Gorontalopost.co.id — Pengurus Badan Pengurus Daerah(BPD) Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Provinsi Gorontalo resmi dikukuhkan dan dilanti, Jumat (24/4), bertempat di Grand Palace Covention Center (GPCC) Kota Gorontalo.
Pengurus APPMI Provinsi Gorontalo untuk periode hingga tahun 2029 ini dilantik berdasarkan SK BPP APPMI 003/SK/BPP-APPMI/I/2026 yang ditandatangani langsung ketua umum BPP APPMI Popy Dharsono, dengan ketua BPD APPMI Gorontalo, Budi Muda.
Kepada Gorontalo Post, Budi Muda mengatakan, APPMI memiliki tugas dan tanggungjawab untuk menghimpun perancang pengusaha mode Indonesia yang ada di Gorontalo ke dalam wadah asosisasi. “Tentunya untuk menyatukan dan memadukan aspirasi, visi dna misi asosiasi perancang pengusaha mode Indonesia,”ujarnya.
Termasuk kata dia, memperjuangkan APPMI dalam mendapatlan keadilan dan kesempatan berusaha, dan mendorong pengembangan kreativitas daya cipta keperancangan mode yang ada di Gorontalo.
“Termasuk merumuskan dan mewujudkan iklim usaha dalam perekonomian Indonesia yang harmonis antar usaha kecil, menengah, dan besar,”terangnya. Budi mengatakan, kehadiran APPMI di Gorontalo akan siap mengembangkan dunia mode di daerah ini agar bisa lebih bersaing ditingkat nasional maupun mancangara.
Acara palentikan tersebut turut dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Ir. Hj. Nani Ismail Mokodongan, MM, yang secara khusus mengapresiasi kehadiran APPMI Gorontalo. Ketua Dekranasda berharap APPMI Gorontalo dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk terus mengembangkan dunia mode di Gorontalo.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momen penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan sektor mode, kerajinan, di daerah,” ujarnya.
Ia berharap para pengurus yang dilantik dapat bekerja keras, berinovasi, dan mampu bersaing dalam mengembangkan industri kerajinan, khususnya di bidang mode berbasis Karawo.
Menurutnya, peningkatan kreativitas para pengrajin dari tahun ke tahun menunjukkan potensi besar yang perlu terus didorong. Nani menyebut, Gorontalo patut bersyukur karena memiliki karawo, kain sulam khas daerah yang bisa dikembangkan sebagai mode berdaya saing tinggi.
Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana. Kegiatan pelantikan sendiri berlangsung ditengah penyelenggaran gebyar UMKM yang digagas Bank Indonesia. (mg-05)













Discussion about this post