logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

(Membangun Fisik, Merawat Ruhani Menuju Gorontalo Serambi Madinah)  

Lukman Husain by Lukman Husain
Sunday, 18 January 2026
in Persepsi
0
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Muchlis Huntua

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Muchlis S. Huntua, S.Ag, M.Si

Isra Mi’raj adalah peristiwa monumental dalam sejarah Islam yang tidak hanya menandai perjalanan spiritual Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Muslim akan pentingnya keseimbangan antara ibadah dan aktivitas dunia.

Perjalanan ini mengandung pesan mendasar bahwa shalat adalah tiang agama yang meneguhkan iman sekaligus membentuk karakter manusia. Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an, Surat Al-Isra ayat 78: “Dirikanlah shalat dari terbit fajar sampai gelap malam.”

Hadits Nabi juga menegaskan hal yang sama: “Shalat adalah tiang agama. Barangsiapa menegakkan shalat, ia menegakkan agamanya; barangsiapa meninggalkannya, ia merobohkan agamanya.” (HR. Bukhari & Muslim).

Dari sini terlihat bahwa pembangunan spiritual dan pembinaan karakter tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kehidupan lahiriah yang beradab.

Related Post

Pagar “Makan” Tanaman

Legislator Muda, Apa yang Berubah?

ASN Ilusi Kelas Menengah

Melukai Masa Lalu dan Jati Diri yang Goyah

Nilai-nilai tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mewujudkan pembangunan Masjid Raya Gorontalo / Gorontalo Islamic Center (GIC), sebuah proyek besar yang dilaksanakan di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah.

Peletakan batu pertama Masjid Raya / Gorontalo Islamic Center ini dilakukan secara simbolis dan khidmat, bertempat di Desa Talulobutu Selatan Kabupaten Bone Bolango, pada hari Jumat 12 Desember 2025, bertepatan dengan 21 Jumadil Akhir 1447 Hijriah.

Dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, diawali dengan prosesi adat Gorontalo “Momayango”menandai dimulainya pembangunan Masjid Raya ini sebagai penentu titik fondasi utama untuk memastikan pembangunan sesuai adat dan syariat.

Masjid Raya dan Gorontalo Islamic Center (GIC) dirancang menjadi lebih dari sekadar landmark, melainkan episentrum kehidupan spiritual dan sosial masyarakat daerah Gorontalo. Pembangunan ini tidak hanya bertujuan menghadirkan bangunan megah, tetapi juga menciptakan pusat pendidikan, penguatan akhlak, dan pemberdayaan sosial.

Ulama kontemporer menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi yang sangat luas. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menekankan bahwa masjid adalah pusat peradaban umat; tempat iman diperkokoh, akhlak dibentuk, dan kepedulian sosial diwujudkan.

Dalam kerangka teori pembangunan manusia yang dikemukakan Amartya Sen, pembangunan sejati harus mengintegrasikan tiga aspek: infrastruktur, kapasitas manusia, dan kesejahteraan sosial.

Maka besar harapan Masjid Raya Gorontalo / Gorontalo Islamic Center (GIC) menjadi contoh nyata dari prinsip ini, di mana pembangunan fisik yang kokoh selaras dengan penguatan iman, pendidikan, dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, pembangunan masjid yang selaras dengan budaya lokal menjadi hal yang sangat diperhatikan. Gorontalo memiliki falsafah lokal: “Adati hula-hula’a to sara’a, sara’a hula-hula’a to Qur’ani”, yang berarti adat bersendikan syariat, syariat bersendikan Al-Qur’an.

Falsafah ini menjadi landasan penting dalam pembangunan Masjid Raya / Gorontalo Islamic Center (GIC). Budaya lokal tidak dihapuskan, melainkan dipadukan dengan nilai-nilai Islam, sehingga masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol identitas Gorontalo yang religius dan berbudaya.

Keharmonisan antara adat dan agama ini memastikan masjid menjadi ruang yang menguatkan ikatan emosional dan spiritual masyarakat, sekaligus menjadi pusat pendidikan dan aktivitas sosial yang produktif.

Visi Gorontalo sebagai Serambi Madinah semakin nyata melalui pembangunan Masjid Raya. Konsep Serambi Madinah sebagaimana kita ketahui sangat menekankan keseimbangan antara kemajuan lahiriah dan kedalaman spiritual.

Sejarah kota Madinah menunjukkan bahwa kota yang ideal bukan hanya megah secara fisik, tetapi juga harmonis secara sosial, peduli terhadap warganya, dan dipimpin dengan amanah.

Dengan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial, Gorontalo meneladani prinsip Madinah: sebuah kota yang menyeimbangkan dunia dan akhirat.

Infrastruktur masjid yang kokoh harus diimbangi dengan aktivitas keagamaan yang hidup, pendidikan spiritual yang berkelanjutan, dan program sosial yang nyata. Dengan cara ini, masjid bukan sekadar landmark, tetapi episentrum transformasi moral dan spiritual masyarakat.

Isra Mi’raj juga mengajarkan disiplin, tanggung jawab, dan konsistensi dalam ibadah. Nilai-nilai ini dapat diimplementasikan dalam pembangunan masjid sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Shalat yang teratur meneguhkan kedekatan dengan Allah, sementara masjid yang hidup menjadi medium pendidikan dan pemberdayaan umat.

Pembangunan Masjid Raya Gorontalo yang dipimpin pemerintah provinsi merupakan investasi jangka panjang bagi pembentukan peradaban yang harmonis, selaras dengan nilai-nilai lokal dan syariat Islam.

