gorontalopost.co.id – Euforia kelulusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di Kota Gorontalo kembali diwarnai aksi konvoi kendaraan bermotor yang memicu keresahan masyarakat. Ratusan pelajar turun ke jalan merayakan kelulusan dengan berkeliling kota hingga berkumpul di kawasan wisata Pantai Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Selasa (5/5) sekitar pukul 16.20 WITA.
Pantaun Gorontalo Post, aksi konvoi tersebut terpantau melintasi sejumlah ruas jalan utama. Diantaranya, Jalan Nani Wartabone, Jalan Panjaitan, hingga Jalan Sudirman. Para siswa tampak berboncengan menggunakan sepeda motor, sambil mengenakan seragam sekolah yang telah dicorat-coret menggunakan spidol dan cat, sebagai bentuk perayaan kelulusan. Namun, perayaan tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum. Selain menyebabkan kemacetan dibeberapa titik, banyak dari peserta konvoi tidak menggunakan helm, sehingga mengabaikan keselamatan berlalu lintas.
Situasi semakin menarik ketika rombongan pelajar memasuki wilayah Leato Selatan. Sejumlah warga setempat terlihat telah berkumpul di pinggir jalan dan melakukan aksi penyiraman air kotor serta oli bekas ke arah para pelajar yang melintas.
Iswan Masrin (40) warga setempat saat diwawancarai mengungkapkan, tindakan yang mereka lakukan bukan tanpa alasan. Menurutnya, aksi itu merupakan bentuk teguran kepada para siswa, agar tidak melakukan konvoi yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Setiap kali ada konvoi kelulusan yang melintas di sini, biasanya memang disiram air kotor dan oli bekas. Ini sebagai bentuk peringatan agar mereka tidak lagi melakukan konvoi di jalan, karena selain menyebabkan kemacetan, jalan di sini juga cukup sempit,” ujar Iswan.
Ditambahkan pula, sebagian besar sekolah sebenarnya telah mengeluarkan imbauan kepada siswa untuk tidak merayakan kelulusan dengan konvoi di jalan raya. Oleh karena itu, warga berharap para pelajar dapat mematuhi aturan tersebut demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Sementara itu di wilayah Pohuwato, untuk mengantisipasi terjadinya konvoi, pihak Kepolisian disiagakan. Selain turun ke sekolah untuk melakukan sosialisasi serta imbauan, personel Polres Pohuwato pula turut memaksimalkan pelaksanaan patroli, guna mengantisipasi adanya konvoi atau hal-hal yang dapat mengganggu Kamtibmas. (tha/kif)











Discussion about this post