Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Meskipun Lapak penjual ikan telah menjamur di hampir semua wilayah di Kota maupun Kabupaten Gorontalo. Namun, ternyata Tempat Pelelangan Ikan (TPI) masih menjadi tujuan Utama warga pecinta seafood.
Pantauan Gorontalo Post, Rabu (8/4/2026) sejak pukul 05.30 Wita, TPI di Kota Gorontalo sudah mulai ramai dengan para nelayan yang mulai menurunkan ikan hasil tangkapan mereka.
Para pedagang dari luar TPI maupun pedagang di dalam TPI sudah menunggu untuk membeli ikan yang dijual minimal pengambilan satu basket untuk setiap satu jenis ikan.
Sekitar pukul 06.00 para pengunjung sudah mulai ramai. Tujuan mereka tak lain mencari ikan segar berkualitas tinggi. Pasalnya, di TPI nelayan langsung menjual hasil tangkapannya, sehingga harga lebih kompetitif dan kesegarannya terjamin.
Aktivitas tawar-menawar juga menciptakan pengalaman menarik yang tidak akan ditemukan di pasar biasa. Selain itu, kita bisa memilih sendiri ikan terbaik dari hasil tangkapan hari itu.
“Ya, meskipun jauh dari rumah saya lebih memilih berbelanja ikan di pelelangan ikan. Selain harganya murah, juga kualitasnya terjamin,”kata Lutfia Martiany warga Kelurahan Bulotadaa Timur Kecamatan Sipatana kepada wartawan media ini.
Menurutnya, Harga ikan di lapak hampir dua kali lipat harganya dibandingkan dengan Harga di Pelelangan Ikan. Dia memberi contoh untuk ikan Tuna, di lapak dipatok dengan Harga Rp 80 ribu, tetapi di TPI dijual dengan Harga Rp 50 Ribu. Begitupun dengan jenis ikan yang lain.
Sementara itu salah satu pedagang di TPI mengatakan, bahwa ikan di lapak dibeli dari TPI sehingga wajar bila harganya lebih mahal karena ditambah dengan biaya transportasi. (roy)












Discussion about this post