logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Bullshit Jobs, Ilusi Pembangunan, dan Jalan Birokrasi Entrepreneur di Gorontalo

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 26 February 2026
in Persepsi
0
Ridwan Monoarfa

Ridwan Monoarfa

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Ridwan Monoarfa

Antropolog David Graeber memperkenalkan istilah bullshit jobs untuk menyebut pekerjaan yang secara sosial tidak benar-benar dibutuhkan, tidak menghasilkan nilai nyata, dan ironisnya, kesia-siaannya sering disadari oleh pelakunya sendiri. Pekerjaan ini tetap lestari karena dipelihara oleh sistem demi menjaga citra bahwa “sesuatu sedang dikerjakan”.

Konsep ini menjadi sangat relevan ketika pembangunan tampak melaju kencang di atas kertas dan panggung seremonial, namun realitas ekonomi rakyat berjalan di tempat. Di Gorontalo, gejalanya nyata: kalender kegiatan yang padat, rapat rutin yang bergulir, hingga laporan yang menumpuk demi memenuhi indikator kinerja formal. Namun, jika pembangunan diukur dari transformasi struktur ekonomi—bukan riuhnya aktivitas—hasilnya jauh lebih sunyi.

Berdasarkan data BPS Provinsi Gorontalo, perekonomian Gorontalo tahun 2025 tumbuh di angka 5,71 persen. Sementara itu, angka kemiskinan per September 2025 masih berada di level 12,62 persen. Meski ada penurunan tipis, fakta bahwa belasan persen rakyat kita masih terjebak di bawah garis kemiskinan di tengah ratusan miliar serapan anggaran setiap tahunnya mengonfirmasi satu hal: yang menguat hanyalah tampilan keberhasilan (performance), bukan dampak yang menetap.

Jebakan Kinerja Prosedural

Related Post

Gerakan Ekonomi Syarikat Islam: Jalan Menuju Kemerdekaan Sejati

Adat Dijunjung, Tanah Adat Terlupakan: Gugatan dari Bumi Hulondalo

Bangsa Baliho di Negeri Sengketa  

Meremehkan Pendidikan Dalam Kepemimpinan dan Matinya Nalar

Sektor peternakan sapi potong memberikan potret yang gamblang. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan adalah penyumbang terbesar PDRB Gorontalo (mencapai 37,29 persen), namun kesejahteraan peternaknya seringkali stagnan. Program hadir berulang: bantuan ternak, pendataan populasi (yang mencatat populasi sapi di Kabupaten Gorontalo saja mencapai 78.029 ekor), hingga seremoni penyerahan.

Namun, pertanyaan fundamental jarang dijawab jujur: apakah peternak kita naik kelas? Apakah ada nilai tambah yang tumbuh di desa? Ataukah rantai produksi tetap panjang dan tidak adil? Ketika jawaban atas pertanyaan itu stagnan dari tahun ke tahun, patut diduga masalahnya bukan pada kurangnya kerja, melainkan pada jenis kerja yang dipilih—kerja yang hanya menjaga citra, bukan mengubah struktur.

Hal serupa tampak pada pemberdayaan UMKM. Festival digelar gegap gempita, transaksi sesaat dicatat, dan dokumentasi dipublikasikan secara masif. Namun setelah tenda dibongkar, pelaku usaha kembali ke realitas lama: sulit akses modal dan buta akses pasar. Di sinilah bullshit jobs menjelma dalam wajah lokal; pekerjaan diciptakan agar program terlihat berjalan, bukan agar masalah selesai.

Menuju Birokrasi Entrepreneur

Gagasan reinventing government dari David Osborne dan Ted Gaebler menawarkan solusi: birokrasi tidak boleh sekadar menjadi pelaksana prosedur, tetapi harus bertindak layaknya entrepreneur—menciptakan nilai, mengambil risiko terukur, dan berani memangkas aktivitas yang tidak produktif.

Jika diterapkan di Gorontalo, pendekatan ini berarti program sapi potong tidak lagi berhenti pada distribusi bantuan, tetapi dikunci pada integrasi hulu–hilir yang konkret: penggemukan berbasis klaster, standardisasi rumah potong modern, hingga kepastian kontrak pasar. UMKM tidak cukup diberi panggung pameran, tetapi harus dihubungkan dengan offtaker dan akses pembiayaan berbasis performa. Anggaran tidak boleh lagi habis untuk merawat struktur birokrasi, melainkan menjadi modal intervensi struktural di tingkat desa.

