logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Lambat, Massa Aksi Nyanyikan Lagu Ulang Tahun

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 5 May 2025
in Metropolis
0
Aksi damai dari Jejaring Aktivis Perempuan dan Anak (Jejak Puan) untuk menuntut keadilan bagi korban kekerasan seksual di depan Mapolda Gorontalo, Jumat (2/5). (Foto : Saraswati Usman/Mg/ Gorontalo Post)

Aksi damai dari Jejaring Aktivis Perempuan dan Anak (Jejak Puan) untuk menuntut keadilan bagi korban kekerasan seksual di depan Mapolda Gorontalo, Jumat (2/5). (Foto : Saraswati Usman/Mg/ Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Sejumlah aliansi perempuan yang tergabung dalam Jejaring Aktivis Perempuan dan Anak (JEJAK PUAN) Provinsi Gorontalo menggelar aksi damai di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Gorontalo, Jumat (2/5). Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan dan tuntutan atas maraknya kasus kekerasan seksual, khususnya di lingkungan pendidikan, serta lambannya penanganan hukum terhadap para pelaku.

Salah satu yang paling disorot adalah dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan oknum mantan rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo. Kasus ini, menurut massa aksi telah dilaporkan setahun yang lalu, namun penanganya dinilai lambat. Tak heran, saat aksi, massa menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun di depan Mako Polda Gorontalo.

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, para aktivis menyampaikan orasi dan membentangkan spanduk berisi tuntutan keadilan bagi para korban. Mereka menilai bahwa kasus-kasus kekerasan seksual yang terus berulang menunjukkan bahwa negara belum sepenuhnya hadir dalam melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk penyiksaan, perlakuan merendahkan martabat, dan diskriminasi.

Adapun tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi damai tersebut adalah, yakni percepatan proses hukum terhadap mantan rektor UNU Gontalo dan pelaku kekerasan seksual lainya, mengedepankan hak korban, penanganan kasus tanpa tebang pilih, pencabutan gelar profesor terduga pelaku kekerasan seksual, serta menuntut kesungguhan dinas terkait untuk serius dalam pendampingan korban dan tidak beralasan pada keterbatasan anggaran.

Related Post

Masih Ada Warung yang Jualan Miras

Polres Boalemo Maksimalkan KRYD

Polisi Bubarkan Balap Liar di Tugu Saronde, Puluhan Motor Diamankan, Pengemudi Didominasi Pelajar

Usut Judol, 273 HP Personel Samapta Dirazia

Dalam orasinya, para aktivis mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi dan di mana ruang aman bagi perempuan. “Apakah tubuh kita berhak untuk dieksploitasi? Apakah tubuh kita pantas dipegang-pegang? Kita berhak mendapatkan keadilan,” merupakan hal yang gaungkan dalam aksi ini. Mereka menilai bahwa selama ini kasus kekerasan seksual hanya dijadikan alarm sementara oleh para pemangku kebijakan, tanpa tindakan nyata.

Kordinator lapangan (korlap) aksi, Anisa Inayah, dalam orasinya menyampaikan bahwa pelaku kekerasan bukan hanya dari kalangan mahasiswa atau masyarakat biasa, tetapi juga berasal dari dosen dan guru yang seharusnya menjadi pendidik dan pelindung di ruang pendidikan.

“Ironisnya, di Gorontalo ada kasus yang bahkan kabarnya akan dihentikan proses penyelidikannya karena pelakunya orang yang punya nama, uang, dan jabatan. Bayangkan kalau itu terjadi pada keluargamu sendiri, siapa yang akan tanggung jawab atas trauma korban?” ujar Anisa dengan nada geram.

Ia menambahkan bahwa Polda Gorontalo seharusnya menjadi tempat berpijak keadilan, bukan malah melindungi pelaku. “Kami dari organisasi dan aliansi mahasiswa mendukung penuh para korban. Jangan biarkan kasus-kasus kekerasan seksual mangkrak begitu saja,” tambahnya.

Orator lainnya, Riska Umar, menekankan pentingnya kesadaran bahwa siapa pun bisa menjadi korban maupun pelaku kekerasan seksual. “Semua lapisan bisa jadi pelaku, termasuk lembaga pendidikan. Sayangnya, undang-undang belum bisa diimplementasikan secara maksimal. Inilah mengapa gerakan dari mahasiswa dan masyarakat sipil sangat penting untuk menuntut keadilan bagi korban,” ungkap Riska.

