logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Tempe Kedelai

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 29 August 2025
in Disway
0
--

--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

SEDIKIT yang diharap. Justru banyak yang didapat. Kejutan seperti itu hanya bisa datang dari orang yang tidak biasa-biasa saja: Presiden Donald Trump.

Anda pun akan sulit percaya. Tiba-tiba Trump membuat pernyataan ini: akan mengizinkan mahasiswa Tiongkok kuliah di Amerika sampai mencapai jumlah 600.000 orang.

Related Post

Target Selawat

Resto Kuburan

Secukupnya Selamanya

Serius Nonsense

Itu diucapkan Trump saat berbicara dengan tamu khususnya: Presiden Korea Selatan dua hari lalu.

Hanya keseleo lidah?

Tidak. Trump mengucapkannya tidak hanya sekali. Keesokan harinya –di sidang kabinet di Gedung Putih– ia menegaskan hal yang sama.

Memang itu belum keputusan pemerintah. Itu baru penegasan dari seseorang –tapi seseorang itu bernama Donald Trump. Trump pun menjelaskan alasannya yang sangat logis: kelangsungan hidup banyak perguruan tinggi di Amerika tergantung pada banyaknya mahasiswa asing.

Jelaslah: ini perhitungan bisnis. Apalagi dampak pada ekonomi lokal yang didapat dari mahasiswa Tiongkok itu mencapai USD 14 miliar. Hampir Rp 30 triliun.

Para rektor universitas swasta di Indonesia pun akan setuju dengan Trump: jumlah mahasiswa menentukan hidup-mati perguruan tinggi.

Sekarang ini mahasiswa baru universitas-universitas negeri di Indonesia membeludak. Universitas negeri sudah seperti vacuum cleaner. Akibatnya: universitas swasta paceklik mahasiswa. Para rektor swasta akan berkumpul di Yogyakarta minggu depan: bagaimana cara mengerem nafsu universitas negeri.

Yang negeri sendiri juga ingin hidup. Subsidi untuk mereka kini jauh berkurang. Harus cari uang sendiri. Cara paling mudah: menerima mahasiswa sebanyak-banyaknya.

Salah satu universitas negeri di Surabaya tahun ini sampai menerima mahasiswa baru sebanyak 15.000 orang! Satu angkatan saja: Unesa –dahulu IKIP Negeri Surabaya. Top! Terbanyak se Indonesia.

Unesa belum memegang rekor. Rekornya tahun ini dipegang Universitas Terbuka (Negeri): 184.000 orang. Dari Surabaya saja 41.000 orang! Dengan demikian jumlah keseluruhan mahasiswa UT mencapai lebih 762.000 orang.

Trump pun tahu hitungan bisnis universitas. Tapi bisakah omongan Trump kali ini dipegang? Atau itu hanya untuk umpan yang akan menentukan langkah berikutnya? Akankah itu hanya gula-gula untuk pemanis penggiur selera Tiongkok –agar mau memberi kompensasi di bidang yang lain?

Sejauh ini hanya empat negara yang keras pada Amerika-nya Donald Trump: Tiongkok, Kanada, India, dan Brasil. Trump tentu akan menundukkan mereka satu per satu. Dimulai dari Kanada. Lalu bersikap manis pada Tiongkok.

Jumlah 600.000 mahasiswa yang akan diizinkan Trump itu sendiri terlihat seperti pemanjaan yang berlebihan. Sebanyak-banyak mahasiswa Tiongkok di Amerika belum pernah mencapai angka 500.000. Itu pun ributnya sudah bukan main. Mereka sudah dinilai berlebihan. Apalagi, menurut sebagian tokoh yang anti China-nya “keterlaluan”, para mahasiswa Tiongkok itu merangkap sebagai intel-intel komunis.

Anda sudah tahu: rekor terbanyak mahasiswa Tiongkok di Amerika adalah tahun 2019/2020: hanya sebanyak 372.532 orang. Lalu menurun. Ada yang karena pandemi Covid-19. Ada pula karena ketegangan hubungan Amerika-Tiongkok. Tahun lalu jumlah mereka ”hanya” sekitar 277.398 orang.

Maka angka 600.000 jatuhnya seperti meledek. Ledekan gaya Trump. Tapi siapa tahu kali ini betul –justru pemerintah Tiongkok yang akan mengerem angka itu. Caranya mudah: tidak diizinkan pergi. Di Tiongkok cara itu bisa dilaksanakan dengan cepat: di sana, untuk pergi ke luar negeri, harus ada izin pemerintah.

Mahasiswa Tiongkok itu terbanyak kuliah di University of Illinois at Urbana–Champaign (UIUC) –dua jam bermobil ke selatan Chicago. Jumlahnya 6.240 orang. Utamanya kuliah teknik dan bisnis.

Awal tahun ini saya ke sana –Anda sudah membacanya. Saya juga bertemu banyak mahasiswa kita di sana –termasuk yang mendalami ilmu serangga dan cuaca. (Baca di sini:Awan Capung)

University of Southern California juga jadi pilihan utama. Termasuk Columbia University. Mereka sangat menyebar. Pun di pedalaman Kansas; saya melihat banyak mahasiswa Tiongkok. Di universitas sangat kecil di kota kecil Hays: saya sering bicara dengan mereka.

Banyak tokoh dari Kubu Trump sendiri sewot melihat langkah kuda itu. Trump, di mata mereka sudah seperti “pagi tempe, sore kedelai”.

Ahli tempe terbaik dari Bogor pun tidak akan bisa mengubah tempe kembali jadi kedelai –hanya dalam 12 jam. Berarti Trump adalah ahli tempe terbaik di dunia.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Target Selawat

Target Selawat

Saturday, 12 September 2026
Resto Kuburan

Resto Kuburan

Friday, 11 September 2026
Secukupnya Selamanya

Secukupnya Selamanya

Thursday, 10 September 2026
Serius Nonsense

Serius Nonsense

Wednesday, 9 September 2026
Desil Kuantil

Desil Kuantil

Monday, 7 September 2026
Karya Perkara

Karya Perkara

Saturday, 5 September 2026
Next Post
Penggeledahan dokumen yang dilakukan Satuan Khusus Kejari Gorut di kantor UKPBJ Blok Plan Gorut , Kamis (29/8/2025).

Astaghfirullah, Dana Rp 6,8 Milyar Pembangunan Masjid Blok Plan Dikorupsi, Kantor UKPBJ Gorut Digeledah Kejaksaan

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Kader Posyandu Tabumela Dilatih Ukur Pertumbuhan Balita

Kader Posyandu Tabumela Dilatih Ukur Pertumbuhan Balita

Saturday, 12 September 2026
Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Monday, 7 September 2026
Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Saturday, 12 September 2026
Target Selawat

Target Selawat

Saturday, 12 September 2026

Pos Populer

  • Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Kader Posyandu Tabumela Dilatih Ukur Pertumbuhan Balita

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.