logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Petani Paguyaman Resah, Sapi Mati Diduga Diracun

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 21 October 2025
in Headline
0
Empat ekor sapi ditemukan mati dengan kondisi mulut berbusa di kebun milik masyarakat yang ada di Desa Saripi, Kecamatan Paguyaman. (foto: istimewa)

Empat ekor sapi ditemukan mati dengan kondisi mulut berbusa di kebun milik masyarakat yang ada di Desa Saripi, Kecamatan Paguyaman. (foto: istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, PAGUYAMAN – Kasus kematian sapi secara misterius bahkan diduga diracun, meresahkan petani dan warga di wilayah Paguyaman, Boalemo. Banyak sapi milik warga yang mati. Seperti pada Ahad (19/4) terdapat empat ekor sapi yang mati di Desa Saripi, Kecamatan Paguyaman. Menurut warga, kasus ini terus berulang, dan makin meresahkan.

Seorang pemilik sapi, Bejo Supriyanto kepada wartawan mengatakan, ia menemukan tiga ekor sapinya yang terikat di kebut mati dalam kondisi mengenaskan, mulutnya berbusa. “Perutnya membengkak ciri-ciri yang dicurigai sebagai keracunan,” kata Supriyanto.

Merasa sangat dirugikan, Suprityanto langsung melaporkan ke Polsek Paguyaman. “Saya berharap kasus ini diproses oleh pihak kepolisian,”ujarnya, dikutip dari kanal berita dulohupa.id. Ia sangat yakin, tiga sapinya yang mati itu karena diracun, ciri-ciri itu sangat kentara, yakni berut bengkak dan mulut sapi yang berbusa.

Kejadian ini bukan kali pertama, tapi sudah berulang kali sejak tahun 2016, warga bahkan memperkirakan ratusan ekor sapi yang mati diracun. Sebelumnya dalam sebuah video nampak seseorang menyemprotkan cairan ke arah mulut sapi.

Related Post

Gubernur Gorontalo Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Gubernur-Wagub Cek Kesiapan Arena Utama PENAS XVII di Limboto

Hebat! Brilli Kids Leadership Wakili Gorontalo ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas 2026

Edukasi Gizi Perkuat Pencegahan Jantung Koroner, Poltekkes Gorontalo Latih Kader Kesehatan Lakukan Skrining

Warga menduga kasus matinya sapi ini ada kaitanya dengan sebuah perusahaan yang beroperasi di wilayah itu. Kasus yang sudah berulang kali terjadi itu bahkan telah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

Dalam video yang dirilis kanal berita online dulohupa.id, pada laporan warga di Kejati Gorontalo itu disertakan bukti video percakapan seseorang terduga pelaku dengan seseorang yang diduga memberi perintah.

Dalam pengakuanya pelaku sengaja meracuni sapi yang ada di kawasan perkebunan itu dan mendapat imbalan Rp 100 ribu per sapi, dalam sehari ia melakukan aksinya untuk meracuni tiga ekor sapi, dan dibuktikan dengan video aksi meracuni sapi. Warga menduga ada pihak yang sengaja mangatur aksi meracuni sapi ini.

Sementara itu, Kapolres Boalemo AKBP Sigit Rahayudi,S.I.K kepada Gorontalo Post, Senin (20/10) kemarin, menjelaskan, pihaknya langsung bergerak setelah mendapati laporan adanya sejumlah sapi yang mati di wilayah Paguyaman.

Polres Boalemo kata dia langsung mengirimkan Tim Inafis Polres bersama tim Polsek Paguyaman untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. “Kami segera tindaklanjuti peristiwa ini. Personel kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengecekan. Kami pun sedang berupaya untuk mencari dan memeriksa saksi-saksi serta pemilik sapi yang mati tersebut,” ungkapnya.

Alumnus Akpol 2005 ini, menyebutkan, terkait dengan indikasi diracuni oleh orang atau makan rumput yang beracun, hal tersebut masih membutuhkan pembuktian. Oleh karena itu, pihaknya telah mengambil sejumlah sampel untuk dilakukan pemeriksaan.

Meski demikian kata orang nomor satu di Polres Boalemo ini, penyidik reskrim saat ini masih mengalami kendala di lapangan. Hal tersebut dikarenakan hewan yang mati telah dijual oleh pemiliknya.

“Salah satu kesulitan yang dihadapi oleh penyidik adalah sapi yang mati tersebut sudah tidak ada lagi. Pemilik sapi telah menjualnya, sehingga membuat penyidik kesulitan untuk melakukan identifikasi,” terangnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat yang mendapati sapi mati mendadak atau ada indikasi diracuni, untuk tidak menjual sapinya, karena hal tersebut berbahaya. Selain itu, pihak Kepolisian pula sulit untuk melakukan penyelidikan ketika sapi yang mati sudah tidak ada lagi.

“Kalau sapi yang mati mendadak dijual dan dagingnya itu berbahaya bagi masyarakat yang mengkonsumsi, tentu akan menimbulkan masalah baru lagi. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, agar kiranya tidak menjual hewan ternak yang mati mendadak atau ada indikasi diracuni,” harap mantan Kasubdit Tipidter Dit Reskrimsus Polda Gorontalo ini.

