logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Kabinet Baru

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 23 October 2024
in Disway
0
Prabowo Subianto memberikan pembekalan kepada calon menteri, calon wakil menteri, dan calon pimpinan lembaga negara di Hambalang.-HARIAN DISWAY-

Prabowo Subianto memberikan pembekalan kepada calon menteri, calon wakil menteri, dan calon pimpinan lembaga negara di Hambalang.-HARIAN DISWAY-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

BANYAKNYA calon menteri dan wakil yang dipanggil presiden terpilih Prabowo Subianto merangsang kreasi tukang ejek.

Ada yang mengatakan itu “Kabinet Gemoy“. “Kabinet Fufufafa“. “Kabinet 100 Menteri“. Belum ada yang bilang itu “Kabinet 1000 Menteri”.

Related Post

Dua Menit

Burger Tempe

Paket Roaming

Isi Dompet

Waktu Presiden Bung Karno membentuk Kabinet Dwikora II, jumlah menterinya juga banyak sekali. Saking banyaknya juga menimbulkan ejekan.

Yang anti Bung Karno menyebut itu “Kabinet 100 Menteri”. Padahal jumlahnya hanya 84. Atau 86. Sebutan 100 menteri hanya untuk menunjukkan saking banyaknya.

Itu jauh dari jumlah yang sudah dipanggil Prabowo: 109 orang. Kalau disebut “Kabinet 100 Menteri” harusnya bukan ejekan. Kenyataan. Justru sudah dikecil-kecilkan.

Padahal yang 84 orang di zaman Bung Karno itu tepatnya “hanya” 77 nama. Bahwa jadi 84 itu karena banyak yang satu nama masuk di beberapa jabatan.

Bung Karno sendiri, misalnya, menjadi presiden merangkap perdana menteri. Dr Soebandrio menjabat wakil perdana menteri I merangkap menteri luar negeri.

Dr Johannes Leimena merangkap tiga jabatan: wakil perdana menteri II, menko distribusi, dan menteri perguruan tinggi / ilmu pengetahuan.

Baru 77 orang saja sudah diejek sebagai “100 menteri”. Maka kalau nanti jadi 109 orang harusnya ada julukan yang lain. Atau jangan-jangan tidak jadi 109 orang. Kita lihat sore ini, ketika nama-nama menteri diumumkan. Atau nanti malam. Atau besok pagi.

Bisa jadi justru lebih 109 orang. Letjen Pur Sjafrie Syamsuddin belum termasuk yang dipanggil –karena sudah hampir tiap hari bertemu.

Jenderal Pol Budi Gunawan juga belum termasuk yang dipanggil –mungkin tunggu izin Ibu Megawati Soekarnoputri.

Menyusun kabinet memang tidak mudah. Pun kalau penyusunan itu diserahkan ke Anda. Harus punya banyak pertimbangan.

Semua suku besar harus diwadahi.

Semua golongan terwakili.

Semua aliran tertampung.

Semua agama.

Semua profesi.

Orang luar dan dalam. Musuh apalagi kawan. B

atak dan Dayak.

Pribumi nonpribumi.

Tua muda.

Pusing.

Yang selalu ada sejak dulu: Jawa, Sunda, Batak, Minang, Makassar, Aceh, Bali, dan NTT. Di kabinet apa pun. Presiden siapa pun.

Pun ketika Bung Karno membentuk “Kabinet 100 Menteri”. Banyaknya menteri bertujuan untuk merangkul sebanyak mungkin spektrum.

Waktu itu bangsa lagi terancam pecah: pro Soekarno dan anti Soekarno. Itu akibat peristiwa G30S/PKI yang terjadi tiga atau empat bulan sebelumnya.

Bung Karno saat itu masih menjabat presiden tapi praktis tidak punya kekuasaan. Perintahnya tidak didengar. Keputusannya tidak dijalankan. Di lapangan Pak Hartolah yang berkuasa –dengan pangkat “hanya” mayor jenderal tapi mengendalikan tentara sepenuhnya.

Bung Karno masih berusaha untuk kembali berkuasa dalam arti yang sesungguhnya. Pembentukan Kabinet Dwikora II adalah salah satu upaya untuk kembali mengambil kekuasaan itu.

