Gorontalopos.co.id — Jurusan Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick” di Desa Tinelo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan melalui skema Program Kemitraan Wilayah (PKW) tersebut menjadi salah satu wujud kontribusi Poltekkes Kemenkes Gorontalo dalam membantu masyarakat mengatasi permasalahan sampah plastik sekaligus mendorong terciptanya lingkungan desa yang bersih dan sehat.
Kegiatan dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Jurusan Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo yang diketuai Tumartony Thaib Hiola, S.Pd., M.Kes. dengan anggota Bun Yamin M. Badjuka, S.Pd., M.Kes.; Trinurti Sudirman, S.KM., M.Kes.; Atyaf Umi Faizah, S.Tr.Kes.; dan Apt. Zulfiah Idris, S.Farm., M.Farm.
Tiga mahasiswa Poltekkes Kemenkes Gorontalo, yaitu Rahmatiya Ibrahim, Asya Cinta Suluta, dan Mahmud Saputra I. Yunus, turut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan bersama masyarakat Desa Tinelo.
Ketua Tim Pengabmas, Tumartony Thaib Hiola, menjelaskan bahwa kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat.
Masyarakat diperkenalkan pada tahapan pembuatan ecobrick, mulai dari pemilahan, pembersihan, pengeringan dan pemotongan sampah plastik hingga proses pemadatan ke dalam botol. Ecobrick yang telah memenuhi kepadatan kemudian dirangkai menjadi produk furnitur sederhana.
Melalui kolaborasi antara masyarakat Desa Tinelo dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Gorontalo, kegiatan tersebut menghasilkan satu set meja dan kursi berbahan ecobrick untuk Desa Tinelo. Produk itu menjadi bukti bahwa sampah plastik dapat diolah menjadi barang yang memiliki nilai guna apabila dikelola secara tepat dan konsisten.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Tinelo yang dipimpin oleh Kepala Desa Hi. Rusdiyanto Achmad, Lc., M.H., N.L.P. Dukungan pemerintah desa dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program pengolahan sampah plastik di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tinelo, Hi. Rusdiyanto Achmad, Lc., M.H., N.L.P., menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Tinelo akan menindaklanjuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dengan mengalokasikan pembiayaan melalui Dana Desa untuk mendukung keberlanjutan pembuatan ecobrick.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas pemanfaatan sampah plastik menjadi produk yang berguna bagi masyarakat desa. Satu set meja dan kursi ecobrick yang dihasilkan juga diharapkan menjadi media edukasi bagi masyarakat untuk membiasakan pemilahan dan pengolahan sampah sejak dari rumah tangga.
Selain menjadi meja dan kursi, ecobrick dapat dikembangkan menjadi rak, pot tanaman, tempat sampah, serta berbagai fasilitas sederhana lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Poltekkes Kemenkes Gorontalo di bawah kepemimpinan Direktur Masrif, SKM., M.Kes. Melalui kegiatan tersebut, Jurusan Sanitasi Lingkungan terus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan mendorong penerapan ilmu sanitasi lingkungan secara langsung di tengah masyarakat.
Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian serta kemandirian masyarakat Desa Tinelo dalam mengurangi sampah plastik dan mewujudkan lingkungan desa yang bersih, sehat, kreatif, dan berkelanjutan. (ADV)














Discussion about this post