Sementara itu diwawancarai terpisah, Kapolsek Paguyaman, Iptu Juwari,S.H menambahkan, tempat ditemukannya sapi yang mati tersebut bukan berada di wilayah perkebunan tebu, tetapi di kebun milik masyarakat. Untuk penyebab matinya, saat ini masih sementara dalam proses penyelidikan.

“Kami dari pihak Polsek Paguyaman bersama Tim Inafis Polres Boalemo, telah mendatangi TKP. Kami pun sudah mengambil sampel rumput yang dimakan oleh sapi tersebut. Selanjutnya hal ini masih sementara dalam proses penyelidikan,” paparnya.

Selain itu kata Iptu Juwari, peristiwa seperti ini sempat terjadi sebelumnya. Namun dalam kurun waktu enam bulan belakangan ini, tidak ada lagi keluhan atau temuan masyarakat terkait dengan ternak mereka yang mati mendadak.

“Pada dasarnya peristiwa ini masih sementara dalam proses penyelidikan. Kami pun berharap kepada masyarakat, apabila ada informasi atau hal yang mencurigakan, tolong segera disampaikan kepada pihak Kepolisian, agar dapat ditindaklanjuti secepatnya,” harapnya. (kif)

Tags: boalemoKasus Kematian SapiPolsek PaguyamanSapi Diracun

Related Posts

SENSUS EKONOMI- Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyematkan tanda pengenal petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 pada apel siaga di halaman rumah jabatan gubernur, Senin (15/6). ( Foto : Dok-Pemprov/Valen)

Gubernur Gorontalo Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Wednesday, 17 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie meninjau Media Center PENAS Petani Nelayan ke-XVII yang berada di kompleks GOR David-Tonny, Limboto, Ahad (14/6/2026). (Foto : Dok-Pemprov/valen)

Gubernur-Wagub Cek Kesiapan Arena Utama PENAS XVII di Limboto

Monday, 15 June 2026
Hebat! Brilli Kids Leadership Wakili Gorontalo ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas 2026

Hebat! Brilli Kids Leadership Wakili Gorontalo ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas 2026

Saturday, 13 June 2026
Salah satu Kader Kesehatan Desa Tualango saat melakukan praktek untuk mengukur gula darah salah, Kamis (11/6/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Edukasi Gizi Perkuat Pencegahan Jantung Koroner, Poltekkes Gorontalo Latih Kader Kesehatan Lakukan Skrining

Friday, 12 June 2026
Penangkapan terpidana kasus bisnis bahan pangan olahan dalam kemasan illegal oleh Kejati Gorontalo. (foto: istimewa)

Bisnis Pangan Ilegal, Sempat Buron, Terpidana Diringkus Kejati

Friday, 12 June 2026
Prabowo ke Gorontalo Lagi, Diagendakan Hadiri Puncak PENAS XVII

Prabowo ke Gorontalo Lagi, Diagendakan Hadiri Puncak PENAS XVII

Friday, 12 June 2026
Next Post
Adhan Dambea

Polemik Trotoar, Adhan Kritik Oknum Dosen Hukum

Discussion about this post

Rekomendasi

Polda Gorontalo akan memperketat pengamanan di wilayah, jelang pelaksanaan kegiatan PENAS Petani Nelayan ke-XVII.

Polda Gorontalo Perketat Pengamanan Daerah

Wednesday, 17 June 2026
Perwakilan ahli waris Kisman Tilameo saat menyampaikan dua tuntutan ke Walikota Adhan Dambea terkait pemindahan pekuburan di eks Terminal 42 Andalas. Tuntutan itu disampaikan saat Rakor dan diskusi bersama para ahli waris di Aula Rumah Jabatan Walikota Gorontalo, Selasa (16/6/2026). (Foto: Istimewa).

Dua Tuntutan Ahli Waris ke Walikota, Terkait Pemindahan Makam di Eks Terminal 42

Wednesday, 17 June 2026
SENSUS EKONOMI- Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyematkan tanda pengenal petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 pada apel siaga di halaman rumah jabatan gubernur, Senin (15/6). ( Foto : Dok-Pemprov/Valen)

Gubernur Gorontalo Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Wednesday, 17 June 2026
Hebat! Brilli Kids Leadership Wakili Gorontalo ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas 2026

Hebat! Brilli Kids Leadership Wakili Gorontalo ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas 2026

Saturday, 13 June 2026

Pos Populer

  • Hebat! Brilli Kids Leadership Wakili Gorontalo ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas 2026

    Hebat! Brilli Kids Leadership Wakili Gorontalo ke Final Nasional DANCOW Indonesia Cerdas 2026

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Dukung Edukasi Jurnalis dan Pelajar, Dirreskrimsus Polda Gorontalo Kupas Tuntas UU ITE dan Hak Cipta

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Program MBG Bukan Implikasi Nilai-nilai Pancasila?

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Antusias Ikut PENAS XVII Gorontalo, Kontingen Jambi Tempuh Jalur Darat dan Laut

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Polda Gorontalo Perketat Pengamanan Daerah

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.