logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Dokter A. Saboe dan Doktor H.B. Jassin

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 28 July 2025
in Persepsi
0
Basri Amin

Basri Amin

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Negara Hadir, Guru Bermartabat

Pajak: Madu dan Racun Bagi Perekonomian  

Satu Huruf Salah di KTP, Urusan Publik Berantakan

Spanyol, Bola, dan Islam

Oleh:
Basri Amin

 

GORONTALO patut berbangga dan sepatutnya bergerak lebih serius menggalang dukungan seluas-luasnya agar beliau berdua “dipilih” Presiden R.I sebagai Pahlawan Nasional. Publik sudah tahu bahwa sejak empat tahun lalu, Dokter Saboe sudah diajukan oleh pemerintah provinsi Gorontalo dan masyarakat kepada pemerintah pusat di Jakarta. Beliau memenuhi semua syarat lengkap. Jejak kejuangan dan karya-karyanya untuk bangsa ini telah dicatat oleh “tintas emas.”

Pada 11 Oktober 1939, Dokter Saboe mulai aktif bekerja di Gorontalo dan langsung  membuat sejumlah pertemuan tentang “Penyakit Kusta”. Pada pertemuan 11 Oktober 1939 di HIS Muhammadiyah tersebut, H.B. Jassin hadir dan menyimak dengan tuntas. Uniknya, hasil pertemuan itu dilaporkan dan diulas panjang lebar oleh H.B. Jassin di majalah (edisi Oktober 1939). Luar biasa, bukan?

Tanggal 31 Januari 1940. Itulah tanggal di mana H.B. Jassin kembali menginjakkan kakinya di Batavia, setelah sekian bulan bekerja di kantor Asisten Residen Gorontalo (atas kehendak ayahnya, Bague Mantu Jassin). Pada pertengahan tahun 1939, setelah menamatkan pendidikan HBS-nya di Medan, H.B. Jassin diminta ayahnya untuk pulang ke Gorontalo.

Dalam perjalanan (pulang) itulah Jassin singgah di Batavia, Bandung, Semarang, Surabaya, hingga sampai di Gorontalo. Di Semarang, H.B. Jassin singgah dan menginap sejenak di rumah Dokter Saboe, dan terterima dengan sangat “ramah”. Di Semarang, H.B. Jassin menulis singkat tentang kota ini.

Dokter Saboe dan Jassin adalah tokoh Gorontalo yang besar di medan juangnya masing-masing. Keduanya, kendati hanya bertemu-fisik beberapa kali pada tahun 1939 (di Semarang dan di Gorontalo), tapi keduanya terbukti konsisten mengabdi sepanjang hidupnya. Keduanya adalah Pahlawan yang Mencerdasakan Bangsa!

Karakter perjuangan Dokter Saboe sangat unik: melintasi Sulawesi dan Jawa, nasionalis yang berjuang dengan otak dan bertaruh dengan pengorbanan fisik/materi, menjadi Guru dan pembela hak-hak kesehatan dan kesejahteraan masyarakat (buruh). Pioner di bidang penyakit Kusta dan pembaharu di bidang pendidikan kesehatan di Jawa Barat. Beliau adalah pemikir dan penulis produktif.

Anda bisa bayangkan, salah satu karya Dokter Saboe yang terkenal adalah bukunya Pendekatan Ilmiah Tentang Eksistensi Tuhan dan Makhluk Ciptaan-Nya. Diterbitkan di Bandung, Pustaka Salman ITB, tahun 1983, 76 halaman. Selanjutnya di–review oleh koran terpandang, Kompas, pada 15 Mei 1983.

Bagaimana dengan H.B. Jassin, mengapa beliau pun sangat layak menjadi Pahlawan Nasional? Jawaban untuk hal ini terlalu luas. Hampir semua orang yang pernah sekolah sejak 1950an mengenal baik “pengaruh Jassin” dalam riwayat pendidikannya. Anda tak mungkin mengenali Bahasa Indonesia, Sastra Melayu, penulis-penulis dari daerah, penulis perempuan, timbangan roman, puisi dan cerpen, buku-buku, jika tak membaca ulasan-ulasan dan buku-buku H.B. Jassin.

Beliau tak perlu diperkenalkan lagi!. Seluas negeri ini telah “mengendapkan” pengaruhnya sejak 1940an dalam imajinasi, pengalaman, dan otak manusia Indonesia. Terlalu banyak respek dan kekaguman kepadanya. Tapi, tak sedikit pula jejak kontroversi dan polemik dengan ketokohan dan pencapaian seorang Jassin.