Tentu ada pihak yang tidak ingin Bung Karno mendapatkan kekuasaannya lagi. Ejekan “Kabinet 100 Menteri” adalah salah satu cara untuk “merusak” nama baik kabinet itu –kebetulan memang banyak yang namanya tidak baik.

Akhirnya kabinet 100 Menteri tersebut memang tidak bisa bekerja –tidak punya waktu.

Ketika kali pertama akan dilakukan sidang kabinet, banyak menteri tidak bisa masuk istana.

Ada yang ditangkap. Ada yang dihambat.

Yang sudah berhasil masuk Istana pun kabur. Terbirit-birit.

Soebandrio sampai lari tidak pakai sepatu –ketinggalan di ruang sidang.

Di Monas, depan Istana, sudah penuh dengan tentara. Dihembuskan kabar yang tidak jelas: istana akan diduduki.

Bung Karno diungsikan ke Istana Bogor. Selebihnya Anda sudah tahu: di Bogor Bung Karno didatangi tiga jenderal.

Keluarlah yang di sekolah Anda baca bukunya: Supersemar. Surat Perintah 11 Maret. Bung Karno menunjuk Pak Harto untuk mengatasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Itulah perintah yang membuat Bung Karno sendiri tidak aman.

Kekuatan yang anti Soekarno sebenarnya masih besar. Pasukan “hidup-mati nderek Bung Karno” juga sangat besar. Jauh lebih besar dari Pasukan Berani Mati yang gak jadi bergerak bulan lalu.

Semua sudah jadi sejarah.

Sebagian tetap jadi pelaku sejarah.

Kita tunggu pengumuman susunan kabinet baru sebentar sore. Dulu-dulu calon menteri dipanggil setelah presiden terpilih dilantik. Tepatnya, ditelepon.

Kali ini pemanggilan sudah mulai dilakukan tiga hari sebelum pelantikan. Tidak ada masalah. Presiden baru pakai cara baru. Wajar. Bisa lebih cepat bekerja.

Pekerjaan pertama kelihatannya kumpul di Magelang. Tepatnya di “kawah candradimuka”. Di lembah Gunung Tidar. Di kampus akademi militer –almamater Prabowo.

Di kawah candradimuka itulah jiwa cinta negara, 爱国, dibentuk. Secara militer.

Gunung Tidar dalam kepercayaan Jawa disebut juga “paku bumi”. Bumi Jawa.

Kalau tidak ada Tidar yang ditancapkan di Magelang, kata kepercayaan itu, pulau Jawa akan miring ke kiri. Atau ke kanan. Atau rontok seperti atap yang tidak dipaku.

Prabowo sangat cinta negara setelah tiga tahun digembleng di Lembah Tidar.

Para menteri itu akan digembleng hanya selama tiga hari. Kalau nanti masih ada yang tidak 爱国, masih korupsi, mungkin perlu dikirim ke situ lagi tiga tahun.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Dua Menit

Wednesday, 22 July 2026
Burger Tempe

Burger Tempe

Tuesday, 21 July 2026
Paket Roaming

Paket Roaming

Sunday, 19 July 2026
Isi Dompet

Isi Dompet

Sunday, 19 July 2026
Cuci Uang

Cuci Uang

Sunday, 19 July 2026
Adu Cepat

Adu Cepat

Thursday, 16 July 2026
Next Post
DISAMBUT TANGIS : Jenazah penumpang korban pesawat SAM AIR, Sry Mey Male saat tiba di rumah duka, Kelurahan Tamalate, Kota Gorontalo, sekira pukul 22.40 wita, semalam.(foto : diyanti / gorontalo post)

SAM AIR Jatuh Dekat Bandara Pohuwato, 19 Menit Mengudara Tiba-tiba Hilang Kontak

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Thursday, 23 July 2026
Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Thursday, 23 July 2026
Cegah Pernikahan Dini, Poltekkes Gorontalo Bentuk Konselor Sebaya di Desa Tualango

Cegah Pernikahan Dini, Poltekkes Gorontalo Bentuk Konselor Sebaya di Desa Tualango

Thursday, 23 July 2026
Wagub Gorontalo Idah Syahidah RH Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional

Wagub Gorontalo Idah Syahidah RH Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional

Thursday, 23 July 2026

Pos Populer

  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Pengumuman Libur Khusus Final Pildun di Gorontalo Hoaks

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.