logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Metropolis

Bangun Tenda di Emperan Jalan, Kakek Terlantar Butuh Perhatian Pemerintah

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 30 September 2025
in Metropolis
0
Seorang kakek yang membangun tenda di emperan jalan JA Katili (eks Andalas) Kota Gorontalo, Ahad (28/9/2005). (Foto: Roy/Gorontalo Post)

Seorang kakek yang membangun tenda di emperan jalan JA Katili (eks Andalas) Kota Gorontalo, Ahad (28/9/2005). (Foto: Roy/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Badannya sudah membungkuk, jalannya melambat, pakaiannya lusuh. Begitulah gambaran seorang kakek yang sudah dua hari tidur di emperan jalan Jhon Aryo Katili (Eks Andalas) Kota Gorontalo.

Namannya Samad Hasan, usiannya sudah 80 tahun, warga Tapa Bone Bolango. Menurut pengakuannya saat berbincang dengan Gorontalo Post, sebenarnya ia memempunyai empat orang anak yang kesemuannya telah menikah.

Dua orang berada di Gorontalo dan dua lainnya di Ternate dan Kalimantan. Namun, keempat anaknya sudah tidak memperhatikan Samad sebab sudah sibuk dengan urusan mereka masing-masing.

Karena tak punya rumah, Samad akhirnya memutuskan berkelana untuk mencari nafkah sendiri. Carannya dia mendatangi kantor-kantor atau rumah warga meminta uang meskipun hanya dapat untuk membeli sesuap nasi dalam sehari.

Related Post

Tenda Pasar Senggol Sudah Dipasang

Satpol PP Bongkar Gudang Miras di Tibawa

Kasus Ayah Penganiaya Anak Diserahkan ke Kejaksaan

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Telaga Disidak, Cegah Penimbunan Gas Hingga Permainan Harga

Begitulah aktivitasnya setiap hari selama setahun terakhir. Untuk tempat tinggal, Samad mencari bangunan kosong yang sudah tidak berpenghuni hanya untuk melindunginya dari hujan maupun sengatan matahari. Karena telah beberapa kali diusir warga, Samad akhirnya memilih tidur di emperan jalan dengan membangun tenda kecil ukuran 2×1 meter.

Tenda itu beratapkan kain lusuh hanya untuk menutupi barang-barangnya diletakan di sebuah meja bongkar pasang buatannya.  Cara itu rupannya kurang mendapat respon baik dari masyarakat dan memintannya untuk membongkar tenda tersebut karena merusak pemandangan.

Nah, pada Sabtu (28/9/2025) Samad akhirnya memutuskan membangun tenda di emperan jalan Jhon Aryo Katili (Eks Andalas). Di tempat ini menjadi akhir Samad berkelana dengan hidup terlunta-lunta.

Pada Ahad (28/9/2025) malam, Dinas Sosial Kota Gorontalo gerak cepat setelah mendapat informasi dari warga. Setelah melakukan pendekatan secara persuasif, petugas Dinas Sosial langsung membawa Samad ke mobil. Samad dibawa ke rumah singgah sementara untuk dilakukan identifikasi perihal data keluargannya serta tempat asalnya.

“Untuk sementara kami bawa dulu ke rumah singgah dilakukan identifikasi mengenai tempat asalnya, keluargannya dimana, serta akal sehatnnya masih berfungsi atau tidak. Untuk Tindakan selanjutnya jika yang bersangkutan sudah tidak punya keluarga maka akan diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Gorontalo guna penanganan lebih lanjut,” tandas Kepala Dinas Sosial Kota Gorontalo Irwansyah Taha. S

ayangnya upaya Dinas Sosial ini belum sepenuhnya berhasil. Pasalnya, pada Senin (29/9) pagi opa Samad kembali ke tendannya yang belum sepenuhnya dibongkar. Hal ini tentu butuh keseriusan pemerintah khususnya dinas sosial dalam memperhatikan kesejahteraan dan kehidupan yang layak bagi sang kakek agar tidak terlantar lagi. (roy)

Tags: Dinas Sosial Kota GorontaloKakek TerlantarKota Gorontalo

Related Posts

Tenda yang akan digunakan sebagai lapak jualan saat pasar senggol nampak sudah dipasang di salah satu kawasan pertokoan yang ada di Jalan Imam Bonjol, Kota Gorontalo. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Tenda Pasar Senggol Sudah Dipasang

Friday, 6 March 2026
RAZIA--Suasana razia yang dilakukan oleh satpol PP

Satpol PP Bongkar Gudang Miras di Tibawa

Friday, 6 March 2026
Penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Gorontalo melaksanakan Tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Tinggi Gorontalo dalam perkara dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap anak, Senin (2/03/26).

Kasus Ayah Penganiaya Anak Diserahkan ke Kejaksaan

Friday, 6 March 2026
Telaga melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pangkalan resmi yang berada di wilayah Kecamatan Telaga Jaya, Senin (2/03/26).

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Telaga Disidak, Cegah Penimbunan Gas Hingga Permainan Harga

Friday, 6 March 2026
Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Thursday, 5 March 2026
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Next Post
Penandatanganan nota KUA PPAS APBD 2026. (Foto: Prokopim)

APBD 2026 Fokus Tiga Sektor, Kualitas Layanan Publik, Perekonomian dan Penanganan Kemiskinan

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.