logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Mbak Titiek

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 14 April 2025
in Disway
0
Titiek Puspa berduet dengan anggota DPR Indah Kurnia menyanyikan lagu Kupu-Kupu Malam dalam konser Persembahanku pada 2017 lalu. -Screenshot YouTube -

Titiek Puspa berduet dengan anggota DPR Indah Kurnia menyanyikan lagu Kupu-Kupu Malam dalam konser Persembahanku pada 2017 lalu. -Screenshot YouTube -

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

BEGITU ingin saya menulis in memoriam untuk legenda Titiek Puspa. Saya memanggilnyi: Mbak Titiek.

Stasiun radio bisa mengenangnyi dengan memutar lagu-lagunyi sepanjang hari. Media televisi bisa menayangkan dikumentasi film-filmnyi.

Related Post

Secukupnya Selamanya

Serius Nonsense

Desil Kuantil

Karya Perkara

Saya? Hanya bisa menulis. Tapi harus punya bahan. Saya tidak punya.

Memang saya kenal beliau, tapi belum tentu beliau kenal saya. Kalau pun pernah beberapa kali bertemu beliau, tapi beliau belum tentu masih ingat saya.

Pertemuan terakhir kami sekitar tiga tahun lalu: di saat ada pandemi Covid. Itu pun dalam satu acara di forum online. Sebelum itu saya bertemu di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Saat saya akan menonton musikal Laskar Pelangi. Kami ngobrol di lobi teater tertutup sebelum pertunjukan dimulai.

Saya pun ikuti medsos. Banyak yang sudah menulis tentang almarhumah. Harusnya saya minta tolong perusuh baik Mirwan Mirza. Agar ia menulis lebih panjang tentang Mbak Titiek. Rasanya ia punya banyak bahan yang tidak dimiliki para penggiat medsos. Buktinya ia tahu kebiasaan Mbak Titiek sedang menyapu halaman. Dua bulan sebelum Mbak Titiek meninggal dunia hari Kamis lalu. Dalam usia 86 tahun. Bertetangga?

Tentu ada jalan kalau memang sungguh-sungguh ingin menulis tentang almarhumah. Tapi dua hari terakhir saya hampir tidak punya waktu kosong. Memang saya punya nomor telepon Mbak Titiek, tapi tidak mungkin lagi menelepon dan mewawancarai almarhumah.

Maka saya sempat menyesali diri: kenapa tidak bisa menyanyi. Kenapa tidak bisa seperti perusuh yang tinggal di Swedia atau Denmark itu: Milwa?. Kenapa saya diberi suara cempreng –seperti piring seng yang dipukul sendok bebek. Lalu saya sadari: setiap orang punya kelebihan sendiri-sendiri. Saya diberi kelebihan bisa menulis.

Kalau ditanya pilih mana: punya kelebihan menulis atau menyanyi, saya sulit menjawab. Paling saya pilih bisa menulis  dan menyanyi. Tapi pilihan seperti itu tidak ada.

Apa pun Mbak Titiek harus dikenang. Dia satu-satunya seniman kita yang punya kemampuan di banyak hal, terutama dalam menyanyi dan menciptakan lagu.

Yang paling saya sukai adalah: Kupu-Kupu Malam. Lagu itu begitu manusiawi. Apa adanya. Begitu menggugat.

Saya mencoba ingin mengenang Mbak Titiek dengan cara menyanyikan lagu itu. Tidak berhasil. Tidak bisa. Tidak hafal satu pun kalimat dalam syairnya. Istri saya yang lantas mewakili suami.

Lagu lain yang saya tahu adalah: Bing. Yakni lagu yang dia ciptakan saat seniman besar Betawi, Bing Slamet meninggal dunia. Mbak Titiek begitu hebat dalam mengenang Bing di dalam lagunyi. Saya masih belum tahu adakah pencipta lagu dan penyanyi lain yang kini ganti menciptakan lagu untuk Mbak Titiek.

Saya juga ingat setiap Lebaran Mbak Titiek membuat operet Lebaran. Tampil di TVRI. Pelakunya para penyanyi cilik di zamannya. Dia sendiri yang jadi sutradara dan penulis skenario. Dia juga yang melatih para pelaku operet itu.

Jangan sampai kita tidak  membuat monumen untuk Mbak Titiek. Sekecil apa pun. Maka kali ini saya mengemis kepada para perusuh agar khusus di edisi hari ini perusuh hanya membuat komentar tentang Mbak Titiek. Tidak boleh lain.

Inilah edisi yang kita persembahkan bersama untuk Mbak Titiek: semua komentar hanya tentang Mbak Titiek. Komentar itu akan kami abadikan. Kami pigura. Kami gantung di dinding kantor Harian Disway. Juga kita pigura untuk kita kirim ke keluarga Mbak Titiek.

Dalam hati kecil saya berharap ada juga seorang pramuria atau mantan pramuria ikut memberikan komentar.

Mbak Titiek, maafkan saya. Kami bersama Anda, sampai kapan pun. Terimalah komentar seluruh perusuh Disway sebagai sangu Anda di alam sana.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Secukupnya Selamanya

Secukupnya Selamanya

Thursday, 10 September 2026
Serius Nonsense

Serius Nonsense

Wednesday, 9 September 2026
Desil Kuantil

Desil Kuantil

Monday, 7 September 2026
Karya Perkara

Karya Perkara

Saturday, 5 September 2026
Lima Miliar

Lima Miliar

Friday, 4 September 2026
Hujan Salat

Hujan Salat

Thursday, 3 September 2026
Next Post
PUTUS AKSES - Jembatan yang menjadi akses masyarakat di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, ambruk digerus banjir bandang di wilayah itu, Senin (14/4) kemarin. (foto : istimewa / tangkapan layar)

Dua Desa Terisolir, Jembatan Pasar Pulubala Ambruk

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Thursday, 10 September 2026
Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Thursday, 10 September 2026
Dari Sampah Plastik Jadi Meja-Kursi, Warga Lupoyo Gandeng Poltekkes Kemenkes Gorontalo Olah Ecobrick

Dari Sampah Plastik Jadi Meja-Kursi, Warga Lupoyo Gandeng Poltekkes Kemenkes Gorontalo Olah Ecobrick

Thursday, 10 September 2026
Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

Thursday, 10 September 2026

Pos Populer

  • Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Dari Sampah Plastik Jadi Meja-Kursi, Warga Lupoyo Gandeng Poltekkes Kemenkes Gorontalo Olah Ecobrick

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.