logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Kampung Jawa – Gorontalo (Ziarah dan Sejarah)

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 29 June 2026
in Persepsi
0
Basri Amin

Basri Amin

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Dunia Olahraga Dalam Pusaran Korupsi: Antara Kemarau Prestasi dan Badai Integritas

Kampus – Kampus Kita

Kemerdekaan Harus Membebaskan Rakyat dari Ketergantungan

Kota yang Mencari Anak-anaknya, 81 Tahun Merdeka, Saatnya Anak Kembali Bersekolah

oleh:
Basri Amin

AKAR tradisi tentang ”ziarah” kepada leluhur tertanam-dalam di masyarakat Islam (Jawa dan Gorontalo). Sampai hari ini, di Gorontalo, penampakan kuburan-kuburan orang tua dan keluarga di sekitar rumah dan permukiman masih menjadi penanda sejarah yang mudah diamati dan dijelaskan. Penentuan ”pemakaman keluarga” juga masih sangat tampak di mana-mana. Sebagian gerbangnya ditata mewah dan unik pula penempatan lingkungan dalamnya!

Bagi masyarakat Jawa-Tondano-Gorontalo, peletakan dan kedudukan per-makam-an keluarga dan leluhur menjadi posisi yang sangat penting. Terlebih karena mereka mewariskan tradisi keagamaan ber-ziarah- yang sangat khas. Dikenal dengan istilah Punggoan. Ini adalah salah-satu penggalan sosio-spiritual masyarakat Jaton dalam memuliakan bulan suci Ramadan.

Tradisi Punggoan yang dihayati dan yang diwariskan sejauh ini oleh masyarakat Jawa Tondano (Jaton) di Gorontalo telah melewati perkembangan sejarah yang panjang. Di baliknya terbentang narasi kebudayaan yang unik karena melintasi tradisi Islam – Jawa, bertahan dan berkembang di Tondano (Minahasa) dan mengalami “migrasi tradisi” ke Gorontalo sejak awal abad ke-20, ketika ekspansi politik kolonial masih berlangsung.

Tradisi Punggoan merupakan rangkaian tradisi Jaton yang multi-makna karena tidak terlepas dari “tradisi Islam” dan pandangan hidup (worldview) mengenai relasi kematian dan penghayatan kehidupan di kalangan masyarakat Jawa (Babcock, 1989: 133; Geertz, 1992; Partokusumo, 1995; Woodward, 1999; ).Simpul tradisinya terpelihara melalui hubungan-hubungan sosial, spiritual dan kepemimpinan lokal yang dijalani oleh masyarakat Jawa Tondano di mana biografi keagamaan (kesalehan individu, Kyai/Ulama/Wali) disejajarkan dengan solidaritas tertentu (ketertiban sosial, kepemimpinan, dan musyawarah kampung berbasis agraris).Semua rangkaian ini beririsan kuat dengan ruang-ruang pertumbuhan spiritual dan etika sosial yang dijalani makna-maknanya sebelum dan sesudah Bulan Puasa Ramadan.

Pengetahuan tradisi dan prosesi pewarisannya merupakan masalah paling krusial dewasa ini dalam rangka “pemajuan kebudayaan” bangsa Indonesia. Generasi yang berubah, mobilitas penduduk dan teknologi yang tersedia tidak serta-merta memediasi pendalaman pengetahuan dan pengalaman kultural yang setara dengan generasi sebelumnya. Sehingga, kesenjangan wawasan, pemaknaan dan pemeliharaan tradisi tampaknya makin mengemuka di Gorontalo. Belum lagi karena “dokumentasi tradisi” belum seluruhnya dikerjakan dengan kaidah-kaidah yang memadai, baik secara kultural maupun intelektual (Amin, 2012). Dalam kasus Tradisi Punggoan, berdasarkan penelusuran kami, sampai saat ini kita belum sepenuhnya menemukan hasil kajian yang memadai metodenya dan meyakinkan analisisnya.

Kita bisa memulai dari Desa Yosonegoro – Kampung Jawa tertua di Gorontalo–. Sangat agraris dan agamais. Karakter agraris masyarakat Jaton karena membawa pengetahuan bertani dan mempraktikannya di Yosonegoro hingga saat ini. Pun demikian dengan karakter agamais karena kebiasaan  memakmurkan masjid. Banyak tradisi yang dilakukan masyarakat Jawa Tondano dipusatkan di Masjid di antaranya: naderan, maleman/kenduri, ba’do ketupat, bahkan pernikahan dan prosesi doa sunatan wajib dilaksanakan di masjid.

