Gorontalopost.co.id, GORONTALO -– Kurang lebih tujuh orang nelayan warga Desa Buladu, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara, berhasil dievakuasi oleh personel Polairud Polda Gorontalo melalui Pos Polairud Sumalata, yang terdampar di Pulau Mas akibat perahu mereka mengalami kerusakan setelah dihantam gelombang tinggi, pada Sabtu (18/4).
Awalnya, peristiwa itu dilaporkan oleh Kepala Desa Buladu sekitar pukul 08.20 Wita kepada personel Pos Polairud Sumalata. Menindaklanjuti laporan itu, personel segera melakukan verifikasi data korban, serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) terkait langkah evakuasi, mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Tim gabungan yang terdiri dari personel Pos Polairud Sumalata bersama Pokmaswas dan masyarakat setempat, bergerak cepat menuju Pulau Mas yang berjarak kurang lebih 1,79 mil laut dari Pos Polairud. Proses evakuasi dilakukan menggunakan dua unit perahu milik Pokmaswas.
Berkat respons cepat dan sinergi yang baik antar unsur di lapangan, seluruh korban yakni Irwan Gobel (41), Mahyani Wasami (40), Suryani Karim (38), Mei Wasami (38), Ningsih (40), Herman Majabi (44) dan Aldi (23), berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Mereka kemudian dibawa ke Desa Buladu.
Keberhasilan ini menjadi bukti kesiapsiagaan serta dedikasi personel Polairud dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat di wilayah perairan. (kif)













Discussion about this post