Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyentil kondisi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini masih bergantung pada bahan baku dari luar daerah.
Padahal, menurutnya, Gorontalo memiliki banyak penyuluh dan petani yang seharusnya bisa mengisi kebutuhan tersebut. Pernyataan itu disampaikan Gubernur Gusnar dalam kegiatan silaturahim Gubernur Gorontalo sebagai Wakil Pemerintah Pusat di Daerah di Kantor BRMP Provinsi Gorontalo, Rabu (22/4).
“Dapur MBG sekarang itu masih sebagian besar membeli bahan baku dari luar. Seharusnya kita punya penyuluh banyak, petani kita banyak. Kenapa kita tidak gerakkan itu?” tegasnya.
Gusnar meminta para penyuluh untuk turun langsung menggerakkan petani di sekitar program agar menanam sayuran serta mengembangkan peternakan ayam dan produksi telur.
Ia menegaskan bahwa setiap Satuan Pelayanan Bahan Gizi (SPBG) semestinya membeli bahan baku dari lingkungan terdekatnya. “Jadi saya berharap para insan agro-maritim ini bekerja mendukung itu,” ujarnya.
Gusnar menekankan bahwa jika rantai pasok MBG diisi oleh produksi lokal, manfaatnya akan terasa ganda memperbaiki kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi desa.
“Imbasnya mungkin tidak terasa secara langsung, tapi dari sisi gizi bisa terasa. Dan yang paling penting, dari sisi ekonomi, ini menggerakkan ekonomi desa kita,” katanya. Ia menegaskan penyuluh menjadi ujung tombak karena berperan langsung mendampingi petani di lapangan. (mg-07)











Discussion about this post