Lebih jauh lagi, masjid yang memadukan unsur fisik, budaya lokal, dan spiritualitas selaras dengan teori pembangunan berkelanjutan.

Infrastruktur yang kokoh dan estetis menjadi fondasi, sementara penguatan iman, pendidikan, dan kegiatan sosial menumbuhkan kualitas manusia yang produktif, kreatif, dan berakhlak mulia.

Sinergi ini memastikan bahwa kemajuan tidak hanya bersifat material, tetapi juga spiritual dan sosial, sehingga Gorontalo benar-benar dapat menjadi kota yang maju secara lahiriah sekaligus matang secara ruhani.

Dengan pembangunan Masjid Raya yang diawali dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Gusnar Ismail, bersama Wakil Gubernur Gorontalo Idah syahidah, disaksikan para pemangku adat dan pemangku kepentingan Gorontalo, hal ini menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan Serambi Madinah.

Kota ini tidak hanya berpotensi menjadi simbol kemegahan fisik, tetapi juga tempat penguatan iman, pelestarian budaya lokal, dan pusat peradaban sosial yang harmonis. Isra Mi’raj menjadi inspirasi bahwa setiap pembangunan lahiriah harus diiringi pemaknaan spiritual, sehingga masjid menjadi mercusuar iman sekaligus pusat transformasi moral dan sosial.

Pembangunan Masjid Raya Gorontalo / Gorontalo Islamic Center (GIC) di bawah kepemimpinan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah, dimulai dengan peletakan batu pertama yang sakral, bukan sekadar pencapaian infrastruktur, tetapi simbol integrasi antara pembangunan fisik, spiritual, dan budaya.

Momentum Isra Mi’raj juga menjadi pengingat bahwa pembangunan masjid adalah tugas kolektif. Tidak cukup mengandalkan pemerintah atau dermawan; keterlibatan seluruh masyarakat penting agar masjid menjadi pusat transformasi rohani dan sosial.

Masjid Raya Gorontalo / Gorontalo Islamic Center (GIC), bukan sekadar proyek arsitektural, tetapi simbol perjalanan spiritual kolektif menuju Gorontalo Serambi Madinah. Bangunan dan ibadah harus berjalan seiring, pembangunan fisik menuntun pada penguatan ruhani, dan setiap langkah kemajuan harus dilandasi iman serta solidaritas.

Dengan fondasi yang kuat, aktivitas yang hidup, dan nilai-nilai yang terinternalisasi, Gorontalo berpeluang menjadi kota yang megah secara fisik, kokoh secara spiritual, beradab secara sosial, dan layak disebut Serambi Madinah di tanah air. (*)

Penulis adalah;

Pejabat Pelaksana Satpol PP Provinsi Gorontalo, (Kordinator Tim Humas Media Center)
Pengajar (Dosen) di Universitas NU Gorontalo
Ketua Umum IKA PMII Cab. Kota Gorontalo, Masa Khidmat 2025 – 2030

Tags: IKA PMIIIsmail Huntuaisra mirajmasjid raya gorontalopersepsi

Related Posts

Basri Amin

Pagar “Makan” Tanaman

Monday, 13 July 2026
Legislator Muda, Apa yang Berubah?

Legislator Muda, Apa yang Berubah?

Thursday, 9 July 2026
Muh. Amier Arham

ASN Ilusi Kelas Menengah

Monday, 6 July 2026
Basri Amin

Melukai Masa Lalu dan Jati Diri yang Goyah

Monday, 6 July 2026
Ridwan Monoarfa

Menanam Pohon, Menumbuhkan Harapan: Politik Pembangunan dari Desa

Monday, 6 July 2026
Nilai Tukar Petani Indonesia dan Paradoks Tingginya Harga Beras

Nilai Tukar Petani Indonesia dan Paradoks Tingginya Harga Beras

Friday, 3 July 2026
Next Post
Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York.--

Omon Kenyataan

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 13 Juli 2026

Rekomendasi

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat berziarah ke makam Almarhum H. Rachmat Gobel di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad (12/7/2026). (Foto : dok-pemprov)

Wagub Gorontalo Idah Syahidah Ziarah ke Makam Almarhum Rachmat Gobel di TMP Kalibata

Monday, 13 July 2026
Basri Amin

Pagar “Makan” Tanaman

Monday, 13 July 2026
SAFETY RIDING - Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menyelenggarakan Safety Riding Camp 2026 yang diikuti, guru, siswa, dan mahasiswa dari berbagai wilayah di tanah air. (foto: dok-ahm)

Safety Riding Camp 2026, Siswa-Guru Adu Keterampilan Keselamatan Berkendara

Monday, 13 July 2026
Pengunjung salah satu supermarket yang berbelanja alat atau perlengkapan sekola, Minggu (12/7/2026). (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Jelang H-1 KBM, Toko dan Supermarket ATK Diserbu Pengunjung

Monday, 13 July 2026

Pos Populer

  • Ilustrasi LGBT

    LGBTQ Ancam Kedaulatan Negara, Diatur Dalam Perpres, Didukung DPR

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Tutup MTQ Provinsi Gorontalo 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Ziarah ke Makam Almarhum Rachmat Gobel di TMP Kalibata

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • In Memoriam Rachmat Gobel dan Jalan Pulang yang Istimewa

    201 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Legislator Muda, Apa yang Berubah?

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.