logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Bebas Bully

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 9 May 2025
in Disway
0
--

--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

KEPALA NEGARA mana pun kini takut ”dizelenskyykan” oleh Donald Trump. Itu pula yang menghantui suasana menjelang pertemuan tingkat tinggi antara perdana menteri baru Kanada, Mark Carney, dengan Trump Selasa kemarin.

Carney selamat. Di pertemuan itu Carney tidak diperlakukan seperti Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Related Post

Dua Menit

Burger Tempe

Paket Roaming

Isi Dompet

Padahal Trump begitu sewot pada Kanada: soal perdagangan; soal imigrasi; soal “kesombongan” Kanada di depan juara sombong sedunia.

Apalagi Trump juga dibuat kesal hasil Pemilu Kanada bulan lalu:  jago Trump dikalahkan Carney. Padahal Trump ingin partai konservatif yang menang di Kanada.

Karena itu ketika Carney sudah menggantikan Perdana Menteri Justin Trudeau tiga bulan lalu, Trump belum mau bertemu. Ia menunggu hasil Pemilu. Toh Carney akan kalah.

Ternyata Carney menang –antara lain justru karena rakyat Kanada marah kepada Trump. Jauh sebelum perang tarif dimulai, pamor partai Liberal sebenarnya sudah turun drastis. Selama Liberal berkuasa, ekonomi Kanada datar: hanya tumbuh 1 persen selama 10 tahun terakhir.

Hanya gara-gara Trump ingin menjadikan Kanada sebagai provinsinya yang ke-51, partai konservatif yang sudah ”menang di depan mata” tiba-tiba kalah. Nasionalisme mengalahkan kesulitan ekonomi.

Trump masih realistis. Ia akhirnya setuju bertemu Carney. Lokasi pertemuannya sama dengan saat mem-bully Zelenskyy: di depan perapian Gedung Putih.

Carney bukan Zelenskyy. Ia khas seorang banker: elegan, intelektual. Pakaiannya juga bukan kaus seperti Zelenskyy. Carney pakai pakaian bank: jas lengkap dengan dasinya. Carney memang pernah menjabat Kepala Bank Sentral Inggris dan Bank Sentral Kanada.

Sebagai orang dengan budaya Inggris, kata-kata Carney bersayap penuh makna. Bertolak belakang dengan kalimat-kalimat vulgar yang biasa diucapkan Trump atau Zelenskyy.

Misalnya ketika Carney mengemukakan soal tarif: “Bapak Presiden adalah negosiator ulung. Dalam negosiasi salah satu kuncinya adalah menyusun ketentuan-ketentuan”.

Halus. Elegan. Padahal maksudnya: jangan ngawur-ngawuran.

Lebih jelasnya lagi: di zaman kepresidenan Trump yang pertama dulu kan sudah disepakati perjanjian baru: CUSMA.

Anda sudah tahu apa itu CUSMA. Yakni kesepakatan baru sebagai pengganti perjanjian free trade yang tidak disukai Trump. Carney menghendaki ketentuan-ketentuan dalam CUSMA harus jadi pedoman.

Carney seperti mengingatkan Trump secara elegan bahwa CUSMA dibuat dalam pemerintahannya. Atas inisiatifnya pula.

“It’s fine. It’s there. It’s good. We use it for certain things,” akhirnya Trump mengatakan itu.

Berarti satu ketentuan sudah disepakati. Negosiasi selanjutnya berangkat dari CUSMA. Tinggal mana yang harus diperbaiki.

Intinya, Trump cukup respek terhadap Carney. Trump memuji habis usaha Carney untuk menang di Pemilu. Ia hanya sedikit menyindir kemenangan Carney lantaran diuntungkan oleh kebijakannya.

Trump juga mengatakan tidak akan memanggil Carney sebagai “gubernur negara bagian ke-51” seperti yang ia lakukan terhadap Justin Trudeau, perdana menteri Kanada sebelumnya.

“Sebenarnya sangat, sangat, sangat mudah bagi saya untuk memanggilnya Gubernur Carney. Tapi saya tidak akan melakukan itu,” ujar Trump.

Bukan berarti semuanya akan segera beres. Semua orang tahu Trump adalah tipe tokoh yang transaksional. Omongannya sulit dipegang. Ia bisa berubah dalam sekejap. Atau dalam kata-kata seorang tokoh politik Kanada: “Trump memang respek pada Carney, tapi ia tidak pernah respek pada fakta”

Apakah akan segera ada kesepakatan baru antara Amerika dan Kanada? Setidaknya sebelum batas 90 hari yang ditetapkan Trump?

