logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Seleksi Sekda Kabgor, Makin Berpolemik

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 6 December 2024
in Headline
0
Rapat dengar pendapat Komisi I Deprov membahas aduan soal seleksi Sekda Kabupaten Gorontalo, kemarin (5/12). (Humas)

Rapat dengar pendapat Komisi I Deprov membahas aduan soal seleksi Sekda Kabupaten Gorontalo, kemarin (5/12). (Humas)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Pelaksanaan seleksi terbuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, makin berpolemik. Usai DPRD Kabupaten Gorontalo menerbitkan rekomendasi penundaan seleksi, kini persoalan itu mulai ditangani Komisi I Deprov Gorontalo. Menyikapi aduan berkaitan polemik tersebut.

Kemarin (5/12), Komisi I menggelar rapat dengar pendapat membahas masalah itu. Rapat itu menghadirkan Kepala BKD Provinsi Sukri Suratinoyo, Inspektur Provinsi Misranda Nalole. Keduanya masuk dalam panitia seleksi (Pansel) Sekda Kabupaten Gorontalo.

Ada juga Yusran Lapananda selaku stakholder terkait yang sudah mengajukan gugatan ke PTUN terkait pelaksanaan seleksi Sekda Kabupaten Gorontalo serta kelompok masyarakat yang mengadukan persoalan ini.

Pada rapat itu, Anggota Komisi I Umar Karim memaparkan, cukup beralasan jika pelaksanaan Seleksi Sekda Kabupaten Gorontalo memunculkan polemik di tengah masyarakat khususnya di Kabupaten Gorontalo. Karena ada yang berpendapat bahwa Seleksi Sekda sebaiknya dilaksanakan setelah Bupati terpilih dilantik.

Related Post

Paskibraka Diminta Tumbuhkan Jiwa Patriotisme, Gusnar: Jadilah Contoh di Tengah Masyarakat

Duka Gempa NTT Makin Dalam, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa M7,7 Tewaskan Dua Warga di NTT, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa M7,7 Mengguncang NTT, Sempat Picu Peringatan Tsunami

“Tapi ada kesan seleksi ini terus dipaksakan agar bisa dilantik oleh Bupati sekarang,” ungkapnya. Walau begitu, Umar Karim mengatakan dirinya akan melihat persoalan ini dari aspek regulasi. Dia menguraikan ada hal absurd pada pengumuman seleksi Sekda dari panitia seleksi.

“Contohnya persyaratan usia peserta seleksi adalah maksimal 56 tahun saat dilantik. Sementara kapan waktu pelantikan Sekda, itu tidak dicantumkan dalam pengumuman. Jadi bagi saya absurd,” urainya.

Belum lagi, persyaratan usia 56 tahun ini, sambung Umar, tak sejalan dengan aturan lain yang mensyaratkan untuk seleksi Jabatan Sekda sebetulnya maksimal 58 tahun.

“Sehingga ini membatasi kesempatan bagi birokrat lain untuk ikut Seleksi. Misalnya pak Yusran Lapananda. Itu tidak bisa ikut karena terbentur dengan syarat itu,” ungkapnya.

Sementara Yusran Lapananda yang hadir pada rapat itu mengatakan, salah satu aspek yang dia gugat ke PTUN soal persyaratan usia 56 tahun. “Usia 56 tahun itu untuk seleksi pejabat setara eselon II B setingkat kepala dinas. Tapi untuk eselon II A untuk Sekda itu 58 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Deprov Ridwan Monoarfa sependapat dengan pemikiran agar pelaksanaan seleksi Sekda Kabupaten Gorontalo menunggu pelantikan Bupati-wakil bupati terpilih.

“Kepala daerah dengan Sekda itu butuh chemistry. Sehingga pejabat yang akan jadi Sekda sebaiknya orang yang dianggap bisa bekerjasama dengan kepala daerah. Dan yang tahu itu hanya kepala daerah dan Sekda. Tapi kalau prosesnya sudah didahului tanpa menunggu pelantikan bagaimana bisa ada chemistry,” ujarnya.

Dia mengatakan, di Gorontalo itu sudah pernah terjadi. Saat Gubernur Rusli Habibie baru terpilih pada periode pertama. Saat itu sudah ada Sekda. “Kita tahu bagaimana sulitnya chemistry yang terbangun ketika itu. Jadi jangan sampai ini terulang kembali,” ungkapnya.