Mega Mokoginta dari WIRE Gorontalo dan Jejak Puan mengungkapkan bahwa sejak tahun 2020 hingga 2025, angka kasus kekerasan seksual di Provinsi Gorontalo terus meningkat, terutama melibatkan individu dengan jabatan atau elektabilitas tinggi. “Bayangkan, korbannya ada sebelas orang. Sebelas! Dan belum satupun mendapat keadilan,” ujarnya.

Mega juga membandingkan penanganan kasus di Gorontalo dengan daerah lain seperti Yogyakarta, di mana pelaku yang terbukti langsung dicabut gelarnya. “Lalu bagaimana dengan di Gorontalo?” tanyanya retoris.

Aksi damai tersebut juga dirangkaikan dengan pembacaan puisi dan lagu “Selamat Ulang Tahun” sebagai simbol peringatan satu tahun mangkraknya kasus pelecehan seksual yang belum ditangani dengan tegas oleh aparat penegak hukum. (Mg02/Mg04/Mg12)

Tags: Aksi DamaiJejak Puan Provinsi Gorontalokasus kekerasan seksualMomen Hardiknas 2025Penanganan Kasus Kekerasan Seksual

Related Posts

Masih Ada Warung yang Jualan Miras

Masih Ada Warung yang Jualan Miras

Monday, 31 August 2026
Motif IRT Ditikam 15 Tusukan, Tersangkan Cemburu Istrinya Diduga “Bahugel”

Motif IRT Ditikam 15 Tusukan, Tersangkan Cemburu Istrinya Diduga “Bahugel”

Monday, 31 August 2026
Polres Boalemo Maksimalkan KRYD

Polres Boalemo Maksimalkan KRYD

Monday, 31 August 2026
Polisi Bubarkan Balap Liar di Tugu Saronde, Puluhan Motor Diamankan, Pengemudi Didominasi Pelajar

Polisi Bubarkan Balap Liar di Tugu Saronde, Puluhan Motor Diamankan, Pengemudi Didominasi Pelajar

Monday, 31 August 2026
Usut Judol, 273 HP Personel Samapta Dirazia

Usut Judol, 273 HP Personel Samapta Dirazia

Friday, 28 August 2026
Aliansi Masyarakat Bonepantai Tolak Aktivitas PT CBM

Aliansi Masyarakat Bonepantai Tolak Aktivitas PT CBM

Thursday, 27 August 2026
Next Post
Hamka Hendra Noer

Anomali Rent Seeking Di Birokrasi

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Muh. Amier Arham

Data Gambaran Fakta dan Dasar Perumusan Kebijakan

Tuesday, 1 September 2026
Ssstttt, Dini Hari 1 September Harga BBM Non Subsidi Naik Lagi, Pertamina Dex Rp 25.200 per Liter

Ssstttt, Dini Hari 1 September Harga BBM Non Subsidi Naik Lagi, Pertamina Dex Rp 25.200 per Liter

Tuesday, 1 September 2026
Turnamen Basket 3×3 Antar SMP Berakhir, Spendugo dan MTsN 1 Borong Juara

Turnamen Basket 3×3 Antar SMP Berakhir, Spendugo dan MTsN 1 Borong Juara

Monday, 31 August 2026
Jangan Larut di Era Digital, Adhan: Pramuka Harus Berpegang Teguh Satya Darma

Jangan Larut di Era Digital, Adhan: Pramuka Harus Berpegang Teguh Satya Darma

Monday, 31 August 2026

Pos Populer

  • HNW–Din Syamsuddin Dorong Pesantren Jadi Rujukan Pendidikan Holistik

    HNW–Din Syamsuddin Dorong Pesantren Jadi Rujukan Pendidikan Holistik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Hadiri Seminar UI, Kepala BIN Herindra Dorong Regulasi Antispionase untuk Jaga Kedaulatan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kemarau Diprediksi Hingga November, Petani Gagal Panen, Nelayan Dihadapkan Musim Timur

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kemarau Diprediksi Hingga November, Umar Karim Desak Segera Antisipasi 

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Data Gambaran Fakta dan Dasar Perumusan Kebijakan

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.