logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Rujak Ambon

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 21 May 2026
in Disway
0
--

--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

JANGAN baca lanjutan cerita perjalanan saya ke kepulauan Banda pagi ini. Ada kejadian yang lebih penting: ada sidang pleno DPR pukul 09.00 hari ini. Bukan sembarang pleno: Presiden Prabowo dikabarkan akan menyampaikan pidato penting bagi Anda.

Bagi ekonomi Indonesia. Saking pentingnya isi pidato itu, sampai saya takut memprediksi apa saja isinya. Anda sudah tahu: Pleno DPR hari ini bersamaan dengan hari Kebangkitan Nasional. Yakni Harkitnas ke-118 –ada angka delapannya!

Related Post

Kenari Tua

Rumah Pala

New Rhun

Tuntutan Tinggi

Maka daripada berisiko membahas prediksi isi pidato itu lebih baik meneruskan cerita perjalanan ke Banda.

Tiket pesawat Ambon-Banda tidak bisa dipesan dari Jakarta atau Surabaya. Maka begitu mendarat di Ambon kami langsung bertanya: di mana bisa beli tiket pesawat ke Banda. “Di sana. Di loket Smart Aviation,” ujar petugas bandara Pattimura.

Kami pun ke loket yang dimaksud. Hari itu tidak ada pesawat ke Banda Naira. Adanya keesokan harinya. Tapi penuh. Satu kursi pun tidak tersisa. “Yang minggu depan pun penuh,” kata petugas Smart Aviation milik Pongky Majaya itu.

Pongky dulunya dikenal pengusaha valuta asing. Tahun 2016 lalu mendirikan perusahaan penerbangan tidak berjadwal. Operasinya di wilayah Maluku dan Papua. Smart sudah memiliki 16 unit Caravan, 3 unit Pilatus, 3 unit Cessna, dan 1 unit helikopter.

Tidak dapat seat pesawat tidak masalah. Masih ada kapal dari Ambon ke Banda. Tinggal pilih. Kapal Pelni sembilan jam. Ada kapal kayu: 12 jam. Saya pilih kapal cepat: lima jam.

Tidak ada kapal ke Banda hari itu. Yang ada keesokan harinya: Cantika88. Mirip kapal cepat Batam-Singapura. Berarti harus bermalam di Ambon.

Dari bandara saya membawa lapar ke kantor Cantika. Beli tiket Cantika lebih penting daripada makan siang. Kami pun ke kantornya Cantika. Di pusat kota Ambon.

Jarak dari bandara ke kota Ambon kini lebih dekat setengahnya. Yakni sejak ada jembatan besar yang melintas di atas laut: tepat di leher teluk Ambon: Jembatan Merah Putih. Tidak perlu lagi memutari huruf ”U” yang menggambarkan bentuk teluk Ambon.

Tiba di kantor Cantika kami bisa pilih kursi. Ada tiga pilihan: Rp 500.000, Rp 750.000, dan Rp 1 juta. Sekalian membeli untuk pulang ke Ambon: empat hari kemudian.

Urusan tiket beres. Ganti urusan perut. Sudah pukul 15.00. Nanggung. Cari makanan kecil saja. Ada makanan Ambon yang belum pernah saya makan di masa lalu: rujak Ambon. Tempat rujaknya jauh sekali: di Tulehu –bagian dari pulau Ambon yang menghadap ke pulau Saparua. Semua penjual rujak disatukan di pantai Natsepa yang berpasir.

Lebih 25 penjual rujak Ambon dideretkan di pantai itu. Tinggal pilih. Kami tidak tahu yang mana rujak yang paling Ambon. Milihnya pakai feeling. Tidak pakai lama. Bikin keputusan membangun tol di laut Bali saja bisa cepat apalagi cuma milih rujak Ambon.

Kekhasan rujak Ambon ternyata rasa asam-sepatnya. Di Jawa rasa itu datang dari pisang kluthuk yang berbiji. Di Ambon rasa itu didatangkan dari Banda: daging buah pala yang diparut. Pembeda lainnya: tidak pakai acan atau trasi. Gulanya aren dari Sulawesi. Kacang tanahnya digoreng minyak dengan porsi murah hati.

Maka sore itu saya melanggar konstitusi pribadi yang sudah lama saya pertahankan sekuat tenaga: makan manis. Ini semata-mata demi rujak Ambon. Saya memakannya dengan unsur yang meringankan: ini kan bukan manis gula pasir dari tebu.

