logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Pendidikan

Globalisasi Pendidikan Harus Dibarengi Penguatan Nilai Lokal, UNG Hadirkan Pakar Slovakia Bahas Arah Reformasi Pendidikan Guru

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 8 September 2025
in Pendidikan
0
General Lecture Internasional Program S3 Pendidikan Pascasarjana UNG dengan narasumber Prof. Branislav Pupala, Ph.D dari Trnava University, Slovakia, Kamis (4/9/2025). (F. Istimewa)

General Lecture Internasional Program S3 Pendidikan Pascasarjana UNG dengan narasumber Prof. Branislav Pupala, Ph.D dari Trnava University, Slovakia, Kamis (4/9/2025). (F. Istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Reformasi pendidikan guru di Indonesia dinilai tidak bisa hanya berorientasi pada standar global, tetapi juga harus berpijak pada nilai dan konteks lokal.

Pandangan itu mengemuka dalam General Lecture Internasional bertajuk Learning Across Borders: Comparative Insights on Teacher Education Reform yang digelar Program Studi S3 Pendidikan, Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Kamis (4/9/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Prof. Branislav Pupala, Ph.D dari Trnava University, Slovakia, pakar pendidikan yang dikenal luas dalam reformasi pendidikan dan pengembangan profesi guru.

Acara dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Mahludin H. Baruwadi, M.P., Direktur Pascasarjana UNG, serta diawali sambutan dari Dr. Mohamad Zubaidi, S.Pd., M.Pd., Koordinator Program Studi S3 Pendidikan.

Related Post

Keterbatasan Guru PAK Disorot, Layanan Pendidikan Agama di Sekolah Perlu Diperkuat

Wisuda Pesantren Hubulo 2026, TMI Jadi Sorotan Utama

41 Santri MA Hubulo Diwisuda, Kepala Madrasah Harap Jadi Pelopor Perubahan

Ironi Pendidikan: Monolog “Jual Beli Gelar” Sentil Isu Sosial di Panggung Seni

Hadir pula jajaran dosen pembimbing, mahasiswa S3, praktisi pendidikan, hingga masyarakat umum yang menaruh perhatian pada isu reformasi pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan inklusi, pendidikan vokasi, hingga pendidikan tinggi.

Dalam paparannya, Prof. Pupala menegaskan bahwa indikator kemajuan pendidikan dunia saat ini banyak ditentukan oleh standar global seperti Programme for International Student Assessment (PISA).

Menurutnya, capaian PISA bukan sekadar angka atau peringkat, melainkan gambaran kualitas berpikir kritis, literasi, dan kemampuan pemecahan masalah generasi muda.

“PISA adalah cermin yang memberi kita kesempatan menilai diri. Dari sana, kita tahu sejauh mana sistem pendidikan kita relevan dengan tuntutan dunia modern,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa reformasi pendidikan harus menyentuh berbagai level, mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan inklusif, pendidikan vokasi, hingga pendidikan tinggi. Guru, menurutnya, merupakan aktor utama transformasi sehingga penguatan pelatihan dan profesionalisme guru menjadi kunci.

Selain itu, aspek digitalisasi, kebijakan buku teks, sistem bimbingan pendidikan, serta konsep pendidikan sepanjang hayat (lifelong learning) juga harus menjadi prioritas agar masyarakat tetap adaptif menghadapi perubahan zaman.

Namun, Prof. Pupala mengingatkan pentingnya keseimbangan antara global dan lokal. “Reformasi pendidikan bukan sekadar menyesuaikan diri dengan standar internasional. Indonesia perlu menyeimbangkan pencapaian global dengan karakter bangsa dan identitas budaya,” jelasnya.

Kuliah umum ini mendapat perhatian luas dari peserta. Banyak akademisi, guru, dan mahasiswa menilai gagasan Prof. Pupala sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia untuk memperkuat mutu guru sekaligus memastikan generasi muda mampu bersaing di tingkat internasional tanpa kehilangan akar budaya. (Tr-76)

Tags: General Lecture InternasionalGlobalisasi PendidikanReformasi Pendidikan GuruUNGUniversitas Negeri Gorontalo

Related Posts

Foto bersama pengawas PAK, Petrus Tamon dan Pembimas Kristen dengan pihak SMAN 3 Gorontalo. (F. Istimewa)

Keterbatasan Guru PAK Disorot, Layanan Pendidikan Agama di Sekolah Perlu Diperkuat

Monday, 20 April 2026
Rektor UNG Borong Takjil dari Pelaku UMKM, Bagikan ke Mahasiswa

Rektor UNG Borong Takjil dari Pelaku UMKM, Bagikan ke Mahasiswa

Monday, 20 April 2026
Ironi Pendidikan: Monolog “Jual Beli Gelar” Sentil Isu Sosial di Panggung Seni

Ironi Pendidikan: Monolog “Jual Beli Gelar” Sentil Isu Sosial di Panggung Seni

Monday, 20 April 2026
Hebat! UNG Kini Miliki Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesi

Hebat! UNG Kini Miliki Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesi

Monday, 20 April 2026
Wisuda Pesantren Hubulo 2026, TMI Jadi Sorotan Utama

Wisuda Pesantren Hubulo 2026, TMI Jadi Sorotan Utama

Monday, 20 April 2026
41 Santri MA Hubulo Diwisuda, Kepala Madrasah Harap Jadi Pelopor Perubahan

41 Santri MA Hubulo Diwisuda, Kepala Madrasah Harap Jadi Pelopor Perubahan

Monday, 20 April 2026
Next Post
Rapat kerja Komisi I Dekot bersama Pemkot membahas TKPD Kota Gorontalo, Kamis (4/9/2025). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Ratusan TPKD Terancam Tak Tercover, Pemkot Didesak Minta Solusi ke BKN

Discussion about this post

Rekomendasi

Kepala BBPOM di Gorontalo, Lintang Purba Jaya, bersama pihak Bea Cukai Gorontalo dan Polda Gorontalo saat konferensi terkait tindak peredaran kosmetik tanpa ijin edar, di aula BBPOM Gorontalo. Kamis (23/4) Foto : Natharahman/ Gorontalo Post.

Penjual Kosmetik Ilegal Ditangkap, Petugas Sita 1.819 Item Skin Care Tanpa Ijin Edar

Friday, 24 April 2026
Ilustrasi--

Sentuh Rp 17.301/USD, Rupiah Makin Terpuruk

Friday, 24 April 2026
Tiara Andini, salah satu pesohor yang sangat antusias berwisata di kawasan pantai Botubarani, Bone Bolango. (foto: istimewa)

Lonjakan Kunjungan Botubarani Picu Kekhawatiran

Friday, 24 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Ilustrasi--

    Sentuh Rp 17.301/USD, Rupiah Makin Terpuruk

    556 shares
    Share 222 Tweet 139
  • Lonjakan Kunjungan Botubarani Picu Kekhawatiran

    761 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Penjual Kosmetik Ilegal Ditangkap, Petugas Sita 1.819 Item Skin Care Tanpa Ijin Edar

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pelantikan Pengurus APPINKA Gorontalo Periode 2026–2031, Dorong Inovasi Karawo ke Tingkat Nasional

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.