logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Dodol ‘Kampung Jawa’ Mulai Disiapkan Sambut Perayaan Ketupat

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 26 March 2026
in Headline
0
Sejumlah pekerja sedang memproses pembuatan dodol khas Gorontalo, menjelang perayaan Ketupat di di Desa Kaliyoso, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo. (Foto : Natharahman/ Gorontalo Post)

Sejumlah pekerja sedang memproses pembuatan dodol khas Gorontalo, menjelang perayaan Ketupat di di Desa Kaliyoso, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo. (Foto : Natharahman/ Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id — Sejumlah warga di Desa Kaliyoso, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo atau Kampung Jawa, mulai disibukkan dengan persiapan jelang perayaan ketupat yang akan digelar pada Sabtu mendatang.

Salah satu tradisi yang tetap dipertahankan adalah pembuatan dodol, sajian khas yang selalu hadir untuk menyambut para tamu sekaligus menjadi buah tangan bagi pengunjung. Aktivitas pembuatan dodol tampak mulai meningkat beberapa hari terakhir.

Warga setempat memanfaatkan momen ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga melayani pesanan dari masyarakat yang ingin menikmati kuliner khas tersebut. Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan setelah hari raya Idul fitri di wilayah tersebut.

Rasyid Patamani, salah satu warga pembuat dodol mengaku telah memulai proses produksi sejak jauh hari. Ia merupakan pembuat dodol yang telah menekuni usaha ini selama puluhan tahun.

Related Post

Sirene Tsunami Gorut Dibunyikan, Warga Datangi Pantai Sambil Live

Kasus KONI, Hari Ini Adhan ke Kejati

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Menurutnya, permintaan dodol selalu meningkat menjelang perayaan ketupat, sehingga persiapan bahan baku dan tenaga menjadi hal yang sangat penting. “Setiap tahun kami sudah terbiasa memproduksi dodol dalam jumlah besar. Selain untuk konsumsi sendiri, banyak juga pesanan dari warga lain dengan berbagai varian rasa,” ujarnya saat ditemui, Rabu (25/3)

Ia menjelaskan, dodol yang diproduksi tidak hanya memiliki rasa original, tetapi juga dikembangkan dengan tambahan bahan seperti kacang dan durian untuk memberikan variasi cita rasa. Inovasi tersebut dilakukan guna memenuhi selera konsumen yang semakin beragam.

Dalam proses pembuatannya, bahan dasar yang digunakan antara lain beras ketan, santan kelapa, dan gula merah. Seluruh bahan tersebut dimasak secara perlahan dengan teknik tradisional hingga menghasilkan tekstur khas dodol yang legit dan kenyal.

Rasyid menuturkan, hampir setiap tahun memproduksi hingga lebih dari 100 kilogram dodol dalam beberapa kali proses. Dari jumlah tersebut, dapat dihasilkan sekitar 400 hingga ribuan bungkus, tergantung ukuran kemasan yang digunakan. Produksi dalam skala besar ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan saat perayaan berlangsung.

Lebih dari sekadar makanan, dodol memiliki makna sosial yang kuat bagi masyarakat setempat. Hidangan ini menjadi simbol kebersamaan dan keramahan, terutama saat warga menggelar tradisi open house. Para tamu yang datang tidak hanya disuguhi makanan di tempat, tetapi juga diberikan dodol untuk dibawa pulang sebagai tanda penghormatan.

Menariknya, sebagian besar dodol tersebut dibagikan secara cuma-cuma kepada para tamu. Hal ini menjadi bentuk kearifan lokal yang mencerminkan nilai gotong royong dan kehangatan dalam menyambut silaturahmi antarwarga.

Meski terlihat sederhana, proses pembuatan dodol membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni sekitar tujuh hingga delapan jam. Proses ini menuntut ketelatenan dan kesabaran tinggi, mulai dari pengadukan hingga mencapai tingkat kematangan yang sempurna. “Prosesnya memang panjang dan cukup melelahkan, tetapi sudah menjadi tradisi yang kami jalani setiap tahun,” tambahnya.(tha)

Tags: Dodol 'Kampung JawaPerayaan KetupatTradisi GorontaloTradisi Ketupat Gorontalo

Related Posts

DEKATI PANTAI - Pihak berwenang di Gorontalo Utara memantau kondisi pasang surut air di Pelabuhan Kwandang, Senin (8/6). (ANTARA/Susanti Sako)

Sirene Tsunami Gorut Dibunyikan, Warga Datangi Pantai Sambil Live

Tuesday, 9 June 2026
Adhan Dambea

Kasus KONI, Hari Ini Adhan ke Kejati

Tuesday, 9 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026
Mohammad Kilat Wartabone Semasa Hidup

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Monday, 8 June 2026
Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Saturday, 6 June 2026
Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Friday, 5 June 2026
Next Post
Kapolsek Tapa Iptu Ismet Ishak mengidentifikasi satu persatu panah wayer dan pisau badik milik pelaku.

Panah Wayer Kembali Meresahkan, Gercep Kapolsek Tapa Ciduk Pelaku Penyerangan Sajam

Discussion about this post

Rekomendasi

Petugas kepolisian mengamankan Pasutri di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Senin (8/6/2026) dini hari.

Resahkan Warga, Pasutri Berantem Diamankan Polisi

Tuesday, 9 June 2026
Barang bukti satu unit motor yang di curi tetangganya, berhasil di amankan jajaran Polres Bone Bolango. Senin (8/6).Foto : (Natharahman/ Gorontalo Post).

Polres Bone Bolango Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Ternyata Teman Dekat Korban

Wednesday, 10 June 2026
Sejumlah barang bukti miras berbagai jenis merek yang berhasil diamankan jajaran Polres Bone Bolango. Senin (8/6) (foto: Natharahman/Gorontalo Post).

Operasi Pekat Otanaha Berhasil Bongkar Peredaran Miras di Bone Bolango

Wednesday, 10 June 2026
Suasana perayaan HUT ke-68 Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea pada Ahad (7/6/2026) malam, di rumah pribadinya. (Foto: Prokopim)

Perayaan HUT ke-68 Adhan, Tak Pake APBD, Dirayakan Bareng Anak Yatim

Tuesday, 9 June 2026

Pos Populer

  • Petugas kepolisian mengamankan Pasutri di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Senin (8/6/2026) dini hari.

    Resahkan Warga, Pasutri Berantem Diamankan Polisi

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.