Forum Rapat dengar pendapat itu nyaris menerbitkan rekomendasi kepada Gubernur. Tapi anggota Komisi I Femmy Udoki menyarankan perlunya pertemuan ulang membahas masalah itu. Tapi sudah harus menghadirkan keseluruh Panitia seleksi.

“Karena pak Sukri dan Ibu Misranda hadir tidak merepresentasikan Pansel,” sarannya. Usulan ini akhirnya diterima. Dan Ketua Komisi I Fadli Poha memutuskan akan menggelar pertemuan lanjutan pada Senin (9/12) pekan depan. (rmb)

Tags: Deprov gorontaloDPRD Kabupaten Gorontalokabupaten gorontaloSeleksi Sekda Kabgor

Related Posts

Paskibraka Diminta Tumbuhkan Jiwa Patriotisme, Gusnar: Jadilah Contoh di Tengah Masyarakat

Paskibraka Diminta Tumbuhkan Jiwa Patriotisme, Gusnar: Jadilah Contoh di Tengah Masyarakat

Saturday, 15 August 2026
Duka Gempa NTT Makin Dalam, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Tertimbun Reruntuhan

Duka Gempa NTT Makin Dalam, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Tertimbun Reruntuhan

Saturday, 15 August 2026
Gempa M7,7 Tewaskan Dua Warga di NTT, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa M7,7 Tewaskan Dua Warga di NTT, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Saturday, 15 August 2026
Gempa M7,7 Mengguncang NTT, Sempat Picu Peringatan Tsunami

Gempa M7,7 Mengguncang NTT, Sempat Picu Peringatan Tsunami

Saturday, 15 August 2026
Gubernur Gusnar Ismail Lepasliarkan Burung dan Penyu di Pantai Bolihutuo, Boalemo

Gubernur Gusnar Ismail Lepasliarkan Burung dan Penyu di Pantai Bolihutuo, Boalemo

Friday, 14 August 2026
PETI Pohuwato Renggut Lima Nyawa, Korban Tertimbun Longsor Saat Kabilasa

PETI Pohuwato Renggut Lima Nyawa, Korban Tertimbun Longsor Saat Kabilasa

Friday, 14 August 2026
Next Post
Lima terduga pelaku judi remi saat diamankan Satreskrim Polres Gorontalo Kota, melakukan penggrebekan salah satu rumah yang ada di Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo, pada Rabu (3/12/2024).

Polisi Bongkar Sarang Judi Remi, Lima Pelaku Dibekuk, Uang Taruhan Diamankan

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Kota yang Mencari Anak-anaknya,  81 Tahun Merdeka, Saatnya Anak Kembali Bersekolah

Kota yang Mencari Anak-anaknya, 81 Tahun Merdeka, Saatnya Anak Kembali Bersekolah

Saturday, 15 August 2026
Dari Agromaritim ke Blue-Green-Gold Economy: Jalan Baru Gorontalo Menuju Pertumbuhan yang Inklusif dan Berkelanjutan

UNGnomics: Dari Kampus Kerakyatan Menuju Mesin Pertumbuhan Gorontalo

Friday, 14 August 2026
Paskibraka Diminta Tumbuhkan Jiwa Patriotisme, Gusnar: Jadilah Contoh di Tengah Masyarakat

Paskibraka Diminta Tumbuhkan Jiwa Patriotisme, Gusnar: Jadilah Contoh di Tengah Masyarakat

Saturday, 15 August 2026
Duka Gempa NTT Makin Dalam, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Tertimbun Reruntuhan

Duka Gempa NTT Makin Dalam, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Tertimbun Reruntuhan

Saturday, 15 August 2026

Pos Populer

  • Muh. Amier Arham

    UNG Kampus Kerakyatan, Berdampak Untuk Semua

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tersangka Kasus Korupsi BSG Segera Disidang

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Kota yang Mencari Anak-anaknya, 81 Tahun Merdeka, Saatnya Anak Kembali Bersekolah

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Polisi Dalami Longsor Tambang Hulawa

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • UNGnomics: Dari Kampus Kerakyatan Menuju Mesin Pertumbuhan Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.