Di Yosonegoro, dua masjid utama yang menandai sejarah panjang masyarakatnya, yakni  Al-Muttaqin dan Masjid Al-Mubaraq. Pembangunannya dari dua masa yang berbeda. Masjid Al-Muttaqin usianya lebih tua. Di bangun sekitar tahun 1914 dan mulai difungsikan pada tahun 1915. Kehadiran masjid ini juga menjadi artefak penanda hadirnya masyarakat Jawa Tondano di Desa Yosonegoro. Di masjid ini terdapat sejumlah artefak seperti beduk, kentungan, mimbar serta 16 tiang (4 tiang Soko Guru) yang berusia ratusan tahun –sejak digunakan generasi awal Jaton di Yosonegoro.

Di Gorontalo, masih sering kita jumpai dokumentasi tradisi/budaya yang tidak akurat, disebabkan karena: tidak berdasarkan kajian (data) lapangan dan telaah historis yang memadai, dikerjakan tergesa-tergesa oleh orang-orang yang tidak sepenuhnya komit dan kompeten, tidak partisipatif dengan pelaku kunci tradisi serta kurang ‘imajinatif’ dalam memaknai setiap tahapan, perlakuan tertentu dan nilai-nilai dasar ‘tradisi-agama’ yang menjadi acuan utama sebuah tradisi dan perubahan-perubahan orientasi sosial yang menyertainya. Sebagai dampaknya, masyarakat tidak sepenuhnya memiliki “pegangan” pengetahuan yang otentik, lembaga-lembaga pendidikan cukup terbatas memiliki sumber/rujukan pembelajaran dan media sosial dijejali dengan dokumentasi tradisi tanpa basis riset yang memadai dan kredibel. ***

Tags: basri aminCatatan basri aminkampung jawaspektrum sosial

Related Posts

Dari Agromaritim ke Blue-Green-Gold Economy: Jalan Baru Gorontalo Menuju Pertumbuhan yang Inklusif dan Berkelanjutan

Dunia Olahraga Dalam Pusaran Korupsi: Antara Kemarau Prestasi dan Badai Integritas

Monday, 24 August 2026
Basri Amin

Kampus – Kampus Kita

Monday, 24 August 2026
Ridwan Monoarfa

Kemerdekaan Harus Membebaskan Rakyat dari Ketergantungan

Thursday, 20 August 2026
Husin Ali

Kota yang Mencari Anak-anaknya, 81 Tahun Merdeka, Saatnya Anak Kembali Bersekolah

Wednesday, 19 August 2026
Empat Puluh Hari Tanpa Rachmat Gobel: Politik sebagai Jalan Pengabdian

Empat Puluh Hari Tanpa Rachmat Gobel: Politik sebagai Jalan Pengabdian

Tuesday, 18 August 2026
Muh. Amier Arham

Merdeka dari Kesenjangan

Tuesday, 18 August 2026
Next Post
Honda DAW Bagikan Tips #Cari_Aman, Riding Boleh Stylish Keselamatan Tetap Prioritas

Honda DAW Bagikan Tips #Cari_Aman, Riding Boleh Stylish Keselamatan Tetap Prioritas

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Dari Gorontalo ke Jepang, Dellacious Coffee Mulai Merambah Pasar Global

Dari Gorontalo ke Jepang, Dellacious Coffee Mulai Merambah Pasar Global

Tuesday, 25 August 2026
KKI 2026: Penjualan UMKM Gorontalo Melonjak 186,8 Persen

KKI 2026: Penjualan UMKM Gorontalo Melonjak 186,8 Persen

Tuesday, 25 August 2026
KKI 2026: Empat UMKM Gorontalo Bawa Karawo dan Pangan Lokal Menembus Panggung Nasional

KKI 2026: Empat UMKM Gorontalo Bawa Karawo dan Pangan Lokal Menembus Panggung Nasional

Saturday, 22 August 2026
Lupa Servis Motor? Daya Auto Bikin Jadwal Perawatan Honda Lebih Teratur

Lupa Servis Motor? Daya Auto Bikin Jadwal Perawatan Honda Lebih Teratur

Tuesday, 25 August 2026

Pos Populer

  • Pengabmas Perkuat Peran Kader dan Dukun dalam Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kehamilan

    Pengabmas Perkuat Peran Kader dan Dukun dalam Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kehamilan

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • KKI 2026: Empat UMKM Gorontalo Bawa Karawo dan Pangan Lokal Menembus Panggung Nasional

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Poltekkes Kemenkes Perkuat Peran Kader Desa Bunggalo Kendalikan Diabetes Melitus

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Poltekkes Gorontalo Gencarkan Edukasi Diabetes, Jus Buah Naga Jadi Pilihan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Mantap! Kontingen Gorontalo Raih Award Pemberitaan Terbaik Jamnas 2026

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.