logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Kisah Saleha Laiya, Petugas Kebersihan di UNG, Demi Keluarga Belasan Tahun jadi ‘Tukang Sapu’

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 9 April 2026
in Metropolis
0
PENUH DEDIKASI: Saleha Laiya salah satu petugas kebersihan di UNG yang telah belasan tahun mengabdi. (foto: dok/gorontalopost)

PENUH DEDIKASI: Saleha Laiya salah satu petugas kebersihan di UNG yang telah belasan tahun mengabdi. (foto: dok/gorontalopost)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Di balik megahnya gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo, ada sepasang tangan yang tak pernah lelah mengayunkan sapu lidi sejak fajar menyingsing. Saleha Laiya, atau yang akrab disapa Tante Saleha, adalah potret nyata seorang ibu yang melipat gengsinya rapat-rapat demi memastikan dapur tetap mengepul dan harga diri keluarganya tetap terjaga.

 

Pukul 06.00 WITA, saat sebagian besar orang masih terlelap, Tante Saleha sudah berdiri tegak di pelataran kampus. Wanita kelahiran 1979 ini memulai harinya dengan debu dan guguran daun kering. Baginya, setiap sampah yang ia pungut adalah kepingan rezeki yang ia kumpulkan untuk suami dan anak-anaknya.

Tiga belas tahun bukanlah waktu yang singkat untuk setia pada satu profesi. Tante Saleha mengenang masa lalunya sebagai buruh cuci pakaian. Kala itu, upah yang ia terima sangat kecil, bahkan sering kali tidak cukup untuk sekadar menyambung lapar.

Related Post

Jalan Bongo II Diblokir, Rumah Warga ‘Bermandi’ Debu Akibat Truk Pengangkut Material Proyek

Polda Gorontalo Evaluasi Tata Kelola SPPG

Dugaan Suap di Polsek Bulango Tidak Benar

Jabatan Kabag SDM Polres Boalemo Diserahkan ke Kapolres

Namun, nasib membawanya ke koridor kampus ini, tempat di mana ia kini mengabdi sebagai tulang punggung utama. “Suami saya sekarang sering sakit-sakitan, tidak kuat lagi bekerja di sawah. Jadi sekarang saya yang harus berdiri paling depan,” ucapnya dengan nada tegar namun sarat beban.

Meski hanya mengantongi ijazah SDN 56 Libuo, Tante Saleha tidak pernah merasa kecil hati. Ia berhasil membuktikan bahwa keterbatasan pendidikan bukan penghalang untuk menjadi pahlawan bagi anak-anaknya. Melalui setiap bulir keringatnya, ia berhasil menyekolahkan kedua putranya hingga lulus SMA.

Ada binar kebahagiaan di matanya saat menceritakan putra sulungnya. Setelah sempat menganggur beberapa lama setelah lulus sekolah, kini sang anak telah bergabung bersamanya sebagai petugas kebersihan di kampus yang sama. “Baru dua bulan dia kerja di sini. Alhamdulillah, sekarang kami bisa berjuang bersama-sama,” tambahnya.

Tante Saleha tidak butuh kendaraan mewah untuk bekerja. Cukup dengan berjalan kaki selama tiga menit dari rumah sederhananya, ia sudah sampai di area tugasnya. Di sini, ia merasa dimanusiakan.

Di lingkungan para akademisi yang terdidik, ia merasa nyaman karena tidak pernah ada yang memandang rendah profesinya sebagai penyapu jalan. “Orang-orang di sini baik, mereka terdidik jadi tidak ada yang mencela saya. Itulah yang membuat saya betah sampai 13 tahun,” ungkapnya penuh syukur.

Setiap menjelang Idulfitri, selembar amplop THR dan bingkisan hari raya menjadi penghibur lara baginya dan ratusan rekan sejawat lainnya. Baginya, itu bukan sekadar bonus, melainkan pengakuan atas lelah yang ia curahkan sepanjang tahun.