Kembali ke kota Ambon kami melewati bagian dasar huruf ”U” teluk Ambon. Di situlah resto apung terbesar di Ambon berada. Pemilik resto itu masih famili dengan pemilik perusahaan kapal Cantika nomor berapa pun.

Menu makan malam hari itu: papeda dengan kuah ikan kuning, ikan bakar dabu-dabu, sayur bunga pepaya, kangkung, dan jus pala. Inilah sayur bunga pepaya yang terus terbayang rasanya. Saya pikir dalam-dalam: mengapa begitu enaknya. Kesimpulan saya: masaknya pakai kenari!

Kelak, empat hari kemudian, saya ulangi pesan menu yang sama. Kali ini sayur bunga pepayanya satu porsi untuk saya sendiri.

Malam itu saya ke satu proyek di Ambon. Sampai malam. Setelah itu barulah menuju hotel. Mampir tidur. Pagi-pagi harus ke Tulehu lagi. Dari dermaga Tulehulah kapal cepat ke Banda berangkat.

Saya menyesal membeli tiket termahal. Kabin untuk kelas terbaik ini ternyata di bagian atas-depan kapal. Duduk di tempat seperti itu berarti akan menerima goyangan ombak lebih kuat. Bisa pusing diayun gelombang.

Kelak, baliknya, kursi itu tidak saya tempati. Kami pilih di bagian bawah paling belakang kapal. Di dek terbuka. Lebih tenang. Bisa menulis banyak artikel tanpa pusing kepala. Juga bisa podcast bersama Sasa untuk Dismorning hari itu.

Tiba di Banda pun kami belum tahu akan bermalam di hotel apa. Pengetahuan tentang Banda tidak banyak. Saya juga tidak mau terpengaruh pendapat orang. Maka mobil yang menawarkan diri untuk kami saya minta keliling kota dulu. Kami mau banding-bandingkan hotel mana yang memenuhi selera.

Pilihan kami jatuh ke hotel di depan Benteng Banda.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

--

Kenari Tua

Wednesday, 20 May 2026
Ilustrasi pala di Pulau Rhun, pulau yang sempat "ditukar guling" dengan Pulau Manhattan di Amerika.--

Rumah Pala

Monday, 18 May 2026
Pulau Rhun vs Pulau Manhattan.--

New Rhun

Monday, 18 May 2026
Tuntutan Tinggi

Tuntutan Tinggi

Friday, 15 May 2026
Guncangan Transisi

Guncangan Transisi

Thursday, 14 May 2026
--

Tahu Digigit

Wednesday, 13 May 2026
Next Post
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea didampingi Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, menyerahkan SK pergantian nama jalan kepada keluarga yang namanya diabadikan sebagai nama jalan di Kota Gorontalo, Rabu (20/5/2026). (Foto: Prokopim)

Pemkot Resmikan Tiga Nama Jalan Baru, Abadikan Semangat Juang Tokoh Bangsa dan Daerah

Discussion about this post

Rekomendasi

Kondidisi Ruas jalan Rocky Katili Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo semakin lama semakin parah kerusakannya. Kini jalan tersebut mirip kolam ikan. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Jalan Roky Katili Mirip Kolam, Bahayakan Pengendara, Halaman Alfamart Jadi Alternatif

Thursday, 21 May 2026
Juara Baca Puisi, Rifat Monoarfa Waliki UNG di Peksimnas 2026

Juara Baca Puisi, Rifat Monoarfa Waliki UNG di Peksimnas 2026

Thursday, 21 May 2026
Fauzai S. Masuara

OSPENAS 2026, Mahasiswsa UNG Raih Perunggu

Thursday, 21 May 2026
Gusnar Ismail

Gusnar: Istri Pejabat jadi Gas–Rem Korupsi, Pejabat Pemprov Boyong Pasangan Ikuti Bimtek KPK

Thursday, 21 May 2026

Pos Populer

  • Penertiban PETI di Desa Batu Kramat Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo, Gorontalo Rabu (14/5/2026). (Foto: Roy/Gorontalo Post).

    Picu Kerusakan Lingkungan Kian Parah, Penambang Liar Paguyaman Diburu Polisi

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Jalan Roky Katili Mirip Kolam, Bahayakan Pengendara, Halaman Alfamart Jadi Alternatif

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Juara Baca Puisi, Rifat Monoarfa Waliki UNG di Peksimnas 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • 73 Rumah Di Desa Olimohulo Asparaga Tergenang, Banjir Langganan Perlu Penangan Serius

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Aplikasi Halo Stroke, Masyarakat Dipermudah Mengakses Informasi Kesehatan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.