gorontalopost.co.id- Program UMKM Naik Kelas terus digagas, bahkan tak sekadar naik kelas, UMKM didorong untuk bisa menembus pasar global dengan menghadirkan produk kualitas eksport. Bank Indonesia Gorontalo, merupakan salah satu pihak yang konsisten dengan program UMKM naik kelas. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, baru-baru ini menyebut, jika UMKM menjadi salah satu pondasi utama ekonomi di Gorontalo.
Makanya, Gubernur Gusnar juga mendorong agar UMKM terus tumbuh, untuk sekotor permodalan, Gubernur berharap pelaku UMKM mendapat akses luas pembiayaan dari perbankkan. Ia meminta pelaku UMKM untuk mengubah cara pandang terhadap kredit perbankan, bukan sebagai bantuan sosial, melainkan sebagai modal strategis untuk mengembangkan dan membesarkan usaha.
Gubernur menegaskan bahwa UMKM kini telah menjadi salah satu dari dua pondasi utama ekonomi Gorontalo, bersanding dengan sektor pertanian. Transformasi ini terjadi sejak tahun 2015, seiring bergesernya peran ekonomi pertanian dan tumbuhnya sektor UMKM secara signifikan.
Hal tersebut tercermin dari data pertumbuhan ekonomi Gorontalo tahun 2025 yang mencapai 5,17 persen, berada di atas rata-rata nasional, meski kapasitas fiskal daerah tengah mengalami tekanan. “Jangan dilihat kredit itu sebagai bantuan sosial. Beranilah tanda tangan kontrak, pinjam uang bank, yang penting kalkulasinya benar, insyaallah tumbuh berkembang,” tegasnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa UMKM tidak cukup hanya sekadar memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga. UMKM harus bertransformasi menjadi pemain yang lebih besar dan mampu menentukan arah pembangunan daerah.
Untuk itu, pelaku UMKM didorong berani memanfaatkan akses perbankan sebagai instrumen pengembangan usaha. Gubernur menyampaikan visi transformasi penyelenggaraan Gebyar UMKM ke depan. Ia berharap dalam dua hingga tiga tahun mendatang, ajang tahunan tersebut tidak lagi diselenggarakan oleh pemerintah, melainkan sepenuhnya digerakkan oleh sektor swasta sebagai wujud kemandirian pelaku usaha. “Mindset kita sekarang, kalau bukan pemerintah yang di depan panggung, acaranya tidak berasa apa-apa. Ini harus kita geser. Kita harus jadi pelaku bisnis sehingga ekonomi akan tumbuh dengan cepat,” tambahnya. (tro)













Discussion about this post