Karakter lain yang menyamakan Dokter Saboe dan Jassin adalah ternyata keduanya menyukai korespondensi dan dokumentasi. Kendati Pak Jassin jauh lebih berpengaruh dan melambung tinggi di bidang ini -–dan tentu saja wajar karena memang bidang utama beliau— tetapi Dokter Saboe menjalani korespondensinya dengan “memperkaya” sejarah perjuangan bangsa (di) daerah, sebut saja tentang Gerakan Merah Putih Patriotik di Gorontalo, perjuangan Kemerdekaan, dan peran Rumah Sakit Toto (Kabila) di masa pergolakan Permesta (1957-1958). Itu sekadar contoh yang terang. Surat-surat Dokter Saboe menembus meja Presiden, Menteri dan markas ABRI/TNI, serta sejumlah tokoh nasional, dan media.

Jika demikian, tradisi menyerap aspirasi dari tokoh-tokoh besar (Indonesia) di/dari Gorontalo harus bisa dirumuskan resolusinya. Ini bukan soal mereka yang “sudah mati” tapi justru soalnya adalah tentang “kita” yang hidup di masa kini. Kepada para beliaulah wajah negeri ini dan cita-citanya bisa kita temukan. Dan kepada diri kitalah, pertanyaan dan gugatan mereka terarah: siapa kita? Dengan apa kita merasa pantas “menjadi” Indonesia di pentas dunia.

Masyarakat Gorontalo di awal abad ke-20 menggumuli tema-tema pendidikan, perjumpaan lintas daerah, kesadaran kebangsaan dan kesukubangsaan, kemampuan baca-tulis, berorganisasi dan berkomunikasi tulisan melalui media cetak. Sejak 1930an, gejala itu berkembang begitu pesat. Inilah fondasi (kebangkitan) elite moderen di daerah ini, sebagaimana dipelajari mendalam oleh Prof. Van Niel (1960 [1984], Univ of Hawaii).

Putra-putri (terdidik) Gorontalo sebagiannya berada di tengah-tengah pergolakan zaman. Sejak 1940, H.B. Jassin di Jakarta, Dokter Saboe di Gorontalo dan beberapa orang lainnya berjuang di sektor intelektual dan pencerdasan. Sementara di beberapa kota lain, sebagaimana diwakil oleh orang-orang sepertti Siti Fatimah Usoeloe di Jogjakarta, atau seorang tokoh nasionalis Gorontalo hebat lainnya di Makassar, yakni A.N Hadjarati, berjuang di medan organisasi kebangsaan (Parindra).

Di masa itu, H.B. Jassin adalah “jembatan” penting dalam mensirkulasi terbitan-terbitan kebangsaan yang memuat pemikiran-pemikiran tokoh nasional, terutama ketika konsolidasi kebangsaan tengah memuncak.Sebagaimana kita bisa membaca dalam Mimbar Indonesia, mingguan nasional berpengaruh di mana H.B. Jassin berperan sebagai tokoh penting di dalamnya, bersama-sama tokoh-tokoh besar lain dari Gorontalo: J.A. Dungga (musik), Gani Katili (olah raga, dst.)

Hal ini perlu kita cermati karena jangan sampai kita lupa bahwa kebangsaan atau keindonesiaan tumbuh dan mengakar bukan semata karena ada represi kolonialisme, melainkan hal tersebut dibentuk oleh “kesadaran” dan “pengalaman bersama” yang ditempa melalui organisasi kebangsaan dan disirkulasi melalui “perjumpaan pemikiran” –melalui tulisan-tulisan dan pertemuan-pertemuan kalangan terdidik dan para pejuang. Di sanalah letaknya mengapa kalangan muda, kelompok perempuan, cerdik-pandai, pesantren, kalangan sastrawan dan wartawan berperan penting. ***

Penulis adalah parner di Voice-of-HaleHepu;
Pernah terlibat di konferensi media & modernity
di University of California (U.C), Berkeley, U.S.A.

Tags: basri aminHarian Persepsipersepsispektrum sosialTulisan Basritulisan persepsi

Related Posts

Husin Ali

Negara Hadir, Guru Bermartabat

Wednesday, 22 July 2026
Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

Pajak: Madu dan Racun Bagi Perekonomian  

Tuesday, 21 July 2026
Satu Huruf Salah di KTP, Urusan Publik Berantakan

Satu Huruf Salah di KTP, Urusan Publik Berantakan

Monday, 20 July 2026
Basri Amin

Spanyol, Bola, dan Islam

Monday, 20 July 2026
Muh. Amier Arham

Gorontalo Karnaval Karawo, Untuk Apa?

Sunday, 19 July 2026
Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

Thursday, 16 July 2026
Next Post
#CARI_AMAN - Nocturnity Riding yang diselenggarakan DAW bersama komunitas honda Gorontalo, berlangsung Sabtu malam. (foto : dok /daw)

Nocturnity Riding IMH Gorontalo, Sosialisasikan Semangat #Cari_Aman

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

Saturday, 25 July 2026
Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Saturday, 25 July 2026
11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026

Pos Populer

  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.