2026 dengan diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.
Dalam kesempatan itu, Pelaksana Harian (Plh) Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Gorontalo, Iskandar Moerad, melaporkan bahwa seluruh peserta telah melalui proses pembinaan dan training center secara intensif sehingga dinilai siap bersaing pada berbagai cabang perlombaan.
Sebanyak 46 peserta akan mengikuti cabang Tilawah Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, hingga Syarhil Al-Qur’an. Mereka berasal dari berbagai kategori, mulai golongan anak-anak, remaja, hingga dewasa dengan tingkatan hafalan yang berbeda.
Iskandar optimistis seluruh peserta mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mempertahankan gelar juara umum yang selama ini menjadi kebanggaan Kota Gorontalo.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, sportivitas, akhlak, serta kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
Selain itu, ia meminta panitia dan official memastikan seluruh aspek teknis maupun keamanan berjalan optimal agar para peserta dapat tampil maksimal.
“Semoga seluruh kafilah mampu mengharumkan nama Kota Gorontalo dan kembali membawa prestasi terbaik pada MTQ Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, menegaskan bahwa MTQ tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi untuk meraih gelar juara, tetapi juga menjadi media syiar Islam dan implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ bukan hanya soal siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan terus menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Indra.
Ia mengingatkan bahwa Kota Gorontalo memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan pada ajang MTQ tingkat provinsi.
Untuk itu, mempertahankan gelar juara umum membutuhkan kerja keras, kesiapan mental, disiplin, dan niat yang lurus sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.
Indra juga berpesan kepada seluruh peserta, pelatih, dan official agar menjaga kekompakan, nama baik daerah, serta menunjukkan akhlak yang baik selama mengikuti perlombaan.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada LPTQ Kota Gorontalo, para pelatih, pembina, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendampingi proses pembinaan hingga pemberangkatan kafilah.(adv)












Discussion about this post