Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Upacara militer khas TNI Angkatan Laut, mengiringi pemakaman Sertu (Anumerta) Rein Pasau, di Kabila, Bone Bolango, Sabtu (31/1).
Rein Pasau merupakan prajurit marinir yang gugur dalam medan latihan pratugas untuk pelaksanaan pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini, di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Rein Pasau bersama 22 Marinir lainya, tertimbun longsor yang melanda wilayah itu sejak Sabtu (24/1) lalu. Setelah ditemukan tim SAR Gabungan, jenazah langsung diitentivikasi oleh tim DVI Polri, dan dipastikan itu adalah jenazah Sertu Rein Pasau.
Prajurit Yonif 9 Marinir ini kemudian dipulangkan ke Gorontalo menggunakan pesawat komersil Garuda Indonesia GA 644 dari Jakarta, Sabtu (31/1) dini hari, dan tiba di Bandar Djalaludin Gorontalo di hari yang sama, pukul 07.25 wita, dan dibawa ke rumah duka di Jl. Sultan Botituhe, Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana, menyebut pihaknya sangat berduka atas gugurnya Sertu Rein dan rekan-rekanya di Cisarua.
“Hari ini kita laksanakan pemakaman secara militer pahlawan kita pahlawan bangsa telah gugur dalam melaksanakan tugas,” ujar Letkol Laut (P) Hanny.
“Sertu Marinir (Anumerta) Rein Pasau yang kemarin telah ditemukan oleh tim pencari dan hari ini (sabtu,red) juga sudah diterbangkan ke Gorontalo, kemudian kita terima tadi pagi di bandara, kemudian langsung kita makamkan secara militer,” lanjutnya.
Ia menyebut, TNI telah menganugerahi penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa kepada almarhum, dari Serda ke Sertu. Almarhum Rein Pasau sebelumnya mendaftarkan diri sebagai prajurit TNI-AL di tahun 2022 atau kurang lebih telah bertugas selama 3 tahun.
Abdul Rasyid Pasau, perwakilan keluarga pada prosesi pemakaman, mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian hingga pemakaman.
“Semoga semua pihak yang terlibat diberikan balasan yang setimpal karena telah membantu keluarga melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya dengan penuh haru saat prosesi pemakaman berlangsung. (tro)













Discussion about this post