logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Metropolis

Tiga Tahun Ambruk, Jembatan di Molowahu Belum Diperbaiki

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 6 January 2025
in Metropolis
0
Kondisi jembatan Molowahu, yang ada di Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, belum juga dilakukan perbaikan.

Kondisi jembatan Molowahu, yang ada di Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, belum juga dilakukan perbaikan.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Jembatan Molowahu, yang terletak di perbatasan antara Dusun Bulungguhe 1 dan Bulungguhe 2, telah ambruk sejak tiga tahun lalu.

Kondisi ini pun sempat viral dan menjadi perbincangan public. Hanya saja, selama tiga tahun ini, jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat itu, belum juga diperbaiki.

Kepala Desa Molowahu, Irwandi Ibrahim menyampaikan, kondisi jembatan saat ini semakin berbahaya untuk dilalui. Bahkan pihaknya sudah berulang kali mengajukan proposal ke pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.

Tak hanya itu saja, pihaknya pula turut melibatkan anggota legislatif, tapi anggaran untuk perbaikan tidak kunjung terealisasi. “Kami berharap agar ini bisa menjadi prioritas dan diseriusi oleh para wakil rakyat dan juga pihak pemerintah, untuk menangani perbaikan jembatan ini,” ungkapnya.

Related Post

Tenda Pasar Senggol Sudah Dipasang

Satpol PP Bongkar Gudang Miras di Tibawa

Kasus Ayah Penganiaya Anak Diserahkan ke Kejaksaan

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Telaga Disidak, Cegah Penimbunan Gas Hingga Permainan Harga

Selama tiga tahun, warga dan pemerintah desa telah bergotong royong membangun jembatan darurat. Bahkan, untuk mewujudkan pembangunan jembatan darurat tersebut, biaya yang dipergunakan diambil dari penggalangan dana masyarakat.

Masyarakat menyumbang secara sukarela, dan hingga kini dana tersebut terus digunakan untuk mempercepat pembangunan jembatan darurat yang diharapkan dapat dilalui kendaraan roda empat. Langkah ini terpaksa dilakukan karena lambatnya respon pemerintah serta ketidakpastian alokasi dan realisasi dana dari pihak terkait.

“Kami terus menggalang dana dari masyarakat dan pihak lain, meski tidak memaksa. Semua dilakukan secara sukarela. Bahkan, saya pribadi telah mengeluarkan dana pribadi di tengah gaji yang belum cair selama dua bulan karena Pemilu,” tambah Irwandi.

Keterlambatan penanganan ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. “Perekonomian warga semakin menurun karena akses terganggu. Padahal, ini adalah infrastruktur vital,” tegasnya.

Masyarakat pada dasarnya berharap agar pada 2025 ini, bisa menjadi tahun kepastian bagi perbaikan jembatan. Irwandi juga mengimbau Pemda dan DPRD Gorontalo untuk segera menganggarkan dana, terutama jika anggaran dari BNPB RI tidak cair.

“Kami hanya meminta pemerintah melihat ini sebagai kebutuhan mendesak, bukan sesuatu yang bisa terus ditunda,” harapnya.  Di sisi lain, Irwandi mengapresiasi perhatian dari warganet yang membuat masalah ini viral. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya bijak dalam berkomentar.

“Kami mendukung viralnya isu ini, tapi kritik harus membangun. Semoga perhatian dari publik ini bisa mendorong pemerintah lebih serius menangani jembatan Molowahu. Jembatan Molowahu bukan sekadar infrastruktur. Jembatan ini adalah adalah penopang utama kehidupan warga. Dengan lambatnya penanganan, warga hanya bisa berharap dan terus berdoa agar pemerintah mendengar suara mereka,” tutupnya. (mg-06)

Tags: Gorotnalo Post TerkiniJembatan AmbrukJembatan MolowahuKondisi Jembatan Molowahu

Related Posts

Tenda yang akan digunakan sebagai lapak jualan saat pasar senggol nampak sudah dipasang di salah satu kawasan pertokoan yang ada di Jalan Imam Bonjol, Kota Gorontalo. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Tenda Pasar Senggol Sudah Dipasang

Friday, 6 March 2026
RAZIA--Suasana razia yang dilakukan oleh satpol PP

Satpol PP Bongkar Gudang Miras di Tibawa

Friday, 6 March 2026
Penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Gorontalo melaksanakan Tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Tinggi Gorontalo dalam perkara dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap anak, Senin (2/03/26).

Kasus Ayah Penganiaya Anak Diserahkan ke Kejaksaan

Friday, 6 March 2026
Telaga melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pangkalan resmi yang berada di wilayah Kecamatan Telaga Jaya, Senin (2/03/26).

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Telaga Disidak, Cegah Penimbunan Gas Hingga Permainan Harga

Friday, 6 March 2026
Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Thursday, 5 March 2026
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Next Post
Ilustrasi

Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari Ini, Jagung Jadi Menu Gorontalo

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.