Kisah Tante Saleha adalah pengingat bahwa pahlawan tidak selalu memakai jubah. Terkadang, mereka memakai seragam petugas kebersihan, menggenggam sapu lidi, dan berjalan dengan kepala tegak meski hanya lulusan SD. Di balik setiap sudut kampus yang bersih, ada cinta seorang ibu yang tak pernah gugur meski musim berganti. (MG-02)

Tags: Kisah Saleha LaiyaPetugas Kebersihan di UNGSaleha LaiyaUniversitas Negeri Gorontalo

Related Posts

Warga Dusun Purwojati 4, Desa Bongo II, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo memblokir jalan menggunakan palang bambu, Rabu (8/4). (Foto: Istimewa).

Jalan Bongo II Diblokir, Rumah Warga ‘Bermandi’ Debu Akibat Truk Pengangkut Material Proyek

Thursday, 9 April 2026
Penyerahan jabatan Kabag SDM Polres Boalemo kepada Kapolres Boalemo, AKBP Sigit Rahayudi,S.I.K., Senin (6/4).

Jabatan Kabag SDM Polres Boalemo Diserahkan ke Kapolres

Thursday, 9 April 2026
RL terduga pelaku pelecehan seksual kepada sejumlah mahasiswi di halte kampus 4 UNG menyampaikan permohonan maaf melalui video setelah ditengani kepolisian. (foto: tangkapan layar)

Edan! di Halte Kampus UNG, Pria Ini Pamerkan ‘Anunya’ di Hadapan Mahasiswi

Thursday, 9 April 2026
Tim Evaluasi dari Polda Gorontalo yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Ahmad Pardomuan,S.I.K.,M.H., saat melakukan peninjauan di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pohuwato.

Polda Gorontalo Evaluasi Tata Kelola SPPG

Thursday, 9 April 2026
Kasie Humas Polres Bone Bolango, AKP Jhon Karel Nusi saat memberikan keterangan terkait dengan adanya dugaan suap oleh personel Polsek Bulango.

Dugaan Suap di Polsek Bulango Tidak Benar

Thursday, 9 April 2026
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede.

Aksi Blokade Tambang Berujung Pemeriksaan Aktivis oleh Ditreskrimsus

Thursday, 9 April 2026
Next Post
Gubernur Gusnar Ajak Air Asia Layani Rute Gorontalo

Gubernur Gusnar Ajak Air Asia Layani Rute Gorontalo

Discussion about this post

Rekomendasi

Anggota Propam Polres Pohuwato saat melakukan pemeriksaan terhadap seorang oknum anggota, terkait dengan postingan sejumlah uang melalui media sosial (Medsos).

Oknum Polisi Pohuwato Pamer Duit Miliaran Sebut Hasil Transaksi Emas, Kini Ditangani Propam

Tuesday, 7 April 2026
Wagub Idah Sidak Lagi Dapur MBG, Sudah 25 SPPG di Gorontalo Ditutup

Wagub Idah Sidak Lagi Dapur MBG, Sudah 25 SPPG di Gorontalo Ditutup

Wednesday, 8 April 2026
NASIB PENAMBANG: Massa aksi gabungan masyarakat penambang dan mahasiswa mendatangi Rudis Gubernur meminta bertemu Gubernur Gusnar Ismail, terkait pertambangan rakyat, Senin (6/4). (foto : Aviva Dinanti Lambalano/mg/gorontalopost)

Penambang Geruduk Rudis Gubernur, Minta Sikap Gubernur Terkait Larangan Jual Beli Emas

Tuesday, 7 April 2026
Polisi Amankan Excavator di Lokasi PETI Hulawa, Ditemukan Sementara Beroperasi, Operator Turut Diamankan

Polisi Amankan Excavator di Lokasi PETI Hulawa, Ditemukan Sementara Beroperasi, Operator Turut Diamankan

Wednesday, 8 April 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Kota Gorontalo, ‘298’ Tahun? (Catatan Terbuka kepada Wali Kota)  

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • 16 SPPG Gorontalo Ditutup, Idah: Ada yang Terkait IPAL 

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Oknum Polisi Pohuwato Pamer Duit Miliaran Sebut Hasil Transaksi Emas, Kini Ditangani Propam

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Ketupat Lebaran dan ‘Islam Jawa’ di Sulawesi

    216 shares
    Share 86 Tweet 54
  • Polda Tahan Seorang Pemuda di Gorontalo, Diduga Lakukan Pencabulan Terhadap Anak di Bawah Umur

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.