Penutup

Reformasi birokrasi yang hanya memindahkan jabatan ke ruang digital tanpa mengubah mentalitas tidak akan menghapus “kerja semu”. Yang dibutuhkan adalah keberanian politik untuk menggeser orientasi dari sekadar “serapan” menuju “dampak”, memangkas belanja seremonial, dan merelokasinya pada intervensi nyata.

Pembangunan kita tidak kekurangan orang yang bekerja. Yang mulai langka adalah keberanian untuk bertanya: apakah kerja ini sungguh berdampak, atau sekadar panggung hampa? Kritik ini sejalan dengan peringatan Al-Qur’an: “Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan?” (QS. As-Saff: 2–3). Tanpa kejujuran substansi, kita tidak sedang membangun daerah, melainkan sedang mewariskan kemiskinan yang dibungkus rapi dalam laporan administratif. (*)

Penulis adalah anggota DPRD Provinsi Gorontalo

Tags: birokrasi entrepreneurbullshit jobsDPRD GorontaloFraksi NasDemgorontaloilusi pembangunanNasDemRidwan Monoarfa

Related Posts

Gerakan Ekonomi Syarikat Islam: Jalan Menuju Kemerdekaan Sejati

Gerakan Ekonomi Syarikat Islam: Jalan Menuju Kemerdekaan Sejati

Wednesday, 21 October 2026
Adat Dijunjung, Tanah Adat Terlupakan: Gugatan dari Bumi Hulondalo

Adat Dijunjung, Tanah Adat Terlupakan: Gugatan dari Bumi Hulondalo

Monday, 19 October 2026
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Meremehkan Pendidikan Dalam Kepemimpinan dan Matinya Nalar

Monday, 19 October 2026
Basri Amin

Bangsa Baliho di Negeri Sengketa  

Monday, 19 October 2026
In Memoriam Rachmat Gobel dan Jalan Pulang yang Istimewa

100 Hari Mengenang Rachmat Gobel: Politik sebagai Jalan Pengabdian

Sunday, 18 October 2026
Menagih Peran Keluarga: Benteng Utama Pencegahan Perkawinan Anak di Gorontalo Utara?

Menagih Peran Keluarga: Benteng Utama Pencegahan Perkawinan Anak di Gorontalo Utara?

Friday, 16 October 2026
Next Post
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat menandatangani komitmen bersama peningkatan mutu pendidikan Provinsi Gorontalo yang digelar di Hotel Aston, Rabu, (25/2). (Foto – Fadly/Diskominfotik).

Wagub Idah Syahidah Hadiri Rapat Konsolidasi Daerah Dikdasmen tahun 2026

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

Thursday, 22 October 2026
Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

Wednesday, 21 October 2026
Mentan Tekan Biaya Pakan Ternak, Jagung Pakan jadi Rp5.500/Kg, 1.124 Ton Jatah Gorontalo

Mentan Tekan Biaya Pakan Ternak, Jagung Pakan jadi Rp5.500/Kg, 1.124 Ton Jatah Gorontalo

Wednesday, 21 October 2026
Festival Pasar Rakyat: Adira Finance Bina 36 Pedagang Pasar Liluwo, Siapkan Pendampingan Usaha

Festival Pasar Rakyat: Adira Finance Bina 36 Pedagang Pasar Liluwo, Siapkan Pendampingan Usaha

Thursday, 22 October 2026

Pos Populer

  • Hebat! dr. Khairunnisa Farina Ilato, Nou Gorontalo Tampil pada Forum Neuroradiologi Dunia

    Hebat! dr. Khairunnisa Farina Ilato, Nou Gorontalo Tampil pada Forum Neuroradiologi Dunia

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Meremehkan Pendidikan Dalam Kepemimpinan dan Matinya Nalar

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Kekerasan di SMAN 1 Gorontalo, 21 Siswa Terlibat, Pelaku Diskorsing, Korban Lapor Polisi

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.