Tidak ada yang seoptimistis itu. Perubahan dalam CUSMA memerlukan waktu lebih satu tahun. Ada prosedur konstitusional yang harus dipenuhi. Baik di Kanada maupun di Amerika.

Juga masih harus dibentuk tim negosiasi yang disepakati: siapa dari Kanada, siapa dari Amerika. Pembicaraan perdagangan tidak mudah.

Kalau negosiasi itu melebihi deadline tanggal 8 Juli, berarti tarif baru yang ditetapkan Trump akan berlaku. Itu kalau Trump tidak berubah dalam waktu sekejap.

Dalam pertemuan itu Carney tentu menyampaikan harapan agar Trump hadir ke Kanada bulan depan: 15-17 Juni. Anda sudah tahu: Kanada menjadi tuan rumah G-7. Yakni pertemuan puncak negara-negara maju: Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika. Ditambah Uni Eropa.

Kanada sangat khawatir Trump tidak mau datang. Bukan saja sewot dengan Kanada, Trump sendiri tidak begitu peduli dengan lembaga-lembaga internasional.

Kalau toh akhirnya Trump hadir, tentu karena lokasi KTT G-7 itu di Alberta. Trump seharusnya suka dengan negara bagian Alberta. Inilah negara bagian yang banyak penduduknya terang-terangan pilih gabung ke Amerika.

Alberta berbatasan langsung dengan negara bagian Montana di bagian utara Amerika. Bisa jadi Trump akan disambut meriah pendukungnya di Alberta.

Carney sendiri kalah Pemilu di Alberta. Negara bagian ini memang tidak puas dengan pemerintah Liberal di pusat. Alberta merasa akan lebih makmur bila memisahkan diri dari Kanada.

Mereka ingin menjadi negara sendiri –atau menjadi bagian dari Amerika.

Alberta kaya sumber daya alam. Terutama minyak bumi. Terkaya di Kanada. Hasilnya banyak diekspor ke Amerika.

Setelah Pemilu ini, Gubernur Alberta sudah setuju: diadakan referendum di Alberta. Merdeka atau tetap di Kanada. Referendum itu mungkin akan dilakukan tiga bulan lagi.

Sayangnya KTT G-7 nanti bukan di kota terbesar Alberta, Calgary. KTT akan diselenggarakan di kota pegunungan: Kananaskis.

Anda sudah tahu Kananaskis: tempat wisata, main sky, golf dan pernah jadi tempat Olympiade musim dingin. Saya pernah ke Calgary tapi belum tahu cantiknya Kananaskis.

Carney memang sudah bertemu Trump. Tidak cekcok tapi juga belum menghasilkan apa-apa. Ketika Carney mengatakan ”ada kalanya satu lokasi tidak akan dijual, dan Kanada tidak akan pernah dijual”, Trump menyahutnya enteng: “jangan mengatakan kata tidak akan pernah”.

Ibarat Semifinal Piala Champion, KTT Trump-Carney itu draw: 0-0. Kita tunggu semifinal kedua di Alberta.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Dua Menit

Wednesday, 22 July 2026
Burger Tempe

Burger Tempe

Tuesday, 21 July 2026
Paket Roaming

Paket Roaming

Sunday, 19 July 2026
Isi Dompet

Isi Dompet

Sunday, 19 July 2026
Cuci Uang

Cuci Uang

Sunday, 19 July 2026
Adu Cepat

Adu Cepat

Thursday, 16 July 2026
Next Post
Muh. Amier Arham

Jangan Abaikan Ketimpangan Akses Pendidikan Tinggi

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Thursday, 23 July 2026
Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Thursday, 23 July 2026
Cegah Pernikahan Dini, Poltekkes Gorontalo Bentuk Konselor Sebaya di Desa Tualango

Cegah Pernikahan Dini, Poltekkes Gorontalo Bentuk Konselor Sebaya di Desa Tualango

Thursday, 23 July 2026
Wagub Gorontalo Idah Syahidah RH Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional

Wagub Gorontalo Idah Syahidah RH Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional

Thursday, 23 July 2026

Pos Populer

  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Pengumuman Libur Khusus Final Pildun di Gorontalo